************************** Laporkan Situasi lingkungan <[EMAIL PROTECTED]> Atau Hub Eskol Hot Line Telp: 031-5479083/84 ************************** Salam sejahtera, Sampai kapan kejadian semacam ini akan berlangsung. Sampai kapan bisa ada damai di Kepulauan Maluku ?. Kita tidak tahu. Tetaplah berdoa untuk sesama kita di sana. Salam dan doa, Eskol Net TNI di Ambon Lambat Mengantisipasi Insiden di Teluk Kambuh Lagi, Tiga Tewas ````````````````````````````````` koridor.com [14 May 2001, 8:02] Marinir dan aparat Kodam XVI/Pattimura dituding lambat mengantisipasi, sehingga speed boat Teluk Ambon Minggu sekitar pukul 14.30 WIT, ditembak di Teluk Dalam Ambon. Akibatnya tiga penumpangnya tewas. Perahu cepat itu berangkat dari dermaga Benteng, Kecamatan Nusaniwe dengan tujuan Desa Galala, Kecamatan Baguala, Kodya Ambon. Insiden penembakan yang dilakukan secara brutal itu, sangat disesalkan masyarakat, mengingat sudah terjadi beberapa kali, padahal di sekitar kawasan Teluk Dalam Ambon sudah ditempatkan sejumlah pos apung maupun pos pengamanan pantai yang dijaga selama 24 jam oleh personil Marinir. Begitu pun, di kawasan pantai Desa Rumahtiga --lokasi speed boat asing yang datang melakukan penembakan-- terdapat markas Detasemen Zipur Kodam XVI/Pattimura, yang seharusnya sudah bisa diantisipasi sejak awal. "Kami sangat resah dan kecewa dengan pola pengamanan yang dilakukan aparat keamanan, karena setelah insiden penembakan dan menelan korban nyawa barulah TNI-AL melakukan pengamanan dengan menggunakan kapal patroli," kata Wolly Mahue, salah seorang korban tembakan, seperti dilansir Media. Tiga korban meninggal masing-masing Polly Manuputty, 61; luka tembak di belakang kepala, Ny Magdalena Pitris/Manuputty, 65; mengalami luka robek pada pelipis kiri akibat terkena serpihan peluru dan tertembak pada bahu kiri, serta Elsoes Kaya, 25; yang tertembak di pinggul kiri hingga tembus. Selain tiga korban meninggal, aksi penembakan itu pun mengakibatkan dua orang penumpang lainnya mengalami luka-luka yakni Ongen Manuputty, 26; tertembak di punggung kanan, serta Wolly Mahue, 33; mengalami luka tembak pada paha kiri serta tangan kiri. Wolly Mahue, ketika ditemui di ruangan Unit Gawat Darurat (UGD) RSUD Dr Haulussy, Kudamati, mengatakan, speed yang mereka tumpangi itu saat melewati perairan Desa Rumahtiga, mereka berpapasan dengan sebuah speed lainnya dari Rumahtiga yang mengangkut sejumlah orang tidak dikenal. "Namun, secara tiba-tiba speed asing itu berbalik arah dan mengejar speed kami dan dari dalam speed asing itu muncul orang-orang berpenutup muka ala ninja berwarna hitam dan menggunakan senjata organik, melepaskan rentetan tembakan ke arah kami, di samping melepaskan dua buah bom rakitan, namun tidak meledak," ujar Wolly. Setelah melancarkan aksi brutal itu, speed tersebut kemudian berbalik ke arah pantai Desa Rumahtiga, sedangkan speed yang mengangkut para korban, terpaksa memutar haluan menuju Desa Hative, Kecamatan Baguala, untuk mengevakuasi para korban ke RSUD Haulussy. Disayangkan aparat keamanan dari Marinir maupun Kodam XVI/Pattimura terlambat beraksi. Sementara itu, Gubernur Maluku Saleh Latuconsina selaku Penguasa Darurat Sipil (PDS) Daerah Maluku, maupun Pangdam XVI/Pattimura Brigjen TNI I Made Yasa, tidak berhasil dikonfirmasi tentang insiden tersebut. Aksi penembakan di Teluk Dalam Ambon juga menimpa KM Kalifornia, Kamis (10/5) lalu, maupun Awal Mei, namun tidak menimbulkan korban jiwa. http://www.koridor.com/artikel.htm/112260 "Sebab segala sesuatu adalah dari Dia, dan oleh Dia, dan kepada Dia: Bagi Dialah kemuliaan sampai selama-lamanya!" (Roma 11:36) *********************************************************************** Moderator EskolNet berhak menyeleksi tulisan/artikel yang masuk. Untuk informasi lebih lanjut, pertanyaan, saran, kritik dan sumbangan tulisan harap menghubungi [EMAIL PROTECTED] Bank Danamon Cab. Ambengan Plaza Surabaya, a.n. Martin Setiabudi Acc.No. 761.000.000.772 atau BCA Cab. Darmo Surabaya, a.n. Martin Setiabudi Acc. No. 088.442.8838 *********************************************************************** Kirimkan E-mail ke [EMAIL PROTECTED] dengan pesan: subscribe eskolnet-l ATAU unsubscribe eskolnet-l
