Analogi orang yang menyampaikan kebenaran adalah matahari. Orang-orang memicingkan mata menatapnya, tak berani mendekatinya, hanya butuh dari jauh. Jauh sering dianalogikan dengan kematian, itulah kenapa tragedi terjadi berulang kali. Kebenaran dan kehidupan sepertinya tak bisa berada dalam satu waktu.
Setiap orang yang disinari cahaya matahari (kebenaran) akan memantulkan bayangan kegelapan, dan bayangan itu akan hilang bila gelap malam tiba. Bayangan gelap adalah analogi ketidakmampuan manusia menyerap (menerima) kebenaran. Bila malam (kematian) tiba, manusia baru bisa menerima kebenaran yang disampaikan sebelumnya. Mereka lalu memuja cahaya (kebenaran) semu pantulan bulan. Itulah kenapa tokoh-tokoh sejarah seringkali hanya dijadikan mitos, bukan diresapi kehadirannya dalam kehidupan sehari-hari. -Sam Haidy- ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> Protect your PC from spy ware with award winning anti spy technology. It's free. http://us.click.yahoo.com/97bhrC/LGxNAA/yQLSAA/pyIolB/TM --------------------------------------------------------------------~-> ****************************************************** Milis Filsafat Posting : [email protected] Arsip milis : http://groups.yahoo.com/group/filsafat/ Website : http://filsafatkita.f2g.net/ Berhenti : [EMAIL PROTECTED] ****************************************************** Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/filsafat/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
