Title: [exbhp]
Kang Irfan,
 
Udah kerja di PT Newmont kok masih mau mogok itu apa pengen pindah kerja di PT acong  ??? ha ha ha ha ha........
 
Regards,
 
Ryd
 


From: [email protected] [mailto:[EMAIL PROTECTED] On Behalf Of [EMAIL PROTECTED]
Sent: Thursday, 23 June 2005 11:33 AM
To: [email protected]
Subject: [exbhp] Re: [exbhp]

MOGOK YUKKKKKKKK


From: [email protected] [mailto:[EMAIL PROTECTED] On Behalf Of Agus Susilo
Sent: Thursday, June 23, 2005 9:34 AM
To: [email protected]
Subject: RE: [exbhp] Re: [exbhp]

Heheheee...namanya juga si jago mogok...
Klo belum experiance banget soal mogok jangan ikut2 ntar kayak Senakin, sekali mogok langsung KO kabeh,...kecuali mas Tommy


From: [email protected] on behalf of tommy chandra
Sent: Thu 23/06/2005 7:48 AM
To: [email protected]
Subject: [exbhp] Re: [exbhp]

Kalo masalah mogok ma Satui emang nomor satu...:)


From: [email protected] [mailto:[EMAIL PROTECTED] On Behalf Of Agus Susilo
Sent: Thursday, 23 June 2005 6:45 AM
To: [email protected]
Subject: RE: [exbhp] RE: [exbhp]

Denger2 dari org Warehouse bagian per ombenan hanya bertahan 2 hari tapi mungkin bisa bertahan lebih 2 hari soalnya mulai tadi malam di STI karyawan mogok kerja gara2 hal sepele yg ga di sikapi dengan sigap oleh para Patih nya Thiess, dan sampai detik ini karyawan masih mogok, mungkin sampai jam 18.00 sesuai dengan surat nya SP, ya hitung2 reuni .....
 
Rgds,
AS
 


From: [email protected] on behalf of Riyadi
Sent: Wed 22/06/2005 4:31 PM
To: [email protected]
Subject: [exbhp] RE: [exbhp]

Sampai kapan mas STI bisa bertahan kalau omben ombennya tetap di tahan ????
 
Tapi besok  mau dilepas kok.
 
Regards,
 
Ryd
 


From: [email protected] [mailto:[EMAIL PROTECTED] On Behalf Of Agus Susilo
Sent: Wednesday, 22 June 2005 4:39 PM
To: [email protected]
Subject: RE: [exbhp]

Kami di Satui masih bagawi tuuu....


From: [email protected] on behalf of shobirin mohammad
Sent: Wed 22/06/2005 3:21 PM
To: [email protected]
Subject: [exbhp]


All,
Berita dr Media Indonesia ini benar nggak?

Salam,
ms

Ribuan Karyawan PT Arutmin Dirumahkan

 Penulis: Denny Saputra
BANJARMASIN--MIOL: Dampak terhentinya pasokan bahan bakar minyak solar
ke unit pertambangan PT Arutmin Indonesia unit Senakin Kabupaten
Kotabaru dan Satui Kabupaten Tanah Bumbu, menyusul diamankannya tiga
kapal tongkang pengangkut BBM yang memuat 4.150 kilo liter oleh TNI
Angkatan Laut beberapa waktu lalu menyebabkan ribuan karyawan PT
Arutmin terpaksa dirumahkan.

Terhitung sejak tanggal 20 Juni, pertambangan unit Senakin-KOtabaru,
diikuti pertambangan unit Satui-Tanah Bumbu dan pelabuhan khusus
Tanjung Pemancingan milik PT Arutmin berhenti beroperasi. Penghentian
operasional ini, disebabkannya macetnya pasokan BBM dari Pertamina
menyusul diamankannya tiga kapal tongkang penyuplai BBM oleh TNI AL di
perairan Kotabaru.

