====================================
Bilik E-Mail Pelanggan : 8 Nopember 2000
====================================

From: Jamaluddin Siregar
Subject: RE: [Eskol-Net]- Spot News: Kronologi Perusakan Gereja di Tempur
Sari - Lumajang

Shalom Eskol YKK,

Kita semua prihatin dengan dihancurkannya bangunan gereja tersebut, namun
kita percaya jika inspirasi penginjilan ada dalam jemaat gereja tersebut,
gereja Tuhan akan bertumbuh terus, hancur satu berdiri seribu karena Tuhan
kita itu ajaib dan mengasihi uamtNya yang setia dan percaya serta melakukan
FirmanNya dalam situasi dan kondisi apapun.

Namun didalam playanan pekerjaan Tuhan dibumi ini sudah barang tentu kita
harus mengindahkan lingkungan dimana kita melayani pekerjaan Tuhan, kita
harus dapat dan mampu berdamai dan menjadi damai bagi semua orang (Ibrani
12:14), dimana "orang-orang" disekitar lingkungan kita khan memiliki latar
belakang, pendidikan, agama, suku, dan tradisi yang bercorak ragam, yang
sudah barang tentu memiliki persepsi, sudut pandang, dan daya nalar yang
berbeda, yang pada gilirannya akandapat menciptakan kondisi-kondisi yang
berbeda pula (Yeremia 29:7). Keberadaan gereja dimana ia berada khan
seharusnya menjadi garam, terang, dan pendamai diantara semua
mahluk/manusia
yang berada bersama-sama dengan gereja tersebut. Jika "exclusiveness"
gereja
terjadi maka apa yang dilakukan dalam gereja itu akan dicurigai orang-orang
disekitarnya. Tujuan gereja yang universal sebenarnya adalah untuk
mengembalikan citra manusia yang hidup di dalam dosa menerima keselamatan
yang disediakan Tuhan Yesus untuk setiap orang percaya kepadaNya bukan
"Menggerejakan" orang-orang disekitarnya sehingga menjadi "terisolasi" dari
kehidupan bermasyarakat karena menganggap kelompoknya benar dimata Tuhan,
dan mengabaikan pandangan dari manusia disekitarnya.

Kalau gereja fisiknya dirusak oleh massa karena dengan alasan apapun itu,
itu sebenarnya khan karena batu-batu hidup (jemaat gereja) yang tidak
mengenal dan mengerti lingkungannya (sosial budaya dan keberagaman agama).
Dalam alam nyata ini saling menghargai itu merupakan kebutuhan semua orang,
apalagi kita itu tidak memiliki iman yang sama. Memiliki iman yang sama
namun memiliki pengetahuan dan pemahaman yang tidak sama akan apa yang di
imani juga dapat menciptakan konflik. Ke-Esaan gereja-gereja yang memiliki
Tuhan yang sama yaitu Tuhan Yesus Kristus juga sukar diciptakan, apalagi
dengan yang sudah jelas-jelas berbeda.

Kami melihat jalan keluarnya adalah agar gembala-gembala sidang dan anggota
majelisnya menjalin, memelihara, dan meningkatkan hubungan yang baik dengan
semua unsur mayrakat disekitarnya.

Firman Tuhan sudah menyatakan bahwa gereja universal juga akan mengalami
penganiayaan besar, apa artinya pengrusakan bangunan fisik gereja ini jika
dibandingkan dengan penganiayaan, pembinasaan saksi-saksi Kristus nantinya?
(Daniel 11:31-33;Matius 10:16-33).

Demikian himbauan ini kami tuliskan untuk kita sama-sama meneliti
kebelakang
keberadaan gereja kita masing-masing dimana Tuhan menempatkan gereja kita
untuk menggarami dunia disekitar kita. Kalau kita mau jujur dihadapan
sesama
manusia dan dihadapan Tuhan maka kita akan menemukan inti permasalahan yang
menjadi penyebab kejadian itu terjadi pada gereja dimana kita berjemaat.
Tidak maksud kami untuk melemahkan semangat saudara-saudara seiman, namun
perlu kita introspeksi agar kita tidak melulu menyalahkan lingkungan kita.

Kami percaya dengan janji Tuhan bahwa kita akan diberi hikmat dalam setiap
komunikasi yang kita lakukan dengan setiap unsur masyarakat dimana kita
berada.

Shalom,
Jamaluddin Siregar




"Sebab segala sesuatu adalah dari Dia, dan oleh Dia, dan kepada Dia:
Bagi Dialah kemuliaan sampai selama-lamanya!" (Roma 11:36)
***********************************************************************
Moderator EskolNet berhak menyeleksi tulisan/artikel yang masuk.
Untuk informasi lebih lanjut, pertanyaan, saran, kritik dan sumbangan
tulisan harap menghubungi [EMAIL PROTECTED]
Bank Danamon Cab. Ambengan Plaza Surabaya,
a.n. Martin Setiabudi Acc.No. 761.000.000.772
atau
BCA Cab. Darmo Surabaya,
a.n. Martin Setiabudi Acc. No. 088.442.8838
***********************************************************************
Kirimkan E-mail ke [EMAIL PROTECTED] dengan pesan:
subscribe eskolnet-l    ATAU    unsubscribe eskolnet-l

Kirim email ke