'''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''' SARI BERITA : Jumat, 17 November 2000 ===================================== <>Tindaklanjuti Curah Pendapat FBB Ajukan Memorandum SI MPR <>Memprihatinkan, Unjuk Rasa Jadi Komoditas Politik <>Ichlasul Amal:Beberkan 'Rapat' Gus Dur-Tommy <>Pemboman Rumah Sutiyoso, Teror terhadap Pejabat ====================================== Tindaklanjuti Curah Pendapat FBB Ajukan Memorandum SI MPR ------------------------------------ koridor.com [17 Nov, 6:54] Ketua Fraksi Bulan Bintang-FBB DPR RI, Achmad Sumargono menegaskan, fraksinya akan menindaklanjuti rekomendasi Forum Curah Pendapat-FCP dengan mengajukan memorandum. "Tunggu saja dua memorandumnya," tegasnya kepada wartawan di Jakarta, Kamis (16/11). Memorandum pertama, katanya, untuk mengingatkan. Lalu, ada memorandum kedua, untuk menggelar Sidang Istimewa MPR RI. Hal tersebut diungkapkan Gogon kepada wartawan usai menghadiri rapat paripurna membahas Program Pembangunan Nasional-Propenas di gedung DPR RI. Gogon berpendapat, sampai saat ini dirinya belum menerima rekomendasi tertulis dari FPC. Namun, kata dia lagi, pada prinsipnya, FBB setuju untuk memformalkan solusi FCP. Karena, hal itu juga sesuai dengan aspirasi rakyat yang berkembang untuk menuntut Sidang Istimewa. Lengkapnya: http://koridor.com/artikel.php/104567/17375c7e5ffb2af0950fc95516c7042e4/974 423510 Memprihatinkan, Unjuk Rasa Jadi Komoditas Politik ------------------------------------------------------- Menristek yang pengamat politik Dr AS Hikam di Jakarta Kamis (16/11) mengatakan, dirinya prihatin karena saat ini institusi demokrasi yaitu demonstrasi atau unjuk rasa mulai dilecehkan karena menjadi komoditas politik. "Demonstrasi adalah institusi demokrasi yang paling esensial, tapi sekarang sudah mulai dilecehkan menjadi komoditas politik sehingga rakyat jadi tidak percaya," kata Hikam kepada wartawan usai suatu acara presentasi Iptek di Jakarta. Hikam mencontohkan pelecehan tersebut adalah komersialisasi unjuk rasa, yaitu memberi upah kepada orang yang mau ikut unjuk rasa. Hikam mengatakan gejala tersebut adalah pelecehan demokrasi karena itu dia minta masyarakat mewaspadai komersialisasi unjuk rasa. Lengkapnya: http://www.astaga.com/Article/0,,40901,00.html Ichlasul Amal: Beberkan 'Rapat' Gus Dur-Tommy ------------------------------------ detikcom - Yogyakarta, Pengamat politik UGM, Ichlasul Amal, meminta agar isi pertemuan antara Gus Dur dan Tommy beberapa waktu lalu dibeberkan secara terbuka pada masyarakat. Tujuannya, kata dia, untuk menghindari munculnya pemikiran negatif di kalangan masyarakat. "Sebaiknya isi dari pertemuan itu disampaikan secara terbuka kepada masyarakat untuk menghindari pemikiran negatif dari banyak kalangan," kata Amal kepada wartawan di kampus UGM Bulaksumur, Yogyakarta, Kamis (16/11/2000). Menurut Amal, saat ini masyarakat mengkaitkan pertemuan yang digelar di Hotel Borobudur itu dengan hilangnya Tommy. "Masyarakat akan berfikir bahwa ada kaitannya antara pertemuan itu dengan kaburnya Tommy," jelas Amal. Lengkapnya: http://www.detik.com/peristiwa/2000/11/17/20001117-072622.shtml Pemboman Rumah Sutiyoso, Teror terhadap Pejabat ------------------------------------------------------- Jakarta, LippoStar Aksi peledakan rumah kediaman Gubernur DKI Sutiyoso di Jalan Suropati No 7, Jakarta Pusat, Kamis (16/11), pukul 20.25 WIB, dinilai sebagai bentuk teror kepada pejabat, namun hingga saat ini masih belum diketahui motif peledakan tersebut. Hal ini diungkapkan Kadit Serse Polda Metro Jaya Senior Superintendent Harry Montolalu di lokasi kejadian, Kamis malam. Menurutnya, peledakan tersebut kejadiannya sama seperti peledakan di kedubes Malaysia beberapa waktu lalu. "Jika dilihat dari ledakan, serta adanya pohon tergores, itu mirip," kata dia. Mengenai jenis bahan peledak, Harry mengatakan, belum mengetahuinya. Karena hingga berita ini diturunkan, tim Gegana masih berupaya mengumpulkan serpihan-serpihan logam yang ditemukan di halam rumah Sutiyoso. Dan selanjutnya serpihan logam tersebut akan dibawa ke Puslabfor untuk diselidiki lebih lanjut. Lengkapnya: http://www.lippostar.com/img/lol.dll/lippo/en/channel/news/news_detail.jsp? BV_SessionID=@@@@0672051956.0974424356@@@@&BV_EngineID=galjgfililhbekffkcgc he.0&contentOID=1073802812&catName=Social+and+Political ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ "Sebab segala sesuatu adalah dari Dia, dan oleh Dia, dan kepada Dia: Bagi Dialah kemuliaan sampai selama-lamanya!" (Roma 11:36) *********************************************************************** Moderator EskolNet berhak menyeleksi tulisan/artikel yang masuk. Untuk informasi lebih lanjut, pertanyaan, saran, kritik dan sumbangan tulisan harap menghubungi [EMAIL PROTECTED] Bank Danamon Cab. Ambengan Plaza Surabaya, a.n. Martin Setiabudi Acc.No. 761.000.000.772 atau BCA Cab. Darmo Surabaya, a.n. Martin Setiabudi Acc. No. 088.442.8838 *********************************************************************** Kirimkan E-mail ke [EMAIL PROTECTED] dengan pesan: subscribe eskolnet-l ATAU unsubscribe eskolnet-l
