THE TAO OF EINSTEIN
( surat untuk sahabat )
 
Pengetahuan kita tentang Tuhan berisi pemahaman bahwa kita tidak mampu memahami-Nya.
 
Einstein secara religius individual tanpa campur tangan agama institusional telah  mampu menggagaskan kembali apa yang disebut THE HOLISTIC RELIGION yang pernah digagaskan oleh Lao Tze ( 604 SM ) termasuk pada Taois sebelumnya.
 
Hanya saja apa yang mengilhaminya dan apa yang ditulis Einstein seperti hanya Lao Tze,  tidak dijadikannya semacam ayat-ayat yang harus disucikan dalam sebuah kitab yang discuikan seperti agama otoriter,  karena memang dia membenci semua ini. Namun apa yang digagaskannya tentang Esensi Tuhan adalah Tuhan Sejati atau sesungguhnya yang impersonal dengan menghormati-Nya sebagai Sang Pencipta semesta ini.
 
Dalam pemahaman primitif, Misteri Esensi Tao tidak ada yang dapat dijelaskan, dalam Entitas Tao banyak yang dapat dijelaskan ( dalam sains ), maka tak ada Tao tanpa hubungan Yin dan Yang yang melahirkan sepuluh ribu materi.
 
Akan tetapi, kenyataannya sesosok Tuhan sejak lama sudah dimonopoli oleh sekelompok orang dengan payung agama otoriter. Sementara kelompok lainnya mengklaim hal yang serupa pula. Perebutan sosok Tuhan yang tertinggi menjadi perseteruan yang serius melalui perang "ayat-ayat" yang disucikan dan disakralkan.
Sekarang ini berapa banyak orang mabuk karena Tuhan ini ( Allahalkoholis ).
 
Apakah keberadaan Tuhan atau Allah ada di luar agama mereka ? Mereka akan menjawab tidak ada Tuhan selain Allah dari apa yang terdapat di dalam kitab-kitab yang disucikan oleh agama otoritas mereka.
 
Padahal Tuhan menurut Tao ada sebelum segala sesuatu tercipta termasuk agama manusia. Tuhan nampaknya terperangkap dan dipenjara dalam sebuah dogmatisme oleh manusia  yang dipersolaifikasikan.
 
" Tentang Tuhan, saya tidak dapat menerima satu konsep pun yang berdasarkan otoritas gereja. Sepanjang yang saya ingat,  saya membenci indoktrinasi massal. Saya tidak mengimani karena takut akan kehidupan, takut akan kematian, maupun iman yang buta.
 
Saya tidak dapat membuktikan bahwa tidak ada Tuhan personal  namun bila saya berbicara tentang-Nya, maka saya adalah pembohong. Saya tidak percaya Tuhannya Teologi yang  memberikan pahala pada yang baik dan menghukum yang jahat.
 
Tuhan saya menciptakan hukum-hukum yang memelihara segalanya. Semestanya tidak diatur oleh khayalan semata, namun oleh hukum-hukum yang tak tergoyahkan ( Tao ).................Einstein.
 -----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
 
" Langit dan bumi itu adil tanpa kasih, memandang segala makhluk bagaikan
  'anjing rumput' ( mensia-siakan 0.
 
   Para suci itu adil, memandang manusia yang sifatnya egoistis bagaikan
   'anjing rumput'. ( mensia-siakan ).
 
   Di antara langit dan bumi ada suatu gaya gaib yang senantiasa menciptakan
   dan menghidupkan tanpa ada akhirnya, hingga laksana 'pompa angin'   
   dari tukang besi yang meskipun kosong tetapi tidak hampa, makin cepat
   digerakan akan  mengeluarkan angin semakin banyak.
 
   Banyak bicara akan kehabisan, lebih baik berusaha mencapai
   kesempurnaan.    --  Lao Tze ( 604 SM ).
 
Einstein menggambarkan pandangannya mengenai tujuan hidup : Kebajikan, keindahan dan kebenaran yang ideal yang tanpanya hidup akan terasa hampa.
 
Lagi menurut Einstein :
 
Saya tidak percaya sama sekali pada kebebasan manusia  dalam  artian filosofis. Seiap manusia bertindak bukan karena hanya berada di bawah tekanan luar, namun juga sesuai dengan kebutuhan terdalam.
 
Ungkapan Schopenhauer mengatakan " Manusia dapat melakukan apa saja yang dia inginkan, namun tidak menginginkan apa yang ia inginkan.
 
Ungkapan ini telah menjadi  inspirasi yang nyata  semenjak masa mudaku ; perkataan bijak itu telah menjadi pelipur lara yang senantiasa menghiburku dalam menghadapi kehidupan yang keras ini, bagi diriku maupun orang lain, yang merupakan sumber rasa toleransi yang tidak pernah gagal.
 
Pengalaman yang paling indah yang pernah kita miliki adalah sebuah misteri ( Tao ). Itu adalah emosi yang paling dasar yang berdiri di antara ayunan seni yang benar dan sains yang benar.
 
Siapa  pun yang tidak mengetahuinya dan tidak lagi mampu mengaguminya, tidak lagi takjub, sebaiknya mati dengan mata terbelalak.
 
Mengalami misteri ( Tao ) inilah-bahkan jika itu tercampur dengan kengerian yang menjadikan agama lahir. Suatu pengetahuan tentang eksistensi sesuatu yang tidak dapat dipahami, luapan kepahaman yang luas dalam persepsi kita serta pancaran keindahan yang agung, dan hanya dalam bentuk-bentuk primitifnyalah yang dapat dicapai oleh nalar kita - pengetahuan dan emosi inilah yang terdapat dalam agama sejati ; dalam makna dan artian ini sajalah, saya termasuk orang yang sangat religius.
 
Saya tidak dapat menerima sosok Tuhan yang menghukum dan memberi pahala pada makhluknya, atau memiliki kehendak sebagaimana yang kita alami dalam diri kita "--------------------------------------------------------------------------------
 
Bersambung
( Salam Renung FK )


New Yahoo! Messenger with Voice. Call regular phones from your PC and save big.


******************************************************
Milis Filsafat
Posting     : [email protected]
Arsip milis : http://groups.yahoo.com/group/filsafat/
Website     : http://filsafatkita.f2g.net/
Berhenti    : [EMAIL PROTECTED]
******************************************************




SPONSORED LINKS
Philosophy beauty product Philosophy Philosophy beauty
Philosophy of Philosophy amazing grace Philosophy hope in a jar


YAHOO! GROUPS LINKS




Kirim email ke