Permenungan Hutaqqi amat tepat tentng keadaan Indonesia saat ini. 
Syariatisasi atau islamisasi hukum yang menggejala melaui PREDAPERDaA
 semakin marak bagai jamur di musim hujan, seperti di Aceh, Padang, 
Depok, dll. Demikian juga rencana penerapan RUU APP.

Harapan tegaknya NKRI yang tetap utuh dan berjaya seyogiyanya 
diarahkan pada revitalisasi filsafat Pancasila, yang lebih menjamin 
masing-masing warga NKRI dapat menjadi 100% menjadi pemeluk agamanya 
(Islam, Katolik, dll) sekaligus menjadi 100% warga negara Indonesia. 
Baik sebagai sebagai pemeluk agama maupun warga negara Indonesia 
mendapat porsi dan bobot yang sama.

Salam. 
--- In [email protected], "Huttaqi" <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> PECAH BELAH BANGSA INDONESIA SEKARANG INI...
> 
> Saya masih inget ketika digulirkan isu di antara partai-partai 
politik dinegara ini..
> Isu "Syariat islam harus ditegakkan kembali"
> dan rencananya akan direalisasikan untuk dimasukkan ke Undang-
undang dasar dengan tambahan kata-kata "Dengan menjalankan syariat 
Islam bagi pemeluknya"..
> 
> mm..mm..
> di Probolinggo saya bertanya,
> "Kalau memang syariat islam mau ditegakkan di Indonesia, trus nanti 
mau pakai syariat islam versi siapa?"
> he..he..he..
> apa mau pakai versi yang sholat shubuhnya pakai doa qunut? ataukah 
yang gak pakai qunut?
> mau pakai versi sholat tangan disamping atau mau pakai sholat 
tangan sedekap ditengah?
> mau pakai versi berjenggot semua, atau yang gak berjenggot?
> mau pakai versi pakai jilbab kayak sekarang banyak di indonesia, 
atau pakai jilbab versi wahabiyah yang seluruh tubuh ditutup?
> Mau pakai versi tarawih yang 11 rokaat atau 23 rokaat?
> mau pakai versi yang menjalankan ziarah kubur, tawasul ataukah 
pakai yang gak mau model begituan?
> Jangankan sepakat syariat islam yang mana yang mau dipakai, soal 
hari raya Kamis apa Jumat aja pernah gak sepakat...he..he..
> 
> Coba bayangkan, kalau seandainya itu benar2 diberlakukan, syariat 
Islam yang entah versi yang mana, apa gak pecah belah bangsa 
indonesia ini???
> 
> saya yakin akan ada yang gak setuju dengan apa yang saya tulis dan 
saya yakin juga ada yang setuju dengan yang saya tulis dan saya yakin 
juga akan ada yang diluar antara setuju dan tidak setuju...
> dan itu menunjukkan begitu tidak sepakatnya kita akan hal ini..
> 
> Abad ke enam hijriyah saja dari sisi akidah kita sudah mahfum ada 6 
akidah besar yang berbeda dalam Islam.
> Ada Jabariyah, Qodariyah, Khowarij, Shiffatiyah, Mu'tazilah dan 
syiah. dimana masing-masing itu masih pecah menjadi berpuluh-puluh 
faham dan pendapat..Beratus-ratus paham dan pendapat..
> 
> Isu ini tidak berhasil sampai pada sasaran...
> Maka digulirkanlah cara yang berikutnya...muncul JIL, dengan 
kebebasan berpikirnya yang keblabasan...
> siapa di balik itu?
> umat kembali goncang...prokontra kembali turun ke jalan-jalan...
> masih belum puas...
> Isu daerah otonom yang pelaksanaannya adalah federasi dimunculkan 
dan kemudian disepakati..
> jadilah Negara kesatuan yang semula bersatu kembali mengalami masa 
dahulu dimana muncul kerajaan-kerajaan kecil ditiap-tiap daerah...
> Ada kerajaan jawa timur, otonom..
> ada kerajaan DKI..otonom
> ada kerajaan jogjakarta otonom..
> masing-masing berlomba tuk mendapatkan dana dan upeti dari 
rakyatnya...
> 
> masih belum puas lagi...
> dimunculkan isu-isu perdaerah akan ketidak puasan warga asli dengan 
pendatang, maka pecah belah terjadi. Perang saudara terjadi..di 
sampit...di Ambon mau dibuat seperti itu juga, tapi akhirnya lagi-
lagi yang lebih efektif adalah isu agama yang mudah untuk memecah 
belah bangsa...
> 
> Waktu di ambon sempat warga disana bercerita,
> "dikita ada pelagadong, hal yang biasa satu keluarga ada yang 
kristen ada yang islam, kita rukun2 semua. Tapi kemaren begitu ada 
kerusuhan, kita ya pada ketakutan. saudara-saudara kita yang islam 
dan kristen pada berbareng mengungsi menyelamatkan dirinya"
> 
> Perpecahan kembali digulirkan...
> Belum puas kalau Indonesia belum tercabik-cabik dan menjadi bagian 
keping-keping kecil-kecil, dihembuskan lagi isu RUU APP...
> untuk menguatkan isu itu dibarengi dengan terbitnya majalah 
Playboy...
> Prokontra lagi lagi turun ke jalan..sebagian terjadi kontak fisik 
dan chaos mungkin akan terus berlangsung..
> Cara demo dijalanan, perusakan yang tak pernah dikenal di agama 
manapun juga, yang tak pernah diajarkan diagama manapun juga sekali 
lagi dianggap jalan yang paling efektif.
> Jalan anarkis yang bersifat destruktif menjadi jalan yang paling 
efektif yang dipakai oleh tokoh-tokoh yang alim dan ulama..mmm..mmm
> Pro kontra masih berlanjut..perpecahan bangsa semakin tampak dan 
semakin menganga luka demi luka...
> Playboy tenggelam, dimunculkan lagi isu tabloid poligami...
> 
> Dan ketahuilah wahai saudara sebangsa dan setanah air..
> perhatikanlah...dan amatilah...isu agama akan selalu menjadi alat 
nomer satu bagi pemecah belah bangsa kita...
> RELIGIUS POLITICA.....Pemanfaatan agama demi kepentingan politik 
akan selalu menjadi isu sentral yang digulirkan oleh "mereka-mereka" 
yang akan diuntungkan dengan pecah belahnya bangsa kita....
> 
> Sampai kapan kita akan tersadar dari pemecah belah bangsa ini ??
> Sudah terjadi Tsunami di Aceh..masih saja korupsi merajalela.....
> Sudah terjadi gempa di Jogjakarta..masih saja tak terpikir untuk 
menyelesaikan masalah bangsa secara bersama...
> Setelah DAERAH ISTIMEWA ACEH....kemudian DAERAH ISTIMEWA 
JOGJAKARTA...akankah engkau menunggu DAERAH ISTIMEWA IBUKOTA mendapat 
peringatan dari sang MAHA ??
> 
> Sungguh bebal kalau tidak segera bertaubat....
> Bersatulah..!!
> dan kembalilah mengingat kejayaan bangsa ini dimasa lalu...
> dengan satu kata saja..
> PERSATUAN..
> tak mengenal 250 macam perbedaan suku..
> tak mengenal 200 lebih macam bahasa di Indonesia
> tak mengenal bermacam-macam agama  yang ada...
> Satu Nusa...
> Satu Bangsa..
> Satu Bahasa..
> Indonesia...
> 
> renungan jumat
> dari rakyat yang sudah tak mampu lagi berteriak...
> tuk mengumandangkan kata
> "BERSATULAH...BERSATULAH..dan BERSATULAH...."
> 
> Bangsa lain sedang menunggu...untuk bertepok tangan atas keping-
keping pecahnya Negara Kesatuan Republik Indonesia..
> 
> huttaqi menunduk prihatin..
> sangat prihatin...
> seandainya saja tangisanku mampu menggugah bangsa..
> seandainya saja cucuran darahku mampu tuh menyatukan bangsa dan...
> seandainya saja kematianku menjadi sarana tuk keutuhan negara..
> akan aku lakukan !!!
> 16 Juni 2006
>










------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Great things are happening at Yahoo! Groups.  See the new email design.
http://us.click.yahoo.com/do.u8A/hOaOAA/Zx0JAA/pyIolB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

******************************************************
Milis Filsafat
Posting     : [email protected]
Arsip milis : http://groups.yahoo.com/group/filsafat/
Website     : http://filsafatkita.f2g.net/
Berhenti    : [EMAIL PROTECTED]
******************************************************
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/filsafat/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke