Wahai Dunia
Penulis : Al Habib Mundzir Al Musawa
Pimpinan Majelis Rasulullah SAW 
 
Wahai Dunia, Wahai dambaan disetiap zaman, telah berjuang memperebutkanmu 
sedemikian banyak pembesar dan Raja Raja, mereka menikmati keberhasilan 
dengan kegembiraan. Dan telah berjatuhan sedemikian banyak para fakir miskin 
yang menetes air liurnya melihat kenikmatan para raja dunia. Telah datang 
pula golongan hamba yang shalih yang tak mau memperebutkanmu, mereka 
melupakanmu dan mencari ridho Allah.

Wahai Dunia, tidaklah para raja, atau fakir miskin, atau bahkan orang-orang 
shalih itu meninggalkanmu kecuali kau bekali 1 X 2 meter saja dari milikmu 
untuk lubang kuburnya, hanya itulah yang kau berikan pada mereka, itulah 
kebaikanmu pada para pecintamu atau mereka yang meninggalkanmu, sama saja, 
padahal para pecintamu melupakan segala-galanya hanya untuk mendapatkanmu, 
namun tak satupun dari mereka meninggalkanmu, selain hanya mendapatkan 
kuburnya saja, maka para pecintamu meninggalkan harta untuk menjadi bahan 
perebutan dan percekcokan antara ahli warisnya kelak, dan ia meninggalkanmu 
dibebani dosa, dan para hamba Shalih mendapat tumpukan pahala.

 Firman Allah: "Dan Kehidupan Dunia hanyalah panggung sandiwara dan 
fatamorgana belaka"
Oh Saudara.., sadarlah.. aku dan engkau hanyalah satu sel dari 1 Milyar sel 
yang terkumpul dalam beberapa tetes cairan kental yang mengalir dari 
dahsyatnya birahi manusia sebelumku dan sebelummu. 1 Milyar sel itu 
bertebaran di vagina, berjuang mencapai kehidupan alam rahim, maka 1 Milyar 
sel itu gagal kesemuanya, mereka semua mati dan terbuang, hanya satu sel yang 
berhasil selamat ke alam rahim, ITULAH AKU DAN ENGKAU, satu-satunya yang 
berhasil selamat dari 1 Milyar saudaraku dan saudaramu yang musnah..

Aku dan engkaupun hidup bertebaran memenuhi bumi, lalu mati dan dibenamkan 
dikubur, kubur kita yang harus dalam, agar bau busuk yang dahsyat kelak, tak 
terbaui dan mengganggu manusia lain yang masih belum jadi bangkai seperti 
kita, aku dan engkau akan sendiri, tak ada teman terdekat sekalipun yang mau 
menemani di kubur kita, tak satupun dari mereka mau perduli terhadap hewan 
tanah yg menggerogoti kita, lalu hewan tanah akan menggerogoti tubuh ini 
sedikit demi sedikit, berkeliaran di paru-paru kita, dan mungkin menjadikan 
otak kepala ini sebagai tempat bertelur. Lalu kita akan habis menjadi tulang, 
lalu habis lebur menjadi tanah.., musnah.., tak lagi terlihat bentuk ini, tak 
lagi ada suara ini, wujud ini, semua habislah sudah begitu saja.

Wahai aku dan kalian, ingatlah bahwa maut membayangiku dan kalian lebih dekat 
dari bayangan kita sendiri, dan ingatlah bahwa satu nafas kita adalah 
selangkah menuju ajal.






------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Get to your groups with one click. Know instantly when new email arrives
http://us.click.yahoo.com/.7bhrC/MGxNAA/yQLSAA/pyIolB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

******************************************************
Milis Filsafat
Posting     : [email protected]
Arsip milis : http://groups.yahoo.com/group/filsafat/
Website     : http://filsafatkita.f2g.net/
Berhenti    : [EMAIL PROTECTED]
******************************************************
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/filsafat/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke