Numpang berpendapat
Setan dikutuk ????? terlalu emosional. Menyalahkan setan memberikan kesan kita sebagai manusia tidak bertanggung jawab dengan pilihan kita sendiri.
Kita terlalu sering mendengar kita yang membuat pilihan/keputusan ehh..setan lagi ...setan lagi yang di salahin.
Jangan lupa Setan itu utusan Tuhan juga Bos (Setan diutus untuk menjadi patron untuk orang2 yang tidak mau dengan ajaran Allah.. Setan adalah syarat perlu untuk kehidupan, karena Setan, ada pilihan untuk hidup selain ajaran Allah. Tidak ada Setan kita sama dengan batu, binatang dan tumbuh2an yang tidak punya kemauan bebas untuk memilih.
Mungkin saya sepakat dengan mas Agus, seharus manusia tidak bertanggung jawab (karena selalu menyalahkan setan), yang dikutuk. Setan tidak bisa disalahkan (dikutuk) karena tugasnya ya memang begitu.
Ini bisa diterima kalau kita mau keluar dari streotype.
Wass,
bph_respati
agussyafii <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Karena setan memang patut dikutuk. lantas pertanyaan berikutnya kenapa
yang dikutuk itu setan? mohon pencerahannya...
Wassalam,
agussyafii
--- In [email protected], verri DJ <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
>
> >
> >Apabila Tuhan identik dengan kebaikan dan lain hal yang sifatnya
positif,
> >maka setan adalah kebalikannya, setan adalah sosok lambang
kejahatan dan
> >kegelapan. Salah satu persoalan etika monotheisme adalah mengisolasi
> >kejahatan, karena kita tidak menerima adanya gagasan bahwa ada
kejahatan di
> >dalam Dzat Tuhan dan sebagai manusia yang didalam dirinya mengalir
sifat
> >ilahiyah, maka kejahatan dicampakkan. Gambaran kejahatan itu
disimbolkan
> >dengan monster yang tidak manusiawi, orang biasa menyebutnya
dedemit, jin
> >ifrit dan lain-lain, apa benar demikian?
> >
> >Kenapa Syaitan dikutuk?
> >
> >Didalam agama Islam, disebutkan bahwa "Sesungguhnya tidak
diciptakan Jin
> >dan Manusia kecuali untuk beribadah". (Q.S. Al Hujarat :...?).
> >Dari sejarahnya (kalau bisa disebut begitu), jin dan malaikat
diciptakan
> >lebih dahulu dibandingkan dengan manusia. Baru setelah Allah ingin
dikenal,
> >maka diciptakan mahluk yang namanya manusia. Penciptaan manusia sendiri
> >tidak melalui jalan yang mudah. Dahulunya jin/Iblis/dan Tuhan itu
akrab,
> >sampai-sampai Iblis memanggil Tuhannya cukup dengan kata "Ya Rab"
(Wahai
> >Tuhan).
> >
> >Bisa jadi kalau Tuhan mau, seluruh umatnya agar tunduk kepadaNya
pun bisa,
> >tapi Tuhan Maha Tahu dan Maha Berkehendak, kita tidak bisa mengetahui
> >karena keterbatasan ilmu kita. Dengan kehendak Nya, akhirnya
tercipta sosok
> >manusia - Adam.
> >
> >Ketika setelah usai masa penciptaan dan Tuhan memberikan perintah untuk
> >sujud baik malaikat maupun Iblis, Iblis menolaknya, tidak seperti
malaikat
> >yang patuh. Disinilah akhirnya Iblis dilaknat Tuhan karena tidak patuh.
> >Seperti layaknya transaksi bisnis, Tuhanpun bersepakat untuk
melaknat iblis
> >untuk menghuni neraka karena ketidak patuhannya. Iblis setuju dengan
> >kompensasi untuk berumur panjang dan diberikan fasilitas untuk menggoda
> >manusia di dunia untuk dipengaruhi untuk mengikutinya.
> >
> >Dunia yang kita huni ini adalah ladangnya akhirat, di dunia ini tak
lebih
> >dari permainan (sebagian orang menyebutnya ujian), lalu apa
permainannya
> >atau ujiannya? Ujiannya diantaranya diciptakan setan, hawa nafsu,
kaum hawa
> >dan lain-lain.
