'''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''' SARI BERITA : Kamis, 15 Maret 2001 =================================== - MPR Harus Pilih Presiden Baru Jika Megawati Tidak Siap - Para kiai dibai'at siap mati bela Gus Dur - Pukul 11.00 WIB Pro-Gus Dur Istigotsah di Ketapang - Mega Bantu Gus Dur Hadapi DPR - Jawaban Gus Dur Atas Memorandum Hari Ini Selesai - Wall Street Jatuh Bursa Jakarta Terimbas - Soal Kebutuhan Valas BUMN agar Kurangi Tekanan Rupiah =================================== MPR Harus Pilih Presiden Baru Jika Megawati Tidak Siap 14 Mar 2001 23:18:8 WIB -------------------------------- TEMPO Interaktif, Jakarta: Hartono Mardjono dan Abdul Qadir Jaelani, keduanya anggota MPR/DPR dari fraksi Bulan Bintang, menyatakan, bila Wakil Presiden Megawati Soekarnoputri tidak bersedia menggantikan posisi Presiden Abdurrahman Wahid, MPR berhak memilih presiden baru. "Kalau mengacu pada konstitusi mestinya kalau presiden berhalangan tetap atau mengundurkan diri yang menggantikan itu ya Wapres. Tapi kalau Wapres tidak bersedia berarti MPR harus pilih presiden baru," demikian ditegaskan Hartono kepada pers di gedung MPR/DPR, Rabu (14/3). http://www.tempo.co.id/news/2001/3/14/1,1,53,id.html Kamis, 15/3/2001, 08:11 WIB Para kiai dibai'at siap mati bela Gus Dur Laporan Sri Mulyono Herlambang ------------------------------------- satunet.com - Para kiai NU, tokoh puncak di Banyuwangi dan masyarakat Banyuwangi, dibai'at siap mati membela Presiden Abdurrahman 'Gus Dur' Wahid. Prosesi yang berlangsung Rabu malam dan dilanjutkan Kamis pagi ini, dilakukan di Pondok Pesantren Darrun Najah, di Jl KH Harun Banyuwangi dipimpin kiai asal Kecamatan Genteng, KH Iman Zarkasih. Pada baiat pertama yang dilakukan pada Rabu malam diikuti 60 kiai dari kabupaten itu. Hingga Kamis pagi, sedikitnya 2.500 warga Banyuwangi sudah menyatakan siap ikut dan mati membela Gus Dur dengan menyerahkan formulir pendaftaran yang sebelumnya diedarkan. http://satunet.com/artikel/isi/01/03/15/45376.html Pukul 11.00 WIB Pro-Gus Dur Istigotsah di Ketapang Reporter: Budi Sugiharto --------------------------------------- detikcom - Banyuwangi, Massa pro-Gus Dur Jawa Timur kembali 'membara' seiring dengan desakan agar presiden mundur. Selain 'ngeluruk' ke Jakarta, massa pro-Gus Dur juga menggelar istigotsah di sejumlah tempat. Kamis (15/3/2001), pendukung Gus Dur kembali istigotsah di Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi. Dalam undangan yang disebarkan ke masyarakat, tertulis bahwa istigotsah itu diikuti oleh semua pro-Gus Dur se-Banyuwangi. "Undangan yang saya terima menyebutkan acara diadakan pukul 11.00 WIB," kata Yusuf, warga Desa Bulusan, Kecamatan Kalipuro, Banyuwangi.Istigotsah itu dilakukan untuk mendoakan kepemimpinan Gus Dur supaya bertahan hingga 2004. http://www.detik.com/peristiwa/2001/03/15/2001315-083329.shtml Kopitime - Kamis, 3/15/2001 6:38:27 AM bbwi Mega Bantu Gus Dur Hadapi DPR ------------------------------------ Upaya percepatan SI MPR dipastikan semakin sulit. Ketua Umum DPP PDIP Megawati Soekarnoputri yang diharapkan mendukung ternyata malah terjun langsung membantu Gus Dur membahas jawaban memorandum yang akan disampaikan ke DPR dalam waktu dekat. Rapim MPR kemarin pun gagal mencapai kesepakatan. Presiden Gus Dur boleh bernafas lega. Wapres Megawati yang semula dikabarkan menolak ikut-ikutan dalam menyusun jawaban memorandum pertama ternyata kini mulai melunak. Ketua Umum DPP PDIP yang tengah gencar dirayu Poros Tengah ini bahkan sudah