'''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''""' SARI BERITA : Sabtu, 11 November 2000 =================================== <>Polisi Main-Mata Dengan Tommy Marzuki: Bukan Wewenang Kejagung <>1148 TNI/Polri Amankan Kunjungan Wapres di Maluku <>Jelang Kedatangan Wapres: Ancaman Warga Tual Dapat Timbulkan Gejolak Baru <>Diikuti 300 Anggota DPR Curah Pendapat Digelar Pagi Ini <>PKB Minta Isu Suap Rp 500 Miliar Diusut ==================================== Polisi Main-Mata Dengan Tommy Marzuki: Bukan Wewenang Kejagung -------------------------------------------- koridor.com [10 Nov, 22:49] Saling tuding dan menyalahkan, atas kaburnya Tommy Soeharto terus berlanjut. Jaksa Agung Marzuki Darusman menuduh pihak PN Jaksel lah yang harus bertanggung jawab. Soalnya, PN Jaksel lambat menyampaikan salinan grasi, sehingga aparat kejaksaan tak bisa segera mengeksekusi. "Bukannya kami tidak tidak mampu melaksanakan eksekusi itu, soalnya salinan Keppres Grasi itu terlambat disampaikan PN Jaksel ke Tommy," kata Marzuki, kepada pers di Jakarta, Jumat (10/11). Marzuki mengakui, pihaknya baru mengetahui hilangnya Tommy, hanya beberapa saat sebelum perintah eksekusi dijalankan Kajari Jaksel. Artinya, setelah grasinya ditolak Presiden Gus Dur, Tommy masih berada di kediamannya. Hanya saja, jeda waktu sekitar dua hari itu, tak terpantau lagi dimana keberadan Tommy. Lengkapnya: http://koridor.com/artikel.php/104278/0c29aabc2d3ca8e012036db8a9b3b0f64/973 906819 1148 TNI/Polri Amankan Kunjungan Wapres di Maluku ------------------------------------------------------------------ Sedikitnya 1.148 personil TNI dan Polri dikerahkan untuk mengamankan kunjungan Wapres Megawati Soekarnoputri selama dua hari di Kota Ambon dan Tual, Kabupaten Maluku Tenggara, Sabtu (11/11). Dansektor Pengamanan I/Ambon, Kolonel Inf. A. Siswanto, yang juga selaku Wakil Ketua Pengamanan kunjungan Wapres di Ambon, Jumat mengatakan, jumlah personil tersebut belum termasuk Pasukan Pengawal Kepresidenan (Paspampres) serta satuan intelijen. Personil tersebut di antaranya 551 orang bertugas melakukan pengaman di Ambon, khususnya di sekitar lokasi Bandara Pattimura, 385 personil di Tual dan Dobo (Maluku Tenggara), 112 personil TNI-AL mengamankan KRI Arun -- tempat Wapres akan menginap -- serta sisanya 100 personil merupakan cadangan guna mengantisipasi berbagai hambatan yang kemungkinan terjadi Lengkapnya: http://www.astaga.com/Article/0,4536,40282,00.html Jelang Kedatangan Wapres: Ancaman Warga Tual Dapat Timbulkan Gejolak Baru ------------------------------------------------------------- TEMPO Interaktif, Tual: Ancaman warga Tual untuk menolak kedatangan Wapres Megawati Soekarnoputri dikuatirkan akan menimbulkan gejolak baru. Dandim 1503 Maluku Tenggara, Letkol (Inf) Slamet Basuki, kepada TEMPO Interaktif, hari ini (10/11) di Tual mengkuatirkan ancaman warga itu. Dandim sendiri telah memperoleh informasi bahwa sejumlah massa telah mempersiapkan berbagai poster dan selebaran. Bahkan, juga berniat memblokade jalur-jalur jalan yang akan dilalui rombongan wapres. Aksi ini merupakan tanda protes warga terhadap tindakan Bupati Maluku Tenggara, Drs H. Rahayaan, yang dinilai sarat KKN. Bupati dinilai melakukan berbagai proyek fiktif terhadap tanah adat rakyat bernilai puluhan miliar. Karena itulah, Bernadus Refra dan Tonny Kabal, dua tokoh aktivis pemuda Tual, mengerahkan ribuan warga untuk melakukan aksi unjuk rasa menolak kedatangan Wapres pada Sabtu (11/11). Lengkapnya: http://www.tempo.co.id/news/2000/11/11/1,1,3,id.html Diikuti 300 Anggota DPR Curah Pendapat Digelar Pagi Ini ---------------------------------------- detikcom - Jakarta, Curah Pendapat Nasional yang diprakarsai mantan Menko Ekuin Kwik Kian Gie digelar pagi ini, Sabtu (11/11/2000) di Niaga Tower Gedung Bank Niaga jalan Jenderal Sudirman Kavling 58 Jakarta Pusat. Tak dibantah kemungkinan terlontar pemikiran peserta yang minta Gus Dur mundur. Seperti disampaikan ketua penyelenggara Ade Komarudin, acara Curah Pendapat Nasional akan berlangsung mulai pukul 09.00 WIB hingga pukul 17.00 WIB. Pertemuan itu, akan dibagi dalam tiga sesi yakni politik, ekonomi, dan hukum. Pertemuan para politisi DPR itu juga akan dimeriahkan artis cantik Wanda Hamidah sebagai pembawa acara. Menurut keterangan, sekitar 100 media massa cetak dan elektronik akan meliput jalannya 'perhelatan agung' itu. Juga bakal diramaikan oleh kehadiran pengamat, tokoh masyarakat dan aktivis LSM sebagai peninjau. Lengkapnya: http://www.detik.com/peristiwa/2000/11/11/20001111-073705.shtml PKB Minta Isu Suap Rp 500 Miliar Diusut ------------------------------------------------- JAKARTA, Mandiri - Isu suap dikalangan pansus Bulogate membuat gerah anggotanya. Pasalnya, belum juga pekerjaannya selesai, nama mereka telah tercoreng karena isu tersebut. Menurut Ketua Fraksi Kebangkitan Bangsa (FKB) DPR H Taufikurrahman Saleh, kemarin, isu tersebut harus diungkap secara transparan agar penyelidikan terhadap kasus Bulog tidak tercemar. Sebagaimana diberitakan Mandiri Online beberapa waktu lalu, anggota DPR akan menerima rejeki nomplok Rp 1 miliar/orang saat kasus ini selesai di rapat Paripurna DPR. Imbalan untuk Rp 1 miliar adalah adanya jaminan bahwa Gus Dur dibebaskan dari keterlibatannya dalam kasus Bulog. Ditambahkan oleh Taufikurrahman, Pansus Bulog itu dibentuk untuk mencari kebenaran dan keadilan. Oleh karena itu, pansus tidak boleh dicemari dengan berita bohong dan fitnah belaka. Apalagi dalam kelahirannya, pansus ini dibentuk oleh DPR guna mewujudkan DPR yang kredibel, absah, dan kuat dalam melaksanakan tugas serta fungsi Dewan, terutama fungsi pengawasan. Lengkapnya: http://www.mandiri.com/?826773713172877878858681849108807189854338311921222 526 +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ "Sebab segala sesuatu adalah dari Dia, dan oleh Dia, dan kepada Dia: Bagi Dialah kemuliaan sampai selama-lamanya!" (Roma 11:36) *********************************************************************** Moderator EskolNet berhak menyeleksi tulisan/artikel yang masuk. Untuk informasi lebih lanjut, pertanyaan, saran, kritik dan sumbangan tulisan harap menghubungi [EMAIL PROTECTED] Bank Danamon Cab. Ambengan Plaza Surabaya, a.n. Martin Setiabudi Acc.No. 761.000.000.772 atau BCA Cab. Darmo Surabaya, a.n. Martin Setiabudi Acc. No. 088.442.8838 *********************************************************************** Kirimkan E-mail ke [EMAIL PROTECTED] dengan pesan: subscribe eskolnet-l ATAU unsubscribe eskolnet-l