> >
> >Lalu timbul petanyaan Kenapa setan kok terus saja dikutuk? Bukankah
Tuhan
> >Maha Pengampun? Kalau dia diampuni, mungkin saja dia berubah sikap,
> >perilakunya menjadi baik dan lebih beradab, tak lagi usil mengganggu
> >manusia seperti kita-kita ini. Jawabnya : Setan itu dikutuk sudah
merupakan
> >takdir, karena ingkar dan tidak mau bertobat. Andaikan saja setan mau
> >bertobat, sejarah manusia mungkin bicara lain. Tuhan Maha Berkehendak,
> >untuk menguak kehendaknya ilmu kita tidak sampai, karena bahasanya saja
> >sudah berbeda.
> >
> >Apa bener manusia berbuat jahat karena pengaruh setan, bukan sebab
lain?
> >Bisa jadi demikian, pemicunya tentu saja sifat duniawi termasuk
didalamnya
> >manusia, konon kabarnya setan juga bisa masuk didalam kalbu
manusia, untuk
> >itu kalbu harus sering dibersihkan. Ibarat kaca keberadaan syaitan
di dalam
> >kalbu kita seperti debu/kabut, semakin lama semakin tebal, maka
setan betah
> >bertahta disitu. Kontradiktif dengan itu, berakibat Ilahiyah/Tuhan
jauh.
> >Makanya biasanya apabila kita pasrah dan ihlas bersandar kepada
Sang Ilahi
> >maka lepas segala kepenatan duniawi. Sempatnya setan memberitahu
bahwa dia
> >suka sekali menggoda manusia yang lalai dari peribadatan kepada
Yang Maha
> >Esa, kecuali sama orang yang beriman. Jadi takut digoda setan?
Beriman dan
> >pasrah kepada Tuhan Yang Maha Esa, solusi jitunya! Aman dech...
> >
> >Salam,
> >Ferry Djajaprana
> >http://ferrydjajaprana.multiply.com/journal/item/31
> >Thanks to Mr. Chairul
> >
> >
> >At 09:21 PM 12/5/05, you wrote:
> > >Kenapa setan kok dikutuk?
> > >
> > >Firdaus, 6.000 SM - Jin ifrit, setan, grandong, mak lampir, dedemit,
> > >drakula, wewe gombel, gendruwo, kuntilanak, tuyul, jlangkrong,
barongsai,
> > >sundel bolong dan malaikat pernah ngobrol bareng sama Tuhan. Kala itu
> > >Tuhan sedang berada di sebuah lab bernama Firdaus untuk
menciptakan Adam
> > >dari seonggok tanah liat. Agaknya mereka sudah saling akrab
sebagaimana
> > >layaknya sahabat karib yang lagi bercengkrama sembari
> > >menyeruput secangkir kopi dan hidangan manisan kurma. Seolah tak ada
> > >jarak memisahkan mereka. Para bidadari terbang keliling bak
helikopter di
> > >langit-langit lab.
> > >
> > >Malaikat sempat menggunakan hak vetonya dengan memberi peringatan
kepada
> > >Tuhan yang kira-kira isinya begini: "Kenapa Kau ciptakan manusia
kalau
> > >mereka pernah merusak isi bumi?"
> > >
> > >Tuhan tetap tega r. Dengan 'jampi-jampinya', terciptalah sosok Adam.
> > >Sebaliknya setan punya agenda tersembunyi. Ia ingin menggoda manusia
> > >yang diciptakan Tuhan itu. Sayangnya, Tuhan tak tahu rencana jahat
> > >dari setan itu, padahal Dia Maha Tahu. Kala tubuh Adam mulai bangkit,
> > >setan tak mau bersujud. Bahkan ia berkoar: "Aku yang terbuat dari api
> > >tak mau tunduk kepada manusia yang cuma dibikin dari tanah liat!"
Tuhan
> > >benar-benar seorang demokrat sejati. Walau setan menentang keras
ciptaan
> > >baruNya, Tuhan tak mau menghabisi para setan. Kala itu Tuhan lagi
tak mau
> > >disebut Sang
> > >Maha Kuasa.
> > >
> > >Yang jadi pertanyaan: Kenapa setan kok terus saja dikutuk? Bukankah
> > >Tuhan Maha Pengampun? Kalau dia diampuni, mungkin saja dia
berubah sikap,
> > >perilakunya menjadi baik dan lebih beradab, tak lagi usil mengganggu
> > >manusia seperti
> > >kita-kita ini.
> > >
> > >Apa bener manusia berbuat jahat karena pengaruh setan, bukan sebab
> > >lain? Mohon pencerahannya.
> >
> >--=====================_36474982==.ALT
> >Content-Type: text/html; charset="us-ascii"
> >
> >Apabila Tuhan identik dengan kebaikan dan lain hal yang sifatnya
positif,
> >maka setan adalah kebalikannya, setan adalah sosok lambang
kejahatan dan
> >kegelapan. Salah satu persoalan etika monotheisme adalah mengisolasi
> >kejahatan, karena kita tidak menerima adanya gagasan bahwa ada
kejahatan
> >di dalam Dzat Tuhan dan sebagai manusia yang didalam dirinya mengalir
> >sifat ilahiyah, maka kejahatan dicampakkan. Gambaran kejahatan itu
> >disimbolkan dengan monster yang tidak manusiawi, orang biasa
menyebutnya
> >dedemit, jin ifrit dan lain-lain, apa benar demikian?
> >
> >Kenapa Syaitan dikutuk?
> >
> >Didalam agama Islam, disebutkan bahwa "Sesungguhnya tidak
diciptakan Jin
> >dan Manusia kecuali untuk beribadah". (Q.S. Al Hujarat :...?).
> >Dari sejarahnya (kalau bisa disebut begitu), jin dan malaikat
diciptakan
> >lebih dahulu dibandingkan dengan manusia. Baru setelah Allah ingin
> >dikenal, maka diciptakan mahluk yang namanya manusia. Penciptaan
manusia
> >sendiri tidak melalui jalan yang mudah. Dahulunya jin/Iblis/dan
Tuhan itu
> >akrab, sampai-sampai Iblis memanggil Tuhannya cukup dengan kata "Ya
Rab"
> >(Wahai Tuhan).
> >
> >Bisa jadi kalau Tuhan mau, seluruh umatnya agar tunduk kepadaNya
pun bisa,
> >tapi Tuhan Maha Tahu dan Maha Berkehendak, kita tidak bisa mengetahui
> >karena keterbatasan ilmu kita. Dengan kehendak Nya, akhirnya tercipta
> >sosok manusia - Adam.
> >
> >Ketika setelah usai masa penciptaan dan Tuhan memberikan perintah
untuk
> >sujud baik malaikat maupun Iblis, Iblis menolaknya, tidak seperti
malaikat
> >yang patuh. Disinilah akhirnya Iblis dilaknat Tuhan karena tidak
patuh.
> >Seperti layaknya transaksi bisnis, Tuhanpun bersepakat untuk melaknat
> >iblis untuk menghuni neraka karena ketidak patuhannya. Iblis setuju
dengan
> >kompensasi untuk berumur panjang dan diberikan fasilitas untuk
menggoda
> >manusia di dunia untuk dipengaruhi untuk mengikutinya.
> >
> >Dunia yang kita huni ini adalah ladangnya akhirat, di dunia ini tak
lebih
> >dari permainan (sebagian orang menyebutnya ujian), lalu apa
permainannya
> >atau ujiannya? Ujiannya diantaranya diciptakan setan, hawa nafsu, kaum
> >hawa dan lain-lain.
> >
> >Lalu timbul petanyaan Kenapa setan kok terus saja dikutuk? Bukankah
Tuhan
> >Maha Pengampun? Kalau dia diampuni, mungkin saja dia berubah sikap,
> >perilakunya menjadi baik dan lebih beradab, tak lagi usil mengganggu
> >manusia seperti kita-kita ini. Jawabnya : Setan itu dikutuk sudah
> >merupakan takdir, karena ingkar dan tidak mau bertobat. Andaikan saja
> >setan mau bertobat, sejarah manusia mungkin bicara lain. Tuhan Maha
> >Berkehendak, untuk menguak kehendaknya ilmu kita tidak sampai, karena
> >bahasanya saja sudah berbeda.
> >
> >Apa bener manusia berbuat jahat karena pengaruh setan, bukan sebab
lain?
> >Bisa jadi demikian, pemicunya tentu saja sifat duniawi termasuk
didalamnya
> >manusia, konon kabarnya setan juga bisa masuk didalam kalbu
manusia, untuk
> >itu kalbu harus sering dibersihkan. Ibarat kaca keberadaan syaitan di
> >dalam kalbu kita seperti debu/kabut, semakin lama semakin tebal, maka
> >setan betah bertahta disitu. Kontradiktif dengan itu, berakibat
> >Ilahiyah/Tuhan jauh. Makanya biasanya apabila kita pasrah dan ihlas
> >bersandar kepada Sang Ilahi maka lepas segala kepenatan duniawi.
Sempatnya
> >setan memberitahu bahwa dia suka sekali menggoda manusia yang lalai
dari
> >peribadatan kepada Yang Maha Esa, kecuali sama orang yang beriman.
Jadi
> >takut digoda setan? Beriman dan pasrah kepada Tuhan Yang Maha Esa,
solusi
> >jitunya! Aman dech...
> >
> >Salam,
> >Ferry Djajaprana
> >http://ferrydjajaprana.multiply.com/journal/item/31
> >Thanks to Mr. Chairul
> >
> >
> >At 09:21 PM 12/5/05, you wrote:
> >>Kenapa setan kok dikutuk?
> >>
> >>Firdaus, 6.000 SM - Jin ifrit, setan, grandong, mak lampir, dedemit,
> >>drakula, wewe gombel, gendruwo, kuntilanak, tuyul, jlangkrong,
barongsai,
> >>sundel bolong dan malaikat pernah ngobrol bareng sama Tuhan. Kala itu
> >>Tuhan sedang berada di sebuah lab bernama Firdaus untuk
menciptakan Adam
> >>dari seonggok tanah liat. Agaknya mereka sudah saling akrab
sebagaimana
> >>layaknya sahabat karib yang lagi bercengkrama sembari
> >>menyeruput secangkir kopi dan hidangan manisan kurma. Seolah tak ada
> >>jarak memisahkan mereka. Para bidadari terbang keliling bak
helikopter di
> >>langit-langit lab.
> >>
> >>Malaikat sempat menggunakan hak vetonya dengan memberi peringatan
kepada
> >>Tuhan yang kira-kira isinya begini: "Kenapa Kau ciptakan manusia
kalau
> >>mereka pernah merusak isi bumi?"
> >>
> >>Tuhan tetap tega r. Dengan 'jampi-jampinya', terciptalah sosok Adam.
> >>Sebaliknya setan punya agenda tersembunyi. Ia ingin menggoda manusia
> >>yang diciptakan Tuhan itu. Sayangnya, Tuhan tak tahu rencana jahat
> >>dari setan itu, padahal Dia Maha Tahu. Kala tubuh Adam mulai bangkit,
> >>setan tak mau bersujud. Bahkan ia berkoar: "Aku yang terbuat dari api
> >>tak mau tunduk kepada manusia yang cuma dibikin dari tanah liat!"
Tuhan
> >>benar-benar seorang demokrat sejati. Walau setan menentang keras
ciptaan
> >>baruNya, Tuhan tak mau menghabisi para setan. Kala itu Tuhan lagi
tak mau
> >>disebut Sang
> >>Maha Kuasa.
> >>
> >>Yang jadi pertanyaan: Kenapa setan kok terus saja dikutuk? Bukankah
> >>Tuhan Maha Pengampun? Kalau dia diampuni, mungkin saja dia berubah
sikap,
> >>perilakunya menjadi baik dan lebih beradab, tak lagi usil mengganggu
> >>manusia seperti
> >>kita-kita ini.
> >>
> >>Apa bener manusia berbuat jahat karena pengaruh setan, bukan sebab
> >>lain? Mohon pencerahannya.
> >
> >--=====================_36474982==.ALT--
>
Yahoo! Personals
Let fate take it's course directly to your email.
See who's waiting for you Yahoo! Personals
******************************************************
Milis Filsafat
Posting : [email protected]
Arsip milis : http://groups.yahoo.com/group/filsafat/
Website : http://filsafatkita.f2g.net/
Berhenti : [EMAIL PROTECTED]
******************************************************
SPONSORED LINKS
| Philosophy beauty product | Philosophy | Philosophy beauty |
| Philosophy of | Philosophy amazing grace | Philosophy hope in a jar |
YAHOO! GROUPS LINKS
- Visit your group "filsafat" on the web.
- To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
- Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms of Service.
