bayu <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Setuju banget.....
Kesempurnaan suatu ilmu pengetahuan berdasarkan dari antithesis yang
berkelanjutan (dialektika Hegel)
makanya kurikulum filsafat dpt membuat seseorang bertindak kritis :)
Oiya nama saya bayu dan saya new comer disini
Semoga saya dpt diterima di milist ini
makasih.....
----- Original Message -----
From: "sangkakala ." <[EMAIL PROTECTED]>
To:
Cc: <[EMAIL PROTECTED]>
Sent: Saturday, April 02, 2005 5:33 PM
Subject: [filsafat] Apa Yang Kurang Dari bangsa Sebesar indonesia?
>
> To: [EMAIL PROTECTED] ;
> [email protected] ;
> [email protected] ;
> [EMAIL PROTECTED] ;
> [EMAIL PROTECTED] ;
> [email protected]
>
> Cc: [EMAIL PROTECTED] ;
> [email protected]
>
>
>
> Apa yg kurang dari Bangsa sebesar Indonesia?
>
> Dilihat dari segi jumlah penduduk adalah yg terbesar
> ke 4 di jagad jonggring saloka. Dilirikdari potensi
> alam , duh luar biasa berlimpah ruah. flora-fauna
> dikabarkan adalah yg no 2 tebesar di bumi, sumber daya
> mineral jangan ditanya, siap didaya gunakan, sebutlah
> besi, timah, nikel, batu bara, aspal, seng, tembaga,
> dan Minyak gas bumi ada tersedia. Potensi laut dgn
> luas yg dari samudera hindia hingga pasifik
> menjanjikan sekali.
>
> Tanah bumi Indonesia tergolong subur, apa saja
> ditanam jadi, Palawija hingga tanaman holtikultura
> bermekaran jadi potensi siap panen. Iklim memberi
> harapan, wilayah tropis sep kita dgn curah hujan
> hampir tiap waktu, tanpa selingan salju dan dingin
> menjanjikan sekali bagi tumbuh kembangnya aneka
> hayati. Alam penuh dgn pegunungan, lekuk liku dan
> lembah juga pantai nyiur melambai mempesona siap
> dipotensikan jadi pariwisata bertaraf international.
>
> Sosial Budaya penuh aneka ragam manusia, eksotis dan
> kaya seni budaya. Penduduk aneka rupa dri kuning,
> coklat , hitam hingga putih bak pualam ..Posisi amat
> strategis dipersimpangan dunia dan bisa menentukan
> kelancaran transportasi jagad.Bisa dikatakan Indonesia
> kita adalah untaian zambrud Khatulistiwa.. tiada dua
> dan nyata.
>
> Tapi realitas kita mengherankan semua . Kenyataan
> berkata sebaliknya
>
> Negeri indah, kaya , strategis dan beraneka rupa
> adalah negeri para maling, wilayah konflik bersenjata,
> rawan gesekan antar Suku,Agama,Ras,Antar Golongan,
> penuh gerakan diam-diam bersenjata( teroris). Tempat
> suburnya koruptor leluasa meraup uang negara,
> kriminalitas menjadi-jadi, pornografi, kelaparan,
> inflasi dan manipulasi, sekaligus daerah penyelundupan
> paling menjanjikan di dunia.
>
> Peristiwa di nusantara jadi berita dunia.
> Bukan karena kekaguman atau daerah percontohan global,
> tapi selaku breaking News dan Headline media-media
> Internasional semacam CNN, Reuters, NHK dan AFP bagi
> berbagai bencana oleh-oleh Yang Kuasa bagi bangsa
> akibat kelancangan pelanggaran hukum Ilahi dan
> peristiwa konflik sipil yg belum reda hingga sekarang.
>
> Pasti ada yg kurang dgn kita? Apa coba.
>
> Seorang Tan malaka si Revolusioner Sosialist bapak
> pendiri bangsa pernah berkata;
> BANGSA INI KEKURANGAN WELTANSCHAUUNG
>
> Apa itu weltanschauung? .
> Yaitu Pandangan dunia, sikap pikir, cara berfikir,
> pola pikir dan sistem berfikir atau tepatnya FILSAFAT
> BERFIKIR yg dapat membawa orang kearah enlightening
> atau pencerahan hidup, cahaya realitas dan pemahaman
> yg membawa kearah PEMBARUAN PERADABAN( RENAISSANCE)
>
> Era Renaissance ini yg sedang dinanti-nanti oleh
> bangsa kita juga bangsa-bangsa dunia ke 3 yg
> terkebelakang. Era dimana banyak muncul
> pemikiran-pemikiran segar dan brillian, karya-karya
> kreatif Inovatif, dan kemakmuran. Rakyat cukup sandang
> pangan, kehidupan tentram dan bangkitnya Religiusitas
> keagamaan.
