''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''
 SARI BERITA : Rabu, 30 Mei 2001
=================================
* Granat Meledak, 3 Tewas, 30 Luka
* Etnis Tionghoa Penuhi Bandara II Soekarno-Hatta
* Pagi Ini, Presiden Buka KTT G-15
* Mayoritas Fraksi Rekomendasikan SI MPR
* SI MPR Tak Bisa Dibendung
* Ny Supeni: Kasihan Gus Dur

Granat Meledak, 3 Tewas, 30 Luka
--------------------------------------
ATAMBUA- Insiden ledakan granat, Selasa sekitar pukul 08.30 Wita di kawasan
tapal batas Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Timor Timur (Timtim) dalam
wilayah Timor Leste mengakibatkan tiga orang warga tewas dan sedikitnya 30
orang luka-luka.
Insiden berdarah itu terjadi di perkampungan Maumetan Raihon, eks Desa
Leohitu, Bobonaro, Timtim, hanya beberapa meter dari garis batas Tactical
Coordination Line (TCL) yang berbatasan dengan perkampungan Maubusa,
Kecamatan Pembantu Tasifeto Timur, Kabupaten Belu, NTT. "Berdasarkan hasil
investigasi lapangan, insiden tersebut menelan korban tewas tiga orang dan
30-an orang luka berat dan ringan," kata Komandan Satgas Yonif 131/Braja
Sakti Letkol Inf Agung Risdhianto, di Atambua, Selasa.
http://www.suaramerdeka.com/harian/0105/30/nas15.htm

Etnis Tionghoa Penuhi Bandara II Soekarno-Hatta
--------------------------------------------------------
Tangerang 30 Mei 01 09:30 WIB (Astaga.com)
Mayoritas warga Jakarta dari etnis Tionghoa dilaporkan memenuhi bandara
internasional Soekarno-Hatta sejak Selasa (29/5) hingga hari ini (30/5),
bertepatan sidang paripurna DPR untuk menilai kinerja presiden. Mereka
umumnya berangkat ke luar negeri dengan menggunakan sejumlah penerbangan
asing, terutama jurusan Asia dan Australia.
Seperti dilaporkan Antara, 'eksodus' ini terjadi menyusul diberlakukan
status Siaga I untuk seluruh wilayah Indonesia oleh Kapolri, hari Senin
(28/5) lalu, akibat situasi keamanan dalam negeri yang kian memanas.
Terminal II bandara terbesar di Indonesia itu menunjukkan bahwa warga yang
hendak berangkat ke luar negeri dominan berasal dari etnis Tionghoa,
terutama dengan menggunakan penerbangan jurusan Korea, Hongkong, Singapura,
Jepang, dan Australia.
http://idlive1.astaga.com/berita/nasional/artikel.php?article_id=60264

Pagi Ini, Presiden Buka KTT G-15
------------------------------------
Laporan: DAMANHURI ZUHRI
Jakarta-RoL-- Presiden Abdurahman Wahid pagi ini (30/05/01) dijadualkan
akan membuka KTT G-15. Dengan demikian, presiden tak akan menghadiri Sidang
Paripurna DPR.
Presiden sekira pukul 09.30 WIb sudah memasuki tempat KTT G-15 berlangsung.
Sejak semula, pelaksanaan KTT G-15 dengan Sidang Paripurna ini sudah
menimbulkan kontroversi. Karena kedua panitia sama-sama ngotot untuk tetap
tidak mau mundur maupun maju dari jadual yang telah ditentukan.(zis)
http://www.republika.co.id/online_detail.asp?id=30050&kat_id=23

Mayoritas Fraksi Rekomendasikan SI MPR
----------------------------------------------
Jakarta (Bali Post) -
Dapat dipastikan SI MPR akan direkomendasikan dalam Sidang Paripurna DPR
yang digelar Rabu (30/5) ini. Hingga tadi malam, sebagian besar
fraksi-fraksi sudah menyatakan akan tetap melanjutkan prosedur konstitusi
mulai memorandum I, memorandum II, dan selanjutnya SI MPR. Prosedur
digelarnya SI MPR itu sudah sesuai dengan Tap MPR No. III Tahun 1978,
khususnya pasal 7 ayat 4.
Sebagian besar fraksi beralasan, Presiden Abdurrahman Wahid tidak
mengindahkan memorandum II DPR. Presiden dianggap sungguh melanggar haluan
negara dan sumpah jabatan. Presiden pun harus mempertanggungjawabkan mandat
yang telah diberikan MPR di depan sidang Majelis.
http://www.balipost.co.id/balipostcetak/2001/5/30/p2.html

