> Filsafat merupakan ilmu yang mempelajar hakikat kebenaran. Tapi kita harus menggarisbawahi apa itu kebenaran. Secara filsafat kebenaran merupakan kesesuaian antara realitas dan makna. Yang nantinya akan berujung kepada ada. Jika realitas dan makna itu ada maka hal itu benar adanya. contoh: monas ada di Jakarta. secara realitas dan makna yang ditangkap benar adanya karena terjadi kesesuaian antara realitas dan makna yang ditangkap oleh akal. Maka sudah barang tentu jika kita berbicara tentang kebenaran maka kita harus mempelajari hakikiat ada atau wujud. Baik secara makna, wujud, maupun derajat wujud, dan banyak lagi.
# Dan Morpheus bilang : If real is what you can feel, smell, taste and see, then 'real' is simply electrical signals interpreted by your brain Real ndak lain adalah ledakan2 neuron yang ditafsirken oleh otak. Yang ndak realpun, fantasi misalnya, juga berupa lendakan2 neuron. Ndak ada bedanya dengan yang real. Maka ada deinisi lain Real adalah bukan fantasi, bukan kayalan, bukan fatamorgana, bukan asumsi, bukan teori, bukan praduga, pukan presuposisi, bukan perkiraan, bukan nujuman, bukan ramalan, bukan harapan, bukan impian, bukan hipotesa, bukan aksioma, bukan postulat, bukan pengandaian, bukan `menurut saya', bukan ini bukan itu bukan inu. Definisi in jelas lebih baik daripada sebatas `yang bisa diobservasi indera' sebab definisi ini meliputi realitas yang bisa diobservasi pikiran dan emosi. Sialnya, apa yang diobservasi pikiran & emosi juga harus melalui sensor indra. Kedua, yang fantasi, yang kayalan, yang fatamorgana, dst, ... pada akirnya, ... juga berupa ledakan2 neuron. Sedemikian rupa sehingga yang namanya real = ndak real = ledakan neuron yang ditafsirken oleh otak. Maka apa yang real/bukan sangat tergantung dari mekanisme penafsiran otak. Menjadi semangkin rumit ketika timbul pertanyaan apakah `aku' bisa (1) secara aktip memilih penafsiran otak ataukah `aku' (2) adalah sesuatu yang pasif yang hanya bisa menerima apa yang diputusken mekanisme otak. Jika mendefinisken real saja