**************************
Laporkan Situasi lingkungan
<[EMAIL PROTECTED]>
Atau Hub Eskol Hot Line
Telp: 031-5479083/84
**************************

Memalukan! Oknum DPRD I Tertangkap Bawa Bom
```````````````````````````````````````
Ambon, Siwalima
Elit politik terlibat rusuh Maluku. Elit politik jadi provokator.
Mungkinkah? Jawabannya, kenapa tidak! Rentet tembakan dan ledakan bom di
kawasan Mardika-Batumerah, Jumat (19/1) malam, jadi konfirmasi jelas
keterlibatan elit politik. Apa pasal? Darul Kutni Tuhepaly, anggota DPRD I
Maluku, dari Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) berhasil disergap
tangkap aparat Yonif Gabungan (YonGab) TNI, sedang membawa dua (2) buah bom
rakitan.

Selain Darul Kutni Tuhepaly, aparat Yon-Gab TNI berhasil melumpuhkan tiga
(3) orang lainnya, masing-masing, Johan Efendi (23) pengangguran alamat
Wai-haong, kedapatan membawa senjata api jenis Colt lengkap dengan amunisi,
Udin Fot (23) tukang ojek alamat Batumerah, ke-dapatan membawa senjata api
dan Ibrahim Mento (54 tahun) pegawai honorer PT PELNI, alamat Waihaong.
Usai dilumpuhkan sekitar pukul 11.30 WIT oleh aparat Yon-Gab TNI di bawah
kendali Sektor-I Ambon, kemudian sekitar pukul 00.12 WIT,  manusia-manusia
penjahat ini akhirnya diserahkan ke pihak Serse Polres Pulau Ambon dan
Pulau-pulau Lease.

Sementara itu, informasi yang dihimpun Siwalima, Sabtu (20/1) menyebutkan,
korban tewas di pihak warga Muslim sebanyak dua (2) orang masing-masing,
Landesi (50) tertembak di depan Perumahan Toko (Ruko) Mardika Blok B.
Korban tewas tertembus timah panas pada bagian perut, sedangkan Hasan
Came-ron (51) karyawan Tanto tertembak dalam speed boat ketika terjadi
kontak senjata di pelabuhan Batumerah. Korban tertembus timah panas pada
bagian rusuk kiri tembus hingga lambung kiri. Diketahui, korban tewas
Landesi dan Hasan Cameron, sempat dilarikan ke Rumah Sakit (RS) Al Fatah,
Ambon.

Sumber lain yang diperoleh Siwalima dari Sekretaris Pokja MUI Maluku, Malik
Selang, Sabtu (20/1) melalui saluran telepon sekitar pukul 10.30 WIT,
menyebutkan, korban tewas di pihak warga Muslim sebanyak empat (4) orang
dan sepuluh (10) orang menderita luka-luka. "Saya ingin katakan bahwa
peristiwa semalam (Jumat, 19/1-Red) bukan antara pihak putih dan merah,
sebab yang terjadi itu adalah tembakan dari aparat Yon-Gab kepada warga
Muslim yang sedang lalu lalang," ujar Malik Selang. (lek/das)

"Sebab segala sesuatu adalah dari Dia, dan oleh Dia, dan kepada Dia:
Bagi Dialah kemuliaan sampai selama-lamanya!" (Roma 11:36)
***********************************************************************
Moderator EskolNet berhak menyeleksi tulisan/artikel yang masuk.
Untuk informasi lebih lanjut, pertanyaan, saran, kritik dan sumbangan
tulisan harap menghubungi [EMAIL PROTECTED]
Bank Danamon Cab. Ambengan Plaza Surabaya,
a.n. Martin Setiabudi Acc.No. 761.000.000.772
atau
BCA Cab. Darmo Surabaya,
a.n. Martin Setiabudi Acc. No. 088.442.8838
***********************************************************************
Kirimkan E-mail ke [EMAIL PROTECTED] dengan pesan:
subscribe eskolnet-l    ATAU    unsubscribe eskolnet-l

Kirim email ke