Hanafi Arif, Eksternal Relation PT Arutmin Indonesia Banjarmasin, Rabu
(22/6), mengatakan satu dari tiga kapal yang ditahan sudah dilepas,
tetapi dua kapal lainnya hingga kini masih ditahan. "Yang dilepas itu,
kapal pengangkut BBM cadangan untuk dua hari, tetapi BBM untuk
operasional tambang utama masih ditahan," katanya.

Akibat terhentinya operasional pertambangan tersebut,sekitar 8.000
karyawan Arutmin dan kontraktornya terdiri dari 5.500 karyawan di
lokasi Senakin, 2.000 di lokasi Satui dan sisanya di lokasi Tanjung
Pemancingan, terpaksa dirumahkan sementara hingga

pasokan BBM kembali lancar. Menurut Hanafi, diamankannya kapal
penyuplai solar untuk operasional tambang ini, berimbas pada kerugian
yang harus ditanggung pihak perusahaan mulai dari produksi hingga
jadwal pengiriman batubara.

Kondisi penghentian operasional ini diperkirakan akan berlangsung
hingga dua pekan ke depan. Tidak hanya itu, saat ini sebanyak 77.000
metrik ton batubara yang siap dikirim untuk suplai kebutuhan nasional
termasuk industri baja dan pembangkit tenaga listrik PLTU Suralaya dan
PLTU Paiton otomatis terhenti.

Total produksi PT Arutmin pertahun mencapai 18 Juta Metrik ton dan 25
persennya untuk pasokan dalam negeri. 75 persennya lain merupakan
batubara ekspor, di mana pasar terbesar adalah negara Jepang mencapai
80. Pt Arutmin juga pemasok utama batubara untuk pembangkit listrik
Jawa Bali, setelah berkurang pasokan batubara dari PT Bukit Asam.

Untuk pihak PT Arutmin sudah meminta kepada pemerintah pusat melalui
Direktur Jenderal Geologi dan SDM dan Pemprov Kalimantan Selatan untuk
memfasilitasi penyelesaian masalah ini. =93Kita masih berupaya membuat
kesepakatan melalui jalan damai, tetapi jika masalah ini terus
berlanjut kemungkinan besar kita akan melakukan upaya hukum atas
penahanan kapal pengangkut BBM kita," katanya.

Selain Pt Arutmin, dua perusahaan pertambangan lain PT Adaro Indonesia
dan Pt Jorong Barutama Grestone juga mengalami keterlambatan pasokan
BBM terkait diamankannya kapal pengangkut BBM oleh jajaran TNI AL,
dalam dua hari terakhir. (DY/OL-1)

______________________________________________________________________
This email has been scanned by the MessageLabs Email Security System.
For more information please visit http://www.messagelabs.com/email
______________________________________________________________________


______________________________________________________________________
This email has been scanned by the MessageLabs Email Security System.
For more information please visit http://www.messagelabs.com/email
______________________________________________________________________

______________________________________________________________________
This email has been scanned by the MessageLabs Email Security System.
For more information please visit http://www.messagelabs.com/email
______________________________________________________________________

______________________________________________________________________
This email has been scanned by the MessageLabs Email Security System.
For more information please visit http://www.messagelabs.com/email
______________________________________________________________________

______________________________________________________________________
This email has been scanned by the MessageLabs Email Security System.
For more information please visit http://www.messagelabs.com/email
______________________________________________________________________


===============================================
The content of this message may contain the private views and opinions of the sender and does not constitute a formal view and/or opinion of the company unless specifically stated.
The contents of this email and any attachments may contain confidential and/or proprietary information, and is intended only for the person/entity to whom it was originally addressed. Any dissemination, distribution or copying of this communication is strictly prohibited.
If you have received this email in error please notify the sender immediately by return e-mail and delete this message and any attachments from your system.
Please refer to http://www.newmont.com/en/disclaimer for other language versions of this disclaimer.
================================================

______________________________________________________________________
This email has been scanned by the MessageLabs Email Security System.
For more information please visit http://www.messagelabs.com/email
______________________________________________________________________

______________________________________________________________________
This email has been scanned by the MessageLabs Email Security System.
For more information please visit http://www.messagelabs.com/email
______________________________________________________________________

Kirim email ke