terlibat penyusunan jawaban memorandum pertama, guna menghindari lahirnya memorandum kedua. http://www.kopitime.com/kopihot/indexhot.asp?story_id=8142 Jawaban Gus Dur Atas Memorandum Hari Ini Selesai Reporter/Penulis: Atur Toto Sulistyanto ----------------------------------------- JAKARTA, Mandiri - Presiden Abdurrahman Wahid siap memberi jawaban dalam bentuk surat maupun berupa presentasi lisan atas memorandum DPR yang dijatuhkan kepadanya. Presentasi rinci dan penyelesaian akhir dari jawaban memorandum DPR itu akan dilakukan hari Kamis (15/3) ini. Demikian ditegaskan juru bicara kepresidenan Wimar Witoelar kepada wartawan di Jakarta, kemarin.Menurut Wimar,jawaban Presiden kepada DPR atas memorandum tersebut hampir siap, tinggal penyelesaian akhir yang akan dilakukan Menhan Mahfud MD. http://www.mandiri.com/ Kamis, 15/3/2001, 07:47 Wall Street Jatuh Bursa Jakarta Terimbas ------------------------------------------------ Jakarta, LippoStar Bursa saham di Jakarta dan Asia hari ini diperkirakan terkena imbas buruk dari jatuhnya Wall Street semalam. Indeks Doiw Jones pagi tadi anjlok 3,1% dan ditutup di bawah tingkat psikologis 10.000 menjadi 9972,57 sementara Nasdaq anjlok 2,12% menjadi 1872,57. Bursa Tokyo diperkirakan mengalami tekanan jual yang berat menyusul memburuknya kondisi finansial di negeri itu setelah 19 bank besar di Jepang diturunkan ratingnya menjadi negatif. Transaksi saham di bursa Jakarta pada Rabu, (14/03) kemarin diwarnai technical rebound atas sejumlah saham unggulan bursa. Pelaku pasar tampak mulai melakukan pembelian kembali secara teknikal atas saham unggulan penggerak bursa, terutama kelompok saham kapitalisasi besar yang sudah jatuh cukup tajam selama perdagangan tiga hari belakangan ini. http://www.lippostar.com/img/lol.dll/home/home_detail.jsp? Kamis, 15 Maret 2001 Soal Kebutuhan Valas BUMN agar Kurangi Tekanan Rupiah -------------------------------------- Jakarta, Kompas Ibarat sebuah orkestra, Kantor Menko Perekonomian ingin menjadi dirigennya. Menko Perekonomian Rizal Ramli mengharapkan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang membutuhkan valuta asing, khususnya dollar AS, supaya berkoordinasi dengan pihaknya untuk pengaturan, guna mengurangi tekanan rupiah. Sedangkan Menteri Keuangan Prijadi Praptosuhardjo langsung meminta BUMN menjual dollarnya ke pasar daripada dipakai berspekulasi. Mereka menyatakan itu, Rabu (14/3), dalam kesempatan terpisah di Jakarta. Sementara nilai tukar rupiah sudah menguat kembali menjadi Rp 10.100 per dollar AS kemarin, dari posisi tertinggi Rp 11.550 pada hari Senin lalu. Saat Presiden Abdurrahman Wahid baru mengeluarkan pernyataan- melalui juru bicaranya-bahwa ia sangat terkejut dan prihatin dengan terpuruknya rupiah. http://kompas.com/kompas-cetak/0103/15/UTAMA/bumn01.htm "Sebab segala sesuatu adalah dari Dia, dan oleh Dia, dan kepada Dia: Bagi Dialah kemuliaan sampai selama-lamanya!" (Roma 11:36) *********************************************************************** Moderator EskolNet berhak menyeleksi tulisan/artikel yang masuk. Untuk informasi lebih lanjut, pertanyaan, saran, kritik dan sumbangan tulisan harap menghubungi [EMAIL PROTECTED] Bank Danamon Cab. Ambengan Plaza Surabaya, a.n. Martin Setiabudi Acc.No. 761.000.000.772 atau BCA Cab. Darmo Surabaya, a.n. Martin Setiabudi Acc. No. 088.442.8838 *********************************************************************** Kirimkan E-mail ke [EMAIL PROTECTED] dengan pesan: subscribe eskolnet-l ATAU unsubscribe eskolnet-l
