Kartu Kredit Bunga-berbunga Bukan Berbunga-bunga

Kartu kredit dibuat sebagai alat bantu dalam pembayaran bukan sebagai 
pendapatan lebih  yang diberikan oleh Bank. Kelebihan kartu kredit 
dibandingkan dengan pembayaran tunai adalah lebih mudah karena tanpa 
membawa uang tunai yang beresiko terhadap kejahatan dan lain hal, di dunia 
ini tidak ada yang gratis kecuali menghirup udara, konsekwensinya ada beban 
bunga yang diterapkan kartu kredit, kisarannya sekitar 2.75 sampai dengan 4 
%. Coba bunga ini dikalikan satu tahun 4 x  12 = 48%, contohnya, kalau kita 
beli barang  seharga Rp. 1,000,-  maka pembayaran bunganya dalam satu tahun 
adalah Rp.480,- ( Rp 1,000 x 48% = Rp 480,-), nah .. artinya kita hampir 
mendekati separoh nilai belanja kita.

Artinya kalau kita memang sudah mengambil keputusan untuk menggunakan kartu 
kredit, pastikan bahwa anda mampu membayarnya dan bukan sekedar bayar minimal.
Pembayaran minimum itu hanya sekedar 10% saja dari biaya yang ditagih, 
sehingga perlu waktu untuk menyelesaikannya, kalau tidak pandai-pandai kita 
akan terlilit hutang, dari tahun-ke-tahun, karena ada akumulasi  bunga ber 
bunga.

Hidup Berbunga-bunga

Dalam hidup ini seperti kartu kredit saja, kita terlahir tidak memiliki 
apa-apa kecuali badan dan jiwa, selanjutnya seirama dengan bergulirnya 
waktu, kita diberi kebebasan untuk "membelanjakan" isi hidup ini, tetapi 
bukan berarti kita akan dibebaskan oleh Sang Pemberi Hidup, kita harus 
mempertanggungjawabkan kehidupan kita di hari akhir nanti. Untuk 
mempertanggungjawabkannya kita harus pandai-pandai mengatur kehidupan ini, 
jangan sampai amal kebaikan kita merugi, usahakan biar hidup kita lebih 
hidup, walaupun sederhana tapi  hari-hari dilalui dengan "berbunga-bunga", 
bukan dililit "bunga-berbunga".

Dalam dunia spriritual itu ada istilah Muhasabah, yakni analisis terus 
menerus terhadap hati berikut keadaannya yang selalu berubah. Selama 
muhasabah, orang yang merenungpun bisa memeriksa dirinya sendiri dari 
gerakan hati yang tersembunyi dan rahasia, apakah kita telah berbuat salah 
atau tidak, menghisab dirinya sendiri tanpa menunggu datangnya hari 
kebangkitan kelak.

Salam,
http://ferrydjajaprana.multiply.com 



******************************************************
Milis Filsafat
Posting     : [email protected]
Arsip milis : http://groups.yahoo.com/group/filsafat/
Website     : http://filsafatkita.f2g.net/
Berhenti    : [EMAIL PROTECTED]
******************************************************
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/filsafat/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke