'''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''"
SARI BERITA : Kamis, 21 Desember 2000
======================================
<> Megawati Akan Kunjungi Aceh dan Maluku Utara
<> Gus Dur, Amien, Akbar, Macetkan Demokrasi
<> Bagaikan Tebu, Habis Manis Kamra Dibuang
<> Menjelang Idul Fitri, Muslim Amerika Diteror
<> Hamzah Haz: Kesempatan GD Tinggal 3 Bulan
``````````````````````````````````````

Megawati Akan Kunjungi Aceh dan Maluku Utara
-----------------------------------------------------
Jakarta - 21 Dec 00 06:22 WIB (Astaga.com)
Wakil Presiden Megawati Soekarnoputri, pada 22-24 Desember ini, akan
melakukan kunjungan kerja ke Daerah Istimewa Aceh dan Provinsi Maluku
Utara.
Menurut rancangan acara yang dikeluarkan Sekretariat Wapres, hari Rabu
(20/12), dalam kunjungan tiga hari tersebut Wapres akan didampingi
suaminya, Taufiq Kiemas dan beberapa pejabat, di antaranya Menteri
Perhubungan dan Telekomunikasi Agum Gumelar serta Panglima TNI Laksamana
Widodo AS.
Di Aceh, Wapres akan meresmikan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan
Bebas Sabang di Pulau Weh.
Dikutip dari: www.astaga.com

Gus Dur, Amien, Akbar, Macetkan Demokrasi
------------------------------------------------
JAKARTA, Mandiri - Sejumlah pakar politik menyatakan Presiden Abdurrahman
Wahid (Gus Dur), Ketua MPR RI Amien Rais dan Ketua DPR Akbar Tanjung telah
membuat demokrasi dan reformasi di Indonesia menjadi macet atau tak jalan.
Kesimpulan itu merupakan "benang merah" dalam diskusi akhir tahun bertajuk
"Refleksi dan Evaluasi Dinamika Sosial Politik Indonesia 2000" yang
diadakan Asosiasi Ilmu Politik Indonesia (AIPI) Cabang Surabaya, Badan
Kesatuan Bangsa (Bakesbang) dan
PWI Jatim di Surabaya, kemarin.
Pakar politik yang tampak memberikan analisa politik tahunan antara lain
Priyatmoko MA, Hariyadi MM, Dr Hotman Siahaan, Dwi Widyastuti, Kris
Nugroho, Prof Ramlan Surbakti, semuanya dari Universitas Airlangga Surabaya
dan Martono (Universitas Surabaya).
Selengkapnya:
http://www.mandiri.com/?826773713172877878858681849108807189854338312125232
626

Pemerintah Tak Balas Budi
Bagaikan Tebu, Habis Manis Kamra Dibuang
-----------------------------------------------
koridor.com [21 Dec, 7:07] Panglima Satuan Komando Kamra Wilayah Jawa
Tengah, TD Prihanto mengatakan, Kamra sudah pernah berjasa kepada bangsa
dan negera. Namun setelah tugas sebagai bemper selesai, dibuang begitu
saja. Habis manis Kamra dibuang.
Prihanto, di sela-sela unjuk rasa di Jakarta, Rabu (20/12), kepada
koridor.com mengemukakan, jasa yang diberikan kepada negara dan bangsa
antara lain membantu pemerintah, khususnya Polri dan TNI ketika negara
dalam keadaan kacau.
"Saat itu kampanye pemilu, sampai menjelang Sidang Umum dan Sidang Tahunan
MPR. Kami sehari-hari juga sebagai 'bemper' polisi bertugas paling depan
untuk mengatasi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat," katanya.
Dikutip dari: www.koridor.com

Menjelang Idul Fitri, Muslim Amerika Diteror
---------------------------------------------------
eramuslim - Muslim dan dan pemimpin dunia Islam, tampaknya memang tak
pernah sepi dari rong-rongan kelompok seberang. Persis seperti yang
digambarkan dalam Al Qur'an, mereka tak pernah ridha sampai kita berada
dalam barisannya. Dan kini, giliran muslim Amerika panen teror dan kelompok
yang tak senang keberadaan mereka di negeri Paman Sam itu. Satu di antara
banyak muslim yang mendapat teror adalah Aslam Abdullah, pimpinan sebuah
organisasi informasi Islam, Muslim Public Affairs Council (MPAC).Sebagai
contoh, Aslam Abdullah, yang juga pemimpin redaksi majalah Minaret dalam
bulan November lalu menjadi korban tiga aksi vandalisme. "Tak jelas siapa
pelakunya," kata Aslam yang bermukim di California Utara itu. Perlakuan
serupa juga diterima, Maher Hathout, saat hendak mendistribusikan informasi
Islam di salah satu situs terbesar di Amerika.
http://www.eramuslim.com/article/articleview/1960

Hamzah Haz: Kesempatan GD Tinggal 3 Bulan
--------------------------------------------------
Tgl. publikasi: 20/12/2000 20:13 WIB
eramuslim , Jakarta - Di sela-sela acara buka puasa bersama di Kantor DPP
PPP, Jln. Diponegoro, Hamzah Haz mengatakan batas waktu pemerintahan
Abdurrahman Wahid adalah 3 bulan lagi. "Sebelumnya, saya juga pernah
mengatakan setelah sidang tahunan kemarin, GD kita kasih waktu 6 bulan, dan
sekarang sudah berjalan 3 bulan. Karena itu kita lihat bagaimana 3 bulan ke
depan," katanya. Ditambah dengan adanya isu mundur sejumlah menteri,
menurut Hamzah Haz hal itu makin menunjukkan pemerintahan sudah tidak
efektif. "Kalau memang nanti dalam 3 bulan tidak efektif, lebih baik
menteri menteri itu mundur saja," ujarnya di hadapan wartawan. Ketua PPP
itu mengatakan bahwa jika dalam waktu 3 bulan ke depan tidak ada tidak ada
recovery ekonomi, tidak ada kepastian supremasi hukum, dan soal
disintegrasi semakin meluap, maka DPR akan melakukan langkah-langkah secara
konstitusional terhadap pemerintah. Ia mengakui kalau saat ini dukungan
dari kalangan DPR terhadap GD semakin berkurang.
http://www.eramuslim.com/article/articleview/2014/

"Sebab segala sesuatu adalah dari Dia, dan oleh Dia, dan kepada Dia:
Bagi Dialah kemuliaan sampai selama-lamanya!" (Roma 11:36)
***********************************************************************
Moderator EskolNet berhak menyeleksi tulisan/artikel yang masuk.
Untuk informasi lebih lanjut, pertanyaan, saran, kritik dan sumbangan
tulisan harap menghubungi [EMAIL PROTECTED]
Bank Danamon Cab. Ambengan Plaza Surabaya,
a.n. Martin Setiabudi Acc.No. 761.000.000.772
atau
BCA Cab. Darmo Surabaya,
a.n. Martin Setiabudi Acc. No. 088.442.8838
***********************************************************************
Kirimkan E-mail ke [EMAIL PROTECTED] dengan pesan:
subscribe eskolnet-l    ATAU    unsubscribe eskolnet-l

Kirim email ke