Perkembangan belakangan Taoisme dapat dikenal sebagai
'Tritunggal' unik yang terdiri dari filsafat, agama
dan proto-sains yang diilhami oleh upaya untuk mencari
keabadian melalui gagasan-gagasan yang amat dalam
seperti kreasi, alam dan sifat manusia, zat dan roh,
waktu dan perubahan. mengada ( being ) dan tidak
mengada ( non-being ).

Mereka tidak menyembah sesuatu atau bahkan dewa-dewi
melainkan mereka sendiri berupaya menjadi diri sendir
sebagai manusia suci melalui upaya-upaya yang berat
dan tekun secara konsisten. 

Dari semua yang dijelaskan di atas, maka Tao sebagai
filsafat dan proto-sains yang sebenarnya tumbuh dari
gagasan-gagasan ras Tiong Kok asli yang paling awal
atau primordial dan yang eksistensi tidak berbentuk (
amorfos ). Adalah pelopornya, Lao Tzu yang
membentuknya sebuah filsafat yang kelak dipertegas dan
dielaborasi oleh Chuang Tzu lebih dari seabad
kemudian.

Dalam arti kosmisnya, Tao adalah Realita yang
penghabisan dan tidak ada yang bisa diketahui, yang
mengatur segala sesuatu yang ada di alam semesta ini.
Ia digambarkan sebagai jaringan gerakan dan perubahan
yang kekal dan tidak terhingga. 

Semua benda fisik, makhluk hidup, peristiwa-peristiwa
di dalam alam dan sifat manusia hanyalah bentuk-bentuk
yang berubah-ubah  dan fase-fase dalam penyusutan dan
pemuaian, riak riak dan gerak mengombak dari jaringan
yang tak terhingga ini. Segala-galanya berubah tiada
henti-hentinya. 

Tidak satu pun yang bereksistensi, tak satu pun yang
terjadi akan bisa mengulangi keberadaannya ( being )
persis sebelumnya. Para praktisi Tao percaya bahwa
manusia bisa mengumpulkan sekelumit dari perubahan
yang konstans ini dan memperdaya dirinya sendiri
dengan menganggap imaji-imaji yang sudah berlalu itu
sebagai realita. 

Walaupun kuno, tetapi konsep Realita ini berlaku juga
pada ilmu fisika 'Quantum modern' yang sebenarnya
memandang apa yang kita namakan Realita sebagai suatu
Ilusi. Pemahaman Modern tentang Tao mutlak harus
berpijak pada filsafat dan proto-sains ini sehingga
Tao bersifat universal agar tidak terisolir dalam
dogmatisme yang kaku.

Para Taois sejati mengutamakan dan menghargai
'spontanitas' ( tidak bermanipulasi / munafik ) dan
'sikap intuitif', percaya bahwa kelugasan itu lebih
unggul dari kekakuan dimana pandangan mengenai
kehidupan ini bersandar pada alam dan yang alamiah,
mereka mengalir bersama. 

Kebahagian sejati berasal dari membaur diri dan
membangun keharmonisan dengan alam , bukan dalam
menaklukannya seperti yang sekarang berlangsung dimana
bumi telah memasuki tahap kritis dan demikian juga
dengan kehidupan yang terancam punah dari permukaan
bumi ini sebagai dampak dari arsitektur dan tehnologi
yang canggih atau  bahkan disebabkan
pemikiran-pemikiran dogmatis.

Sementara itu, pada abad ke dua A.D. di bawah pengaruh
seornag filosof dan pakar metafisika ( Chang Tao Ling
) , tumbuh pula suatu cabang agama dari batang pohon
filosofis utama ini ( Tao Chia ). Disebut Agama Tao ( Tao Chiao )
yang didasarkan secara kukuh sekali pada kosmologi
Yin-Yang yang populer itu dan diperkaya oleh
unsur-unsur dongeng rakyat seperti agama-agama samawi lainnya yang 
selalu mengandung mitologi dan legenda. 

Lama kelamaan Ia menjadi suatu agama yang
terorganisir, lengkap dengan   kuil para dewa , dewi
dan orang orang abadi. dari sini kemudian bermunculan
'klenteng-klenteng di segala tempat dengan berbagai
atribut Tao dan berbagai pemujaan dan sebagai esensi
dari penghormatan kepada para suci ( Hsien ) yang
banyak menolong manusia semasa hidup mereka di dunia
dan sama seperti penghormatan atau penyembahan  yang
dilakukan bangsa lain dalam agama-agamanya.

Dari semua itu, dalam prediksinya terhadap masa depan
manusia, Lao Tzu meninggalkan pesan : "Ajaran yang
diorganisir bukanlah ajaran sejati"
 .

Salam  Renung
FK.








******************************************************
Milis Filsafat
Posting     : [email protected]
Arsip milis : http://groups.yahoo.com/group/filsafat/
Website     : http://filsafatkita.f2g.net/
Berhenti    : [EMAIL PROTECTED]
******************************************************
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/filsafat/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke