السلام عليكم ورحمته الله وبركا تها
semoga bermanfaat
wass....zainal 

Delapan Proyek Sukses Ramadhan 

Oleh: Ulis Tofa, Lc 

Muslim yang cerdas mengetahui bagaimana caranya meraih berkah, manfaat dan 
kebaikan bulan Ramadhan. Dalam setiap hari, jam, menit dan detiknya. Untuk 
meraih hal demikian dibutuhkan proyek yang harus dilaksanakan setiap muslim 
dalam mewujudkannya di bulan mulia ini. Dengan proyek ini, diharapkan bisa 
dievaluasi sejauh mana efektivitas ibadah Ramadhan berdampak pada peningkatan 
keimanan dan keshalehan. 

Di antara proyek itu adalah : 

Pertama, Proyek Jutaan Kebaikan Ramadhan 

Adalah dengan Anda membaca Al Qur’an tiga Juz satu hari. Imam At Tirmidzi dalam 
hadits Hasan Shahih dari Abdullah bin Mas’ud ra. meriwayatkan, Rasulullah saw. 
bersabda: 

” مَنْ قَرَأَ حَرْفًا مِنْ كِتَابِ اللَّهِ فَلَهُ حَسَنَةٌ، وَالْحَسَنَةُ 
بِعَشْرِ أَمْثَالِهَا، لَا أَقُولُ: ألم حَرْفٌ، وَلَكِنْ أَلِفٌ حَرْفٌ، وَلَامٌ 
حَرْفٌ، وَمِيمٌ حَرْفٌ “.

“Barangsiapa membaca satu huruf dari kitabullah, baginya satu kebaikan, dan 
satu kebaikan dilipatgandakan sepuluh kali lipat. Saya tidak mengatakan alif 
lam mim itu satu huruf, namun alif satu huruf, lam satu huruf, dan mim satu 
huruf.” 

Sederhananya kita bisa katakan: satu juz Al qur’an kira-kira berjumlah 7000 
huruf x satu huruf dengan 10 kebaikan x pahala 70 kewajiban = 4.900.000 (empat 
juta sembilan ratus ribu) kebaikan. Anda bisa membaca satu juz dalam waktu 
kira-kira 40 menit paling lama. 

Jika Anda mampu mengkhatamkan Al Qur’an satu kali saja di bulan Ramadhan, maka 
Anda biidznillah meraih 147 juta kebaikan. Jika Anda mengkhatamkan tiga kali : 
147 x 3 = 441 juta kebaikan, padahal Allah swt. melipat gandakan pahala kepada 
siapa saja yang dikehendaki-Nya. 

Kedua, Proyek Terhindar dari Neraka dan Penyakit Nifaq 

Proyek ini akan Anda raih dengan selalu menjaga shalat lima waktu di masjid 
dengan mendapatkan takbiratul ihram awal imam. Sebagaimana sabda Rasulullah 
saw.: 

“مَنْ صَلَّى لِلَّهِ أَرْبَعِينَ يَوْمًا فِي جَمَاعَةٍ يُدْرِكُ التَّكْبِيرَةَ 
الأُولَى كُتِبَتْ لَهُ بَرَاءَتَانِ، بَرَاءَةٌ مِنَ النَّارِ وَبَرَاءَةٌ مِنَ 
النِّفَاقِ” .

“Barangsiapa yang shalat karena Allah empat puluh hari secara berjama’ah dengan 
mendapatkan takbiratul ihram pertama imam, maka ia dipastikan akan terhindar 
dari dua hal: terhindar dari api neraka dan terhindar dari penyakit nifaq atau 
munafiq.” 

Seorang generasi Tabi’in, Said bin Al Musayyib berkata: 

“Tidaklah seorang muadzin mengumandangkan adzan selama tiga puluh tahun, 
kecuali saya sudah berada di dalam masjid.” 

Ketiga, Proyek 30 Kali Haji dan Umrah 

Yaitu dengan menunggu di masjid setelah shalat berjama’ah Subuh sampai terbit 
matahari dengan melakukan shalat dua rekaat Dhuha. Imam At Tirmidzi 
meriwayatkan dengan hadits Hasan bahwa Rasulullah saw. bersabda: 

” من صلى الفجر في جماعة ثم قعد يذكر الله حتى تطلع الشمس، ثم صلى ركعتين، كانت له 
كأجر حجة وعمرة  تامةّ، تامةّ، تامةّ ”.

“Barangsiapa yang shalat Shubuh berjama’ah kemudian ia duduk berdzikir kepada 
Allah sampai terbit matahari, kemudian ia melaksanakan shalat dua rakaat, maka 
baginya seperti pahala haji dan umrah, sempurna, sempurna, sempurna.” 

Keempat, Proyek Do’a Tak Tertolak 

Dengan cara melaksanakan seruan Allah swt. “Dan Tuhan kalian berfirman: 
Berdo’alah kepada-Ku, Pasti Aku kabulkan permintaan kalian.” Ghafir:60 

Dan hadits Nabi saw.: 

“ثلاثة لا ترد دعوتهم: الصائم حتى يفطر، والإمام العادل، ودعوة المظلوم يرفعها 
الله فوق الغمام وتفتح لها أبواب السماء ويقول الرب: وعزتي وجلالي لأنصرنك ولو بعد 
حين ” (رواه أحمد والترمذي)

“Tiga kelompok yang tidak akan ditolak do’anya: Orang yang berpuasa sampai ia 
berbuka. Pemimpin yang adik. Dan do’a orang yang teraniaya. Allah menyibak awan 
dan membuka pintu-pintu langit seraya berfirman: “Demi kemulian-Ku dan 
keagungan-Ku, pasti Aku tolong kamu, walau setelah beberapa waktu.” Ahmad dan 
At Tirmidzi 

Maka khususkan Anda berdo’a dalam setiap hari sepertiga jam (20 menit) sebelum 
buka puasa. Anda menyibukkan diri dengan dirimu sendiri, menghadap kiblat, Anda 
angkat kedua tangan ke langit, memohon kepada Tuhanmu dengan penuh ikhlas, 
rendah diri, penuh harap dan penerimaan. Kalau perlu Anda menyiapkan runtutan 
do’a yang akan Anda baca. Anda berdo’a untuk diri Anda, keluarga Anda, teman 
Anda serta umat muslim yang tertindas seperti di Palestina, Iraq, dan 
Afghanistan dan setiap penjuru umat muslim. 

Kelima, Proyek 90 Rumah di Surga 

Imam Muslim meriwayatkan bahwa Rasulullah saw. bersabda: 

” ما من عبد مسلم يصلي لله تعالى كل يوم اثنتي عشرة ركعة تطوعاً غير الفريضة إلا 
بنى الله له بيتاً في الجنة “.

“Tidaklah seorang hamba muslim yang melaksanakan shalat karena Allah setiap 
hari berjumlah 12 rakaat sunnah selain yang wajib, kecuali Allah membangunkan 
baginya rumah di surga.” 

Ini artinya Anda shalat sunnah sehari semalam 37 rakaat selain shalat wajib. 
Cara pelaksanaannya demikian: 

  a.. Menjaga melaksanakan shalat sunnah 12 rakaat 
  b.. Melaksanakan shalat tarawaih dan witir minimal 11 rakaat 
  c.. Melaksanakan shalat sunnah lainnya, seperti: 
1.        Shalat Dhuha 4 rakaat 
2.        Shalat tahiyatal masjid 2 rakaat minimal 
3.        Shalat 2 rakaat setiap kali selesai berwudhu 
4.        Shalat sunnah qabla Ashar 4 rakaat jika berkenan 
Jumlahnya 37 rakaat, jumlah ini sepadan dengan 3 rumah di surga setiap hari, 
atau 90 rumah sepanjang bulan. 

Keenam, Proyek Penghapusan Dosa 

Dengan cara menunaikan umrah dan berziarah ke dua kota suci: Makkah dan 
Madinah. Diriwayatkan Imam Bukhari dan Muslim bahwa Rasulullah saw. bersabda: 

“العمرة إلى العمرة كفارة لما بينهما إذا اجتُنبت الكبائر “.

“Dari umrah satu ke umrah yang lain, menghapus kesalahan antara waktu keduanya, 
jika tidak melakukan dosa besar.” 

Apalagi umrah di bulan Ramadhan yang memiliki pahala khusus, Rasulullah saw. 
bersabda: 

“عمرة في رمضان تعدل حجة” أو قال: “حجة معي”

“Umrah di bulan Ramadhan sebanding dengan haji.” Dalam riwayat yang lain: 
“Sebanding haji bersamaku.” Bukhari dan Muslim 

Ketujuh, Proyek Rumah Masa Depan 

Dengan cara Anda membagi anggota keluarga dalam semalam menjadi beberapa 
kelompok. Satu orang di antara mereka berjaga satu jam, kemudian membangunkan 
orang sesudahnya, ia bergantian untuk tidur. Buatlah jadwal dan pasang di 
dinding. Sehingga dengan demikian anggota keluarga sebenarnya shalat semalam 
suntuk di rumah. Betapa besar keutamaan dan kemuliaan yang akan diraih. Allah 
berfirman: 

“Dan sebagian malam, maka shalat tahajuddlah sebagai ibadah nafilah kamu. 
Mudah-mudahan Allah membangunkan bagimu tempat yang terpuji.” Al Isra’:79 

Anas bin Malik ra membagi malamnya menjadi tiga bagian: Ia bangun dan shalat di 
sepertiga malam awal. Kemudian ia membangunkan istrinya untuk shalat di 
sepertiga malam kedua. Kemudian istrinya membangunkan putrinya satu-satunya 
untuk melaksanakan shalat di sepertiga akhir. Ketika istrinya meningggal, Anas 
membagi malamnya menjadi dua bagian: ia shalat malam di separuh malam pertama, 
kemudian ia membangunkan putrinya untuk shalat malam di separuh malam terkahir. 
Ketika Anas meninggal dunia, putrinya berjuang untuk menghidupkan malam 
seluruhnya. 

Kedelapan, Proyek Malam Sepanjang Umur 

Yaitu dengan menghidupkan malam lailatul Qadar. Malam di mana Al Qur’an 
diturunkan di dalamnya. 

Semoga dengan khusus kami bisa ketengahkan kegiatan atau proyek merebut malam 
lailatul qadar dalam tulisan berikutnya, insya Allah. Allahu a’lam. (dinukil 
dari artikel Dr. Al Hammadi) 

 

From: [email protected] 

Kirim email ke