Ibuku usianya tahun ini genap 70 tahun, tapi masih cukup tinggi mobilitasnya. Hari ini adalah hari terakhir kunjungannya ke rumah ku, setelah sebelumnya berkunjung ke rumah adikku di Pamulang. Beliau tinggal di suatu desa, di kaki Gunung Selamet, Jawa tengah. Dari Jakarta ke desa tersebut melalu jalur pantura bisa makan waktu setengah hari perjalanan.
Kedatangan beliau biasanya ditemani oleh satu orang penduduk lokal, yang membantu membawakan oleh-oleh hasil bumi, seperti mangga, beras, ataupun kelapa. Hasil bumi itu adalah hasil jerih payah keringatnya, tentunya dibantu dengan beberapa petani penggarap kebun atau sawah.
Kepulangan beliau dari Jakarta, biasanya dilakukan bergilir, terkadang aku, sesekali adikku. Dari Jakarta Ibuku tidak pulang dengan tangan hampa, karena kami membelikan oleh-oleh untuknya, dan tunas-tunas buah serta pohon-pohon kecil yang tingginya dengan ukaran sehasta. Tunas-tunas pohon itu kami tanam, sisa dari biji buah-buahan yang kerap kami beli di toko buah atau pasar. Di bagasi mobil sudah penuh tunas buah-buahan, ada rambutan, ada sirsak dan paling banyak adalah tunas mangga.
Hari ini aku mengantarkannya sekaligus mengisi waktu tiga hari liburan, karena pemerintah meliburkan hari Senin yang bertepatan dengan perayaan Hari Maulud Nabi Muhammad SAW.
-o0o-
Sambil menyopiri kendaraanku, pikiranku menerawang menjelajah perilaku orang-orang. Dalam kediamanku aku merasa salut kepada aktifitas Ibuku, walaupun sudah berusia senja, tapi masih semangat menanam tunas buah-buahan yang dalam skala penghitunganku biasanya buah-buahan itu baru berbuah apabila usianya mencapai belasan tahun, artinya mungkin generasi cucunya saja yang bisa menikmatinya. Tak terasa aku mengucapkan syukur kehadirat Ilahi Rabbi atas karunianya memberikan kesehatan kepada beliau, bayangkan di usia yang sama kalau di kota-kota pasti sudah tidak beraktifitas lagi atau tinggal di panti wreda. Ada satu pertanyaan yang melintas dalam fikiranku tentang motivasi yang mempengaruhi aktifitas orang tuaku tersebut, "Kenapa Ibuku masih antusias menanam tunas pohon mangga itu?".
Kalau tidak mengharapkan buah akankah beliau menanam buah itu?
Betul, dalam biji itu terkandung anasir yang akan menjadikannya batang, menjadikannya cabang, menjadikannya ranting, dan dari ranting sebagian akan menjadi dedaunan, sebagian lagi akan keluar tangkai, dan dari tangkai itu akan muncul buah.
Bercermin dari motivasi mendapatkan buah pula, pada kalangan spiritualis percaya, bahwa manusia merupakan "ujud akhir dari penciptaan", sebagai wakil Tuhan (khalifah) dan sebagai cermin Tuhan (Teomorfis). Ada satu Riwayat Qudsi yang menyatakan "Kalau bukan karena engkau, niscaya tidak akan Aku ciptakan alam semesta."
Kesimpulan dari riwayat ini adalah bahwa manusia itu merupakan akhir diciptakannya alam, artinya Tuhan memang ingin menghadirkan manusia di jagad raya ini, dan alam adalah sarananya.
Berdasarkan alasan diatas, dan contoh biji pada buah-buahan, dimana keduanya termasuk alam mikro kosmos, maka manusia berarti intisari dari penciptaan itu sendiri. Bahkan ketika manusia sampai kepada tingkat kesempurnaan, yang biasa disebut "Insan Kamil", maka manusia bukan lagi hanya sekedar sebagai mikrokosmos, tetapi juga makrokosmos.
Lalu, andaikan demikian, sebagai wakil Tuhan di muka bumi ini, semestinya kita berkaca, sudahkah kita melakukan amanat Tuhan tersebut? Melakukan apa yang dia perintahkan dan menghindari laranganNya.
Tak terasa, waktu terus bergerak maju, setengah hari perjalan kulalui, dan sampailah di tempat yang dituju, memang demikian peribahasa "Kasih ibu sepanjang jalan, kasih anak sepanjang galah", dan saya tambahkan, Kasih Tuhan Sepanjang Masa...
Salam,
http://ferrydjajaprana.multiply.com
******************************************************
Milis Filsafat
Posting : [email protected]
Arsip milis : http://groups.yahoo.com/group/filsafat/
Website : http://filsafatkita.f2g.net/
Berhenti : [EMAIL PROTECTED]
******************************************************
YAHOO! GROUPS LINKS
- Visit your group "filsafat" on the web.
- To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
- Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms of Service.