>
> Di Indonesia tepatnya dalam budaya jawa, keyakinan ini
> diiringi sebuah mitos tentang kedatangan seorang ratu
> Adil yg digelari SATRIO PININGIT dimana kondisi
> kemunculannya didahului dgn situasi chaos era
> Kalabendhu( era kekacauan dan Kelaparan). Demikian
> Ronggowarsito bernubuat dalam Serat kalatidha yg
> dibikinnya tahun 1860.. Era yg ditandai dgn Kekisruhan
> Politik, Ekonomi, Sosial, Agama dan budaya ini akan
> diakhiri dgn kedatangan seorang Mesias ala Jawa yaitu
> Ratu Adil..
>
> Ironis sekali, di era Millenium modern abad ke 21
> ini, kenapa kita masih berpatokan pada personality
> dibanding sistem hidup? Kenapa kita masih meyakini
> bahwa kemelut akan diselamatkan dgn kedatangan seorang
> mesiah, seorang yg ditunggu-tunggu kedatangannya?
>
> Buat apa kita ditempa dgn pendidikan, sistem education
> juga pembelajaran Politik jika masih meyakini akan
> sebuah MITOS yg tidak jelas valid atau tidaknya,
> Disini yg berbicara hanyalah hukum Probability(
> kemungkinan).. Mungkin jelas-jelas beda dgn pasti. Dan
> hal-hal yg mungkin ini yg diyakini sedalam-dalamnya
> oleh sebagian dari elemen bangsa, termasuk juga para
> petinggi negara. ironis!!!
>
> Padahal ada sarana yg lebih valid untuk mencapai
> kemakmuran berkeadilan, ada sistem yg lebih memberi
> harapan untuk kebangkitan kejayaan, ada cara untuk
> meraih impian dibanding hanya sebuah sikap menunggu
> kedatangan seorang Tokoh Kharismatis yg entah kapan
> akan muncul.
>
> Maka relevanlah apa yg dikatakan Tan Malaka, bahwa
> bangsa ini butuh WELTANSCHAUUNG perlu PENCERAHAN
> BERFIKIR atau FILSAFAT BERFIKIR YG MUMPUNI..
>
> Eropa yg padam diera pertengahan abad, bangkit
> mengejar ketertinggalan dari Timur dgn dimulainya era
> Filsafat.. Ditandai dgn munculnya filsafat Empirik di
> abad ke 15 di Inggris dgn kemunculan John Locke
> beserta David Hume dan dimulailah era Industrialisasi
> di Inggris, lalu muncullah di abad ke 17 Rene
> Descartes si Prancis dgn gagasan rasional lewat
> Filsafat matematis Rasional, kemudian si Jerman Hegel
> diabad ke 18 dgn Filsafat Dialektika , lalu abad ke 19
> Marx si sosialism dgn gagasan filsafat materialist,
> sedang di America abad ke 20 muncul filsafat Pragmatis
> dgn John Dewey selaku penggagas. Diabad ke 21 timbul
> gagasan pembaruan peradaban dgn foucauld dan Derrida
> selaku pencetus yaitu filasafat Deconstruction dan
> strukturalis.
>
> Gagasan ttg Deconstruksi ini memunculkan sifat materi
> yg ramah alam terbukti dgn munculnya gagasan
> biotekhnologi, energi ramah lingkungan dan sikap-sikap
> menghargai alam juga nilai-nilai kemanusiaaan .
>
> Kita di negara Indonesia lemah dalam hal filsafat
> berfikir, inilah sebab utama no 1 bagi rendahnya
> kualitas manusia-manusia kita. Filsafat berfikir lupa
> diajarkan para guru, pendidik, tenaga-tenaga education
> dan orang tua. Sekolah-sekolah kita lebih pada
> pelajaran tentang output keluaran hasil pikiran yg
> berupa ilmu pengetahuan baku sep: Matematika, fisika,
> kimia, Biologi , sosiologi, Geografi dst, tanpa ada
> pengembangan alternatif..
>
> Sedang pemahaman ttg cara kerja pikiran, metode
> rasional, sistem empirik, metode ilmiah, logika,
> epistemologi, etimologi, aksiologi, deduksi, induksi
> dan observasi alam nyatanya hampir-hampir tidak
> diajarkan disekolah-sekolah umum kita. hasilnya bisa
> ditebak yaitu sedikit sekali manusia-manusia Indonesia
> yg menjadi penggagas, pencetus ide dan penemu, juga
> kita kekurangan peneliti lapangan, pemikir, filosof,
> kreator, dan Pencipta karya ilmiah.
>
> Sebabnya jelas yaitu FILSAFAT BERFIKIR YG BELUM JADI
> ACUAN UTAMA DALAM KURIKULUM PENDIDIKAN INDONESIA..
>
> Akibat yg ditimbulkan oleh lemahnya pola pikir
> Filsafatis adalah jelas terpampang dihadapan kita
> yaitu kita hanya selaku konsumen dan pengikut dari
> hasil buah karya pemikir-pemikir America, eropa dan
> Jepang.. Produk-produk Kreatif Inovatif mereka
> menguasai pasar domestik kita dan pembuangan devisa
> terjadi yg berujung pada lemahnya Ekonomi Indonesia
> akibat ekspor yg selalu devisit dibanding Import. hal
> ini berujung pada rendahnya tingkat pendapatan
> rata-rata orang per orang dan pasti berwujud lemahnya
> kesejahteraan bangsa. ini implikasi dari tidak
> mampunya bangsa ini berfikir Filsafatis.
>
> SUDAH WAKTUNYA DAN URGEN SEKALI , PELAJARAN FILSAFAT
> BERFIKIR DGN SEGALA METODENYA DIMASUKKAN KEDALAM
> KURIKULUM PENDIDIKAN BANGSA INDONESIA ATAU PILIHANNYA
> KITA AKAN JADI MANGSA PASAR DARI BANGSA NEGARA-NEGARA
> PENCIPTA SEMACAM AMERICA, EROPA DAN JEPANG.
>
>
>
> Sang
>
> Penyantap dan Pengunyah Filsafat.
>
>-------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
>HelloMemperhatikan tulisan rekan kita ini, mungkin perlu direnungkan kembali bahwa
Filsafat Indonesia sudah ada sejak jaman Sriwijaya atau sebelumnya. Kita kenal sampai sekarang dengan Filsafat Jawa yang sangat tinggi. Tapi mengapa bangsa Indonesia sekarang ini menjadi begitu rapuh metalnya ? Ini tidak lain karena pengaruh AGAMA. Agama sudah menjadi berbalik menjadi penyakit yang membahayakan. Bangsa Indonesia begitu bangga dengan agama-agamanya dan bahkan diakui nomor satu di dunia sebagai bangsa beragama.
Sekarang bangsa Indonesia menjadi begini dan begitu tidak lain karena agama sudah begitu mendarah daging. Filsafat berharga nenek moyang bangsa Indonesia telah tenggelam. Demikian juga dalam PENDIDIKAN, semua dicekoki dengan agama-agama dengan berlomba-lomba. Misonaris-misionaris- dai-dai masuk ke desa-desa berlomba-lomba menyebar agama dan menarik umat. Semua keadaan ini tidak ada yang mampu merobahnya, biarlah bencana demi bencana yang akan menenggelamkan bangsa ini, dan bukankah Habis Gelap terbitlah terang.
Salam
Fankuang_tzu
>
>
>
> __________________________________
> Yahoo! Messenger
> Show us what our next emoticon should look like. Join the fun.
> http://www.advision.webevents.yahoo.com/emoticontest
>
>
>
> ******************************************************
> Milis Filsafat
> Posting : [email protected]
> Arsip milis : http://groups.yahoo.com/group/filsafat/
> Website : http://filsafatkita.f2g.net/
> Berhenti : [EMAIL PROTECTED]
> ******************************************************
>
> Yahoo! Groups Links
>
>
>
>
>
>
------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~-->
What would our lives be like without music, dance, and theater?
Donate or volunteer in the arts today at Network for Good!
http://us.click.yahoo.com/pkgkPB/SOnJAA/Zx0JAA/pyIolB/TM
--------------------------------------------------------------------~->
******************************************************
Milis Filsafat
Posting : [email protected]
Arsip milis : http://groups.yahoo.com/group/filsafat/
Website : http://filsafatkita.f2g.net/
Berhenti : [EMAIL PROTECTED]
******************************************************
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/filsafat/
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/
Do you Yahoo!?
Better first dates. More second dates. Yahoo! Personals
******************************************************
Milis Filsafat
Posting : [email protected]
Arsip milis : http://groups.yahoo.com/group/filsafat/
Website : http://filsafatkita.f2g.net/
Berhenti : [EMAIL PROTECTED]
******************************************************
Yahoo! Groups Links
- To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/filsafat/
- To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
- Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms of Service.
