Wahyu / penerangan sempurna diturunkan sesuai dengan tingkat penguasaan ilmu pengetahuan & teknologi serta kebudayaan disaat itu.
Karena kebudayaan cina menggunakan bahasa universal / lambang, maka bisa saja untuk itu banyak kata-kata baru dipergunakan. Seperti perkembangan bahasa dari kelompok manapun juga evolusi kata2 yang dipergunakan zaman itu sekarang diwakili oleh banyak kata.
Karena itu Tao bisa ditulis dalam bahasa filsafat, begitu pula The Art of War dari Sun Tzu dan Budi Pekerti dari Kong Hu Cu tidak banyak berubah artinya dan mudah dipahami hingga sekarang ini.
Dalam Buddha menggunakan bahasa pali berupa syair-syair. Evolusi kebudayaan dan bahasa menjadikan pemahaman inti sari ajarannya sulit dipahami originalnya.
Dalam Kristen banyak berupa kisah petualangan. Kebenaran kisah petualangan banyak buku yang memberikan komentar.
Dalam Islam lebih ke pedoman hidup sehari-hari, seperti agama-agama lainnya evolusi kebudayaan dan bahasa menjadikan pemahaman inti sari ajarannya sulit dipahami originalnya. Contoh : Ada ayat yang dapat ditafsir sebagai penjelasan adanya reinkarnasi, tetapi kebanyakan mereka menafsirkan lain.

fankuang tzu <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Wahyu.....................Wahyu Nabi atau Tuhan ?
 
Kalau Wahyu Tuhan mengapa Dia menurunkan kepada Yahudi dan Arab berbeda, dan apakah Tuhan tidak sadar akibat Wahyunya ini timbul perang agama yang tidak henti-hentinya untuk mempertahankan wahyu itu................
 
Kalau Wahyu Nabi ya..wajar saja..karena masing-masing mempunyai pencapat sendiri.
 
FK.

kare Yo <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Itulah kelebihan agama dibanding filsafat.
Tidak semua wahyu saat diturunkan dapat dibuktikan dengan penguasaan ilmu pengetahuan & teknologi saat itu. Kemajuan ilmu pengetahuan & teknologi dimasa kini dan mendatang akan menjawab masuk akal tidaknya ajaran yang diterima nabi.
Bahkan boleh dibilang wahyu nabi yang menjadi tantangan manusia lebih memperdalam ilmu pengetahuan dan teknologi.


aka <[EMAIL PROTECTED]> wrote:


--- kare Yo <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

> Pemahaman ajaran agama secara universal selalu akan
> membawa kita kepada keharmonisan.
> Setiap agama pasti masuk akal saat diajarkan oleh
> Nabi.

Mungkin tidak setiap agama masuk akal.  Alat untuk
memahami agama dalam kehendakNya adalah kombinasi dari
akal sehat dan hati.  Wujudnya pada perbaikan ahlak,
memisahkan yang hak dan yang batil.  Kalau kita bicara
hak saja, kali masalahnya ada pada etika saja.
Keberimanan adalah salah satu sisi ketika nabi
mengajarkan untuk sesuatu yang tidak masuk akal sehat
karena ketakmampuan akal menjangkaunya.
salam
aji



Yahoo! FareChase - Search multiple travel sites in one click.


Yahoo! FareChase - Search multiple travel sites in one click.


Yahoo! FareChase - Search multiple travel sites in one click.

******************************************************
Milis Filsafat
Posting     : [email protected]
Arsip milis : http://groups.yahoo.com/group/filsafat/
Website     : http://filsafatkita.f2g.net/
Berhenti    : [EMAIL PROTECTED]
******************************************************




SPONSORED LINKS
Philosophy beauty product Philosophy Philosophy beauty
Philosophy of Philosophy amazing grace Philosophy hope in a jar


YAHOO! GROUPS LINKS




Kirim email ke