Message: 12       
   Date: Thu, 14 Apr 2005 01:58:34 -0000
   From: "Henry Sujaya" <[EMAIL PROTECTED]>
Subject: Ikatkan Sehelai Pita Kuning Bagiku...


Ikatkan Sehelai Pita Kuning Bagiku...

Pada tahun 1971 surat kabar New York Post menulis kisah nyata
tentang seorang pria yang hidup di sebuah kota kecil di White Oak,
Georgia, Amerika. Pria ini menikahi seorang wanita yang cantik dan
baik, sayangnya dia tidak pernah menghargai istrinya. Dia tidak
menjadi seorang suami dan ayah yang baik. Dia sering pulang malam-
malam dalam keadaan mabuk, lalu memukuli anak dan isterinya.

Satu malam dia memutuskan untuk mengadu nasib ke kota besar, New
York. Dia mencuri uang tabungan isterinya, lalu dia naik bis menuju
ke utara, ke kota besar, ke kehidupan yang baru. Bersama-sama
beberapa temannya dia memulai bisnis baru. Untuk beberapa saat dia
menikmati hidupnya. Sex, gambling, drug. Dia menikmati semuanya.

Bulan berlalu. Tahun berlalu. Bisnisnya gagal, dan ia mulai
kekurangan uang. Lalu dia mulai terlibat dalam perbuatan kriminal.
Ia menulis cek palsu dan menggunakannya untuk menipu uang orang.
Akhirnya pada suatu saat naas, dia tertangkap. Polisi
menjebloskannya ke dalam penjara, dan pengadilan menghukum dia tiga
tahun penjara.

Menjelang akhir masa penjaranya, dia mulai merindukan rumahnya. Dia
merindukan istrinya. Dia rindu keluarganya. Akhirnya dia memutuskan
untuk menulis surat kepada istrinya, untuk menceritakan betapa
menyesalnya dia. Bahwa dia masih mencintai isteri dan anak-anaknya.
Dia berharap dia masih boleh kembali. Namun dia juga mengerti bahwa
mungkin sekarang sudah terlambat, oleh karena itu ia mengakhiri
suratnya dengan menulis, "Sayang, engkau tidak perlu menunggu aku.
Namun jika engkau masih ada perasaan padaku, maukah kau nyatakan?
Jika kau masih mau aku kembali padamu, ikatkanlah sehelai pita
kuning bagiku, pada satu-satunya pohon beringin yang berada di pusat
kota. Apabila aku lewat dan tidak menemukan sehelai pita kuning,
tidak apa-apa. Aku akan tahu dan mengerti. Aku tidak akan turun dari
bis, dan akan terus menuju Miami. Dan aku berjanji aku tidak akan
pernah lagi menganggu engkau dan anak-anak seumur hidupku."

Akhirnya hari pelepasannya tiba. Dia sangat gelisah. Dia tidak
menerima surat balasan dari isterinya. Dia tidak tahu apakah
isterinya menerima suratnya atau sekalipun dia membaca suratnya,
apakah dia mau mengampuninya? Dia naik bis menuju Miami, Florida,
yang melewati kampung halamannya, White Oak. Dia sangat sangat
gugup. Seisi bis mendengar ceritanya, dan mereka meminta kepada
sopir bus itu, "Tolong, pas lewat White Oak, jalan pelan-
pelan...kita mesti lihat apa yang akan terjadi..."

Hatinya berdebar-debar saat bis mendekati pusat kota White Oak. Dia
tidak berani mengangkat kepalanya. Keringat dingin mengucur deras.
Akhirnya dia melihat pohon itu. Air mata menetas di matanya...

Dia tidak melihat sehelai pita kuning...

Tidak ada sehelai pita kuning....

Tidak ada sehelai......

Melainkan ada seratus helai pita-pita kuning....bergantungan di
pohon beringin itu...Ooh...seluruh pohon itu dipenuhi pita
kuning...!!!!!!!!!!!!

Kisah nyata ini menjadi lagu hits nomor satu pada tahun 1973 di
Amerika. Sang sopir langsung menelpon surat kabar dan menceritakan
kisah ini. Seorang penulis lagu menuliskan kisah ini menjadi
lagu, "Tie a Yellow Ribbon Around the Old Oak Tree", dan ketika
album ini di-rilis pada bulan Februari 1973, langsung menjadi hits
pada bulan April 1973.

****
Dalam kisah "Anak yang Hilang", diceritakan Sang Bapa melihat si
anak murtad dari kejauhan. Berarti dia telah berdiri menanti di
pinggir jalan. Selama bertahun-tahun. Terus, tak pernah menyerah.
Tetangganya mungkin mengejek dia setiap hari.

Dia tidak menghukum si anak murtad. Melainkan lari cepat - tanpa
memperdulikan kehormatannya - memeluk dia, dan menghujaninya dengan
ciuman.

Jika ada pohon beringin di sorga, tentulah pohon itu akan dipenuhi
ribuan, jutaan, ...tak terhitung...pita-pita kuning....

Allah yang seperti itu yang kita miliki sebagai Bapa...

Uh, adakah yang lebih berharga dalam hidup?

*********

www.glorianet.org/henry







******************************************************
Milis Filsafat
Posting     : [email protected]
Arsip milis : http://groups.yahoo.com/group/filsafat/
Website     : http://filsafatkita.f2g.net/
Berhenti    : [EMAIL PROTECTED]
******************************************************




Yahoo! Groups Links

Kirim email ke