Tulisan ini dibuat
untuk dijadikan pelajaran bagi insan bisnis, yang baru mencoba berusaha
:
Profile Pemilik Toko aki:
Edi
Wiyogo
" Tak ada cita-cita, yang ada
ikut arus air sehingga apapun yang dikerjakan tidak
ada masalah. Hanya satu point yang musti diingat,
harus ditekuni dengan
serius.., ada saat untuk tumbuh, ada saat untuk gugur,
ada saat untuk menang,
ada saat untuk kalah. Tekun adalah modal utama..
" itu filsafatnya
Seusai melihat pameran di kawasan PRJ, Koko kawanku sulit menstrater
mobilnya, benar saja tebakanku akinya bermasalah, terpaksa mobilnya
distarter dengan cara mendorongnya. Setelah mesin menderu, untung saja di
Pasar Mobil Kemayoran yang lokasinya hanya sepelemparan batu dari
PRJ ada toko aki.
Sembari menunggu aki diganti dengan Aki baru yang bebas repot,
iseng-iseng ngobrol dengan pemilik toko, Edi Wiyogo namanya, ayah dari
Ariyanto dan Erlin Veneza. Pria berbintang Scorpio dan bershio ular
karena lahir pada 26 Oktober 1965, pada mulanya 14 tahun silam berusaha
di bidang garmen, hanya saja takdir berbicara lain karena bisnisnya
mengalami kebangkrutan, "karena pasaran sepi..." ujarnya
beralasan. Tak kenal putus asa, suami dari Li Sian, beralih pada
bisnis yang mudah dipelajari dengan teknologi sederhana yaitu bisnis aki.
"Mempelajari teknologi, tak seruwet suku cadang, yang jumlahnya
seabgreg-abreg" demikian pendapatnya.
Berbisnis aki adalah bukan cita-citanya, karena sejak semula kehidupannya
memang bagai air mengalir, "Tak ada cita-cita, yang ada ikut arus
air sehingga apapun yang dikerjakan tidak ada masalah. Hanya satu point
yang musti diingat, harus ditekuni dengan serius.., ada saat untuk
tumbuh, ada saat untuk gugur, ada saat untuk menang, ada saat untuk
kalah. Tekun adalah modal utama..", ungkapnya berfilsafat.
Menurut pria yang hobinya berwisata ke gunung dan pantai ini, rahasia
kesuksesannya menjual aki adalah menjual aki yang asli maklum sudah
banyak aki merk imitasi. Menurutnya pembeli itu raja, jadi berikan dia
aki yang terbaik. Menurut Edi, "Yang terpenting jangan sekali-kali
mengecewakan pembeli, permudahkan bila ada klaim, sehingga akhirnya para
pembeli menjadi pelanggan setia..".
Banyak pelanggannya , diantaranya yang mengambil adalah toko-toko suku
cadang, bengkel-bengkel kecil bahkan selain individu, banyak pula
pelanggan dari kalangan perusahaan untuk mensupply armada
kendaraannya.
"Rezeki itu berkat dari Tuhan Yang Maha Esa, yang tidak pernah salah
alamat, jadi kepada pelanggan juga harus jujur, andaikan aki tidak perlu
diganti cukup diberi penjelasan akan masalahnya, sehingga biasanya
pelanggan akan kembali lagi dikemudian hari..." demikian nasehatnya
ketika ditanya kiat-kiat keberhasilan bisnisnya.
Tak terasa waktu berlalu dengan cepatnya, aki sudah terpasang dan ketika
distrater terdengar tokcer, Koko mengajak segera kembali. Sebelum
beranjak dari bengkel, penulis menanyakan adakah saran-saran untuk pihak
pemasaran suppliernya, Edi mengharapkan agar pengiriman supaya dilakukan
secara cepat, jangan "tarsok-tarsok" , buat kemudahan untuk
meng-klaim apabila terjadi kerusakan, buatkan pelanggan agar nyaman
dan lepaskan dari rasa khawatir akan mutu.
ferrydjajaprana.multiply.com
******************************************************
Milis Filsafat
Posting : [email protected]
Arsip milis : http://groups.yahoo.com/group/filsafat/
Website : http://filsafatkita.f2g.net/
Berhenti : [EMAIL PROTECTED]
******************************************************
YAHOO! GROUPS LINKS
- Visit your group "filsafat" on the web.
- To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
- Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms of Service.
YAHOO! GROUPS LINKS
[EMAIL PROTECTED]