SI MPR Tak Bisa Dibendung
-------------------------------
Jakarta, Kompas
Laju Sidang Istimewa (SI) MPR tak bisa dibendung. Tujuh fraksi DPR, Selasa
(29/5) malam, menyatakan konfirmasinya bahwa mereka akan meminta Majelis
Permusyawaratan Rakyat (MPR) untuk mengadakan sidang istimewa dalam Rapat
Paripurna DPR yang digelar hari ini di Jakarta.Ketujuh fraksi itu adalah
Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (F-PDIP), Fraksi Partai Golkar
(F-PG), Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (F-PPP), Fraksi Partai Bulan
Bintang (F-PBB), Fraksi Reformasi, Fraksi Kesatuan Kebangsaan Indonesia
(F-KKI), dan Fraksi Perserikatan Daulatul Ummah (F-PDU).
Fraksi TNI/Polri diperkirakan akan memilih sikap abstain, sedangkan Fraksi
Kebangkitan Bangsa (F-KB) dan Fraksi Partai Demokrasi Kasih Bangsa (F-PDKB)
menyatakan menolak sidang istimewa. Bahkan, F-KB melalui surat yang
ditujukan kepada pimpinan Dewan meminta agar pelaksanaan Rapat Paripurna
DPR hari ini ditunda untuk memberi kesempatan kepada seluruh anggota Dewan
mempelajari keputusan Jaksa Agung yang menyatakan Presiden Abdurrahman
Wahid tidak terlibat kasus penyelewengan dana Yanatera Bulog dan sumbangan
dana Sultan Brunei. Surat itu ditandatangani Ketua F-KB Taufikurrahman
Saleh dan Sekretaris Abdul Khalik Ahmad.
http://www.kompas.com/kompas-cetak/0105/30/UTAMA/simp01.htm

Ny Supeni: Kasihan Gus Dur
-------------------------------
Negara Ini Makin Tak Karu-karuan
koridor.com [30 May 2001, 9:21] Kondisi bangsa ini, sudah nggak
karu-karuan. "Gus Dur (Presiden Abdurrahman Wahid-Red) itu juga kasihan.
Saya kira dulu dia punya jiwa besar. Ternyata, sekarang omongannya
dibolak-balik," kata Ny Supeni, kepada koridor.com.
Mantan Duta Besar keliling pertama Indonesia di era Presiden RI Soekarno,
Ny Supeni, sangat menyayangkan sikap dan cara Presiden Abdurrahman Wahid,
menjalankan pemerintahan dengan aneh. Misalnya mengeluarkan Maklumat
Darurat Politik, Senin (28/5).
"Wong itu sudah tugasnya Menkopolsoskam, untuk menegakkan hukum dan
ketertiban. Koq pake dimaklumatkan segala. Itu kan aneh. Sesuatu yang tidak
perlu," tandas Ny Supeni, di sela-sela peluncuran bukunya, berjudul "Napak
Tilas Bapak-Bapak Pejuang Menuju Indonesia Merdeka Adil dan Makmur", di
Jakarta, Selasa (29/5).
http://www.koridor.com/artikel.htm/112890

"Sebab segala sesuatu adalah dari Dia, dan oleh Dia, dan kepada Dia:
Bagi Dialah kemuliaan sampai selama-lamanya!" (Roma 11:36)
***********************************************************************
Moderator EskolNet berhak menyeleksi tulisan/artikel yang masuk.
Untuk informasi lebih lanjut, pertanyaan, saran, kritik dan sumbangan
tulisan harap menghubungi [EMAIL PROTECTED]
Bank Danamon Cab. Ambengan Plaza Surabaya,
a.n. Martin Setiabudi Acc.No. 761.000.000.772
atau
BCA Cab. Darmo Surabaya,
a.n. Martin Setiabudi Acc. No. 088.442.8838
***********************************************************************
Kirimkan E-mail ke [EMAIL PROTECTED] dengan pesan:
subscribe eskolnet-l    ATAU    unsubscribe eskolnet-l

Kirim email ke