|
PECAH BELAH BANGSA INDONESIA SEKARANG
INI...
Saya masih inget ketika digulirkan isu di antara
partai-partai politik dinegara ini..
Isu "Syariat islam harus ditegakkan
kembali"
dan rencananya akan direalisasikan untuk dimasukkan
ke Undang-undang dasar dengan tambahan kata-kata "Dengan menjalankan syariat
Islam bagi pemeluknya"..
mm..mm..
di Probolinggo saya bertanya,
"Kalau memang syariat islam mau ditegakkan di
Indonesia, trus nanti mau pakai syariat islam versi siapa?"
he..he..he..
apa mau pakai versi yang sholat shubuhnya pakai doa
qunut? ataukah yang gak pakai qunut?
mau pakai versi sholat tangan disamping atau mau
pakai sholat tangan sedekap ditengah?
mau pakai versi berjenggot semua, atau yang gak
berjenggot?
mau pakai versi pakai jilbab kayak sekarang banyak
di indonesia, atau pakai jilbab versi wahabiyah yang seluruh tubuh
ditutup?
Mau pakai versi tarawih yang 11 rokaat atau 23
rokaat?
mau pakai versi yang menjalankan ziarah kubur,
tawasul ataukah pakai yang gak mau model begituan?
Jangankan sepakat syariat islam yang mana yang mau
dipakai, soal hari raya Kamis apa Jumat aja pernah gak
sepakat...he..he..
Coba bayangkan, kalau seandainya itu benar2
diberlakukan, syariat Islam yang entah versi yang mana, apa gak pecah belah
bangsa indonesia ini???
saya yakin akan ada yang gak setuju dengan apa yang
saya tulis dan saya yakin juga ada yang setuju dengan yang saya tulis dan saya
yakin juga akan ada yang diluar antara setuju dan tidak setuju...
dan itu menunjukkan begitu tidak sepakatnya kita
akan hal ini..
Abad ke enam hijriyah saja dari sisi akidah kita
sudah mahfum ada 6 akidah besar yang berbeda dalam Islam.
Ada Jabariyah, Qodariyah, Khowarij, Shiffatiyah,
Mu'tazilah dan syiah. dimana masing-masing itu masih pecah menjadi
berpuluh-puluh faham dan pendapat..Beratus-ratus paham dan
pendapat..
Isu ini tidak berhasil sampai pada
sasaran...
Maka digulirkanlah cara yang berikutnya...muncul
JIL, dengan kebebasan berpikirnya yang keblabasan...
siapa di balik itu?
umat kembali goncang...prokontra kembali turun ke
jalan-jalan...
masih belum puas...
Isu daerah otonom yang pelaksanaannya adalah
federasi dimunculkan dan kemudian disepakati..
jadilah Negara kesatuan yang semula bersatu kembali
mengalami masa dahulu dimana muncul kerajaan-kerajaan kecil ditiap-tiap
daerah...
Ada kerajaan jawa timur, otonom..
ada kerajaan DKI..otonom
ada kerajaan jogjakarta otonom..
masing-masing berlomba tuk mendapatkan dana dan
upeti dari rakyatnya...
masih belum puas lagi...
dimunculkan isu-isu perdaerah akan ketidak puasan
warga asli dengan pendatang, maka pecah belah terjadi. Perang saudara
terjadi..di sampit...di Ambon mau dibuat seperti itu juga, tapi akhirnya
lagi-lagi yang lebih efektif adalah isu agama yang mudah untuk memecah belah
bangsa...
Waktu di ambon sempat warga disana
bercerita,
"dikita ada pelagadong, hal yang biasa satu
keluarga ada yang kristen ada yang islam, kita rukun2 semua. Tapi kemaren begitu
ada kerusuhan, kita ya pada ketakutan. saudara-saudara kita yang islam dan
kristen pada berbareng mengungsi menyelamatkan dirinya"
Perpecahan kembali digulirkan...
Belum puas kalau Indonesia belum tercabik-cabik dan
menjadi bagian keping-keping kecil-kecil, dihembuskan lagi isu RUU
APP...
untuk menguatkan isu itu dibarengi dengan terbitnya
majalah Playboy...
Prokontra lagi lagi turun ke jalan..sebagian
terjadi kontak fisik dan chaos mungkin akan terus berlangsung..
Cara demo dijalanan, perusakan yang tak pernah
dikenal di agama manapun juga, yang tak pernah diajarkan diagama manapun juga
sekali lagi dianggap jalan yang paling efektif.
Jalan anarkis yang bersifat destruktif menjadi
jalan yang paling efektif yang dipakai oleh tokoh-tokoh yang alim dan
ulama..mmm..mmm
Pro kontra masih berlanjut..perpecahan bangsa
semakin tampak dan semakin menganga luka demi luka...
Playboy tenggelam, dimunculkan lagi isu tabloid
poligami...
Dan ketahuilah wahai saudara sebangsa dan setanah
air..
perhatikanlah...dan amatilah...isu agama akan
selalu menjadi alat nomer satu bagi pemecah belah bangsa kita...
RELIGIUS POLITICA.....Pemanfaatan agama demi
kepentingan politik akan selalu menjadi isu sentral yang digulirkan oleh
"mereka-mereka" yang akan diuntungkan dengan pecah belahnya bangsa
kita....
Sampai kapan kita akan tersadar dari pemecah belah
bangsa ini ??
Sudah terjadi Tsunami di Aceh..masih saja korupsi
merajalela.....
Sudah terjadi gempa di Jogjakarta..masih saja tak
terpikir untuk menyelesaikan masalah bangsa secara bersama...
Setelah DAERAH ISTIMEWA ACEH....kemudian DAERAH
ISTIMEWA JOGJAKARTA...akankah engkau menunggu DAERAH ISTIMEWA IBUKOTA mendapat
peringatan dari sang MAHA ??
Sungguh bebal kalau tidak segera
bertaubat....
Bersatulah..!!
dan kembalilah mengingat kejayaan bangsa ini dimasa
lalu...
dengan satu kata saja..
PERSATUAN..
tak mengenal 250 macam perbedaan
suku..
tak mengenal 200 lebih macam bahasa di
Indonesia
tak mengenal bermacam-macam agama yang
ada...
Satu Nusa...
Satu Bangsa..
Satu Bahasa..
Indonesia...
renungan jumat
dari rakyat yang sudah tak mampu lagi
berteriak...
tuk mengumandangkan kata
"BERSATULAH...BERSATULAH..dan
BERSATULAH...."
Bangsa lain sedang menunggu...untuk bertepok tangan
atas keping-keping pecahnya Negara Kesatuan Republik Indonesia..
huttaqi menunduk prihatin..
sangat prihatin...
seandainya saja tangisanku mampu menggugah
bangsa..
seandainya saja cucuran darahku mampu tuh
menyatukan bangsa dan...
seandainya saja kematianku menjadi sarana tuk
keutuhan negara..
akan aku lakukan !!!
16 Juni
2006 ****************************************************** Milis Filsafat Posting : [email protected] Arsip milis : http://groups.yahoo.com/group/filsafat/ Website : http://filsafatkita.f2g.net/ Berhenti : [EMAIL PROTECTED] ******************************************************
SPONSORED LINKS
YAHOO! GROUPS LINKS
|
- [filsafat] PECAH BELAH BANGSA INDONESIA SEKARANG INI... Huttaqi
