''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''
 SARI BERITA : Sabtu, 12 Mei 2001
===================================
* Pemuda Kabah Tantang Kapolri
* AS Bantu Pengungsi di Maluku dan Sulteng Rp 14,69 M
* 140 Muslim Palestina Meninggal di Penjara Israel
* Golkar Bangkit Menentang
``````````````````````
Pemuda Kabah Tantang Kapolri
---------------------------------
Ribuan Umat Islam Tuntut Ja'far Bebas
koridor.com [12 May 2001, 7:23] Ribuan umat Islam dari berbagai elemen yang
tergabung dalam Forum Silaturahim Umat Islam Yogyakarta (FSUIY), Jumat
melakukan tabligh akbar di Masjid Gede untuk menuntut pembebasan Ustad
Ja'far Umar Thalib.
Dalam kesempatan itu Ketua DPW PPP DIY dr Fauzi AR mengemukakan, penahanan
tersebut sangat menyakiti hati umat Islam. Karena itu, lanjutnya, umat
Islam menuntut agar Ja'far segera dibebaskan. Jika tidak segera dibebaskan,
maka FSUIY akan segera menggerakkan aksi yang jauh lebih besar lagi.
Sedangkan dari kalangan Gerakan Pemuda Kabah menekankan jika Ja'far tidak
segera dibebaskan, maka akan mengerahkan 5.000 anggotanya untuk melakukan
perlawanan.
http://www.koridor.com/artikel.htm/112204

AS Bantu Pengungsi di Maluku dan Sulteng Rp 14,69 M
-----------------------------------------------------------
 Jum'at, 11 Mei 2001, @17:44 WIB
Jakarta -- Pemerintah Amerika Serikat (AS) menyediakan dana US$ 1,3 juta
(Rp 14,69 miliar) dalam bentuk bantuan dan bahan pangan kepada "CARE
International" dan "Action Contre la Faim" (ACF). Hal itu dimaksudkan untuk
memenuhi berbagai kebutuhan pangan dan kesehatan yang sangat diperlukan
para pengungsi di Maluku, Maluku Utara dan Sulawesi Tengah (Sulteng).
Berbagai konflik di daerah-daerah Maluku dan Sulawesi tengah telah memaksa
ratusan ribu orang Indonesia lari dari tempat tinggal mereka selama dua
tahun terakhir ini. Banyak dari pengungsi ini yang terus mendiami pemukiman
sementara mereka dengan sarana pendukung kehidupan yang minim dan harapan
bagi suatu penyelesaian menyeluruh yang terbatas. Di sulawesi tengah,
perusakan rumah dan tanaman pangan telah menciutkan niat para pengungsi
untuk kembali ke desa mereka. CARE, yang bertugas di Sulawesi Tengah, akan
membangun tempat tinggal sederhana bagi sekitar 3.000 keluarga di daerah
Poso, serta menyediakan benih tanaman dan peralatan pertanian untuk
memenuhi kebutuhan mereka.
http://www.berpolitik.com/article.pl?sid=101/05/11/1744255

140 Muslim Palestina Meninggal di Penjara Israel
------------------------------------------------------
Tgl. publikasi: 18/4/2001 10:48 WIB
eramuslim - Laporan pelanggaran HAM dalam rangka hari peringatan Tahanan
Palestina oleh Israel, menyebutkan bahwa dalam 6 bulan terakhir Israel
telah melakukan penangkapan massal terhadap 2400 muslim Palestina. Lebih
dari 2000 orang itu kini ditahan di sel-sel penjara Israel. Laporan yang
disampaikan oleh Forum Tahanan Palestina pada Selasa (17/4) itu juga
menerangkan bahwa penangkapan itu melibatkan para pelajar dan anak-anak di
bawah umur. "Penangkapan massal itu dilakukan termasuk terhadap anak-anak
di bawah umur, para pelajar dan guru. Tercatat ada 200 anak di bawah umur,
80 pelajar sekolah, 10 guru yang 6 di antaranya adalah wanita, yang kini
berada dalam penjara Israel," demikian bunyi laporan tersebut. Para pegawai
pemerintah juga termasuk dalam daftar orang-orang Palestina yang ditahan
oleh Israel. Jumlah mereka sampai saat ini ada 16 orang.
http://www.eramuslim.com/article/view/4132/

Golkar Bangkit Menentang
-----------------------------
Jika Dekrit Dikeluarkan
koridor.com [9 May 2001, 0:13] Presiden Abdurrahman Wahid jangan lagi
coba-coba menyebar ancaman mengeluarkan Dekrit Presiden "membubarkan
parlemen". Tindakan itu dinilai inkonstitusional dan Partai Golkar
menyatakan, akan bangkit serta siap melakukan perlawanan sengit untuk
menentangnya. Sikap tegas itu dinyatakan langsung Ketua Fraksi Partai
Golkar-FPG di DPR RI, Syamsul Muarif ketika dia dipancing moderator diskusi
bertajuk "Politik Nasional Pasca Memorandum II" yang digelar Koordinatoriat
Wartawan MPR/DPR RI, Selasa (8/5) malam di Ruang Pustakaloka, gedung
Nusantara IV MPR/DPR RI, Senayan, Jakarta.
"Kalau jalan Memorandum oleh DPR RI dan seterusnya bila perlu Sidang
Istimewa MPR RI, itu jelas ada dalam konstitusi kita. Tetapi dekrit,
merupakan pelanggaran terhadap Undang Undang Dasar 1945," tegas Syamsul
dalam diskusi yang dipandu Gaudensius dari Media Indonesia.
http://www.koridor.com/artikel.htm/112062

"Sebab segala sesuatu adalah dari Dia, dan oleh Dia, dan kepada Dia:
Bagi Dialah kemuliaan sampai selama-lamanya!" (Roma 11:36)
***********************************************************************
Moderator EskolNet berhak menyeleksi tulisan/artikel yang masuk.
Untuk informasi lebih lanjut, pertanyaan, saran, kritik dan sumbangan
tulisan harap menghubungi [EMAIL PROTECTED]
Bank Danamon Cab. Ambengan Plaza Surabaya,
a.n. Martin Setiabudi Acc.No. 761.000.000.772
atau
BCA Cab. Darmo Surabaya,
a.n. Martin Setiabudi Acc. No. 088.442.8838
***********************************************************************
Kirimkan E-mail ke [EMAIL PROTECTED] dengan pesan:
subscribe eskolnet-l    ATAU    unsubscribe eskolnet-l

Kirim email ke