THE TAO OF EINSTEIN
                                             ( Surat untuk Sahabat )
   
  "Sains tanpa agama lumpuh, agama tanpa sains buta"-----------------
--Einstein
  "Belajar ilmu harus bertambah, belajar Tao harus berkurang"  dst.--
Lao Tze
   
  Seandainya, bila agama-agama manusia yang ada dibebaskan dari 
mitos-mitos atau tahyul  secara mendasar satu sama lain pasti tidak 
ada perbedaannya lagi,  karena sikap moral umat yang didukung oleh 
agama senantiasa bertujuan untuk memelihara dan memajukan kesehatan 
jiwa dan vitalitas kehidupan masyarakat. Agama adalah sebagai alat 
pengatur psikologis.
   
  Akan tetapi dalam kenyataannya, agama yang diujungnya 
adalah "kekeliruan, pemfitnahan, penipuan dan pembunuhan, maka 
masyarakat akan terbawa pada disintergrasi. Jikalau kita mengamati 
keadaan peradaban masyarakat agamais dewasa ini. Kita merasa sangat 
pribatin dan pesimis.
   
  " Selama ini agama menentukan cinta kasih di antara sesama saudara 
dalam hubungan antara individu dan antargolongan, namun pemandangan 
sebenarnya lebih menggambarkan peperangan dari pada sebuah orkestra 
yang indah.
   
  Dalam dunia ekonomi dan demikian juga di dunia politik manapun, 
prinsip penuntun adalah satu dari perjuangan yang kejam dengan 
merugikan orang lain.
   
  Semangat  kompetisi ini muncul juga di sekolah dan menghancurkan 
seluruh rasa persaudaraan dan semangat kebersamaan yang menempatkan 
pencapaian  yang bukan berasal dari cinta untuk karya yang produktif 
dan penuh pemikiran, melainkan bersumber dari ambisi pribadi dan 
takut akan penolakan. "--------- Einstein.
   
  Tuhan sama sekali tidak memiliki sifat etis sebab kejahatan dan 
kebaikan sangatlah berhubungan dengan hasrat-hasrat manusia. Apa 
yang disebut "KEHENDAK  TUHAN" identik dengan hukum Alam ( Tao ). 
Manusia tidaklah bertindak bebas dalam artian memilik alternatif 
atas tindakannya, keyakinanya pada kebebasan timbul hanya karena 
ketidaktahuan mereka akan sebab yang ditumbulkan oleh hasrat-hasrat 
yang memotivasi tindakan mereka.
   
  "Tujuan tertinggi dari ketaatan beragama adalah jika manusia dapat 
harmoni secara sempurna dengan alam semesta ini ( Tao ) dan aspirasi-
aspirasi manusia harus menerima perintah hukum-hukum deterministik 
yang mengatur kehidupan ini tanpa tawar menawar. Deterministik tak 
terbatas ini ( Tao ) , tidaklah mengakui sosok Tuhan yang memberi  
pahala dan hukuman pada semua ciptaan-Nya dan yang tujuan-tujuan-Nya 
ditiru oleh kita." ------Einstein
   
  " Tiada karunia , tiada pula kutuk dari-Nya,
    dianugerahkan-Nya segala sesuatu sebelum segalanya terbentuk,
   
    Tiada ampun, tiada pula murka dari-Nya,
    diserahkannya segala sesuatu sepenuhnya dalam pelukan 
Tao ".....Taosofi.
  -------------------------------------------------------------------
----------------------
  bersambung
  ( Salam renung FK ).
   

                
---------------------------------
Blab-away for as little as 1ยข/min. Make  PC-to-Phone Calls using 
Yahoo! Messenger with Voice.

--- End forwarded message ---









******************************************************
Milis Filsafat
Posting     : [email protected]
Arsip milis : http://groups.yahoo.com/group/filsafat/
Website     : http://filsafatkita.f2g.net/
Berhenti    : [EMAIL PROTECTED]
******************************************************
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/filsafat/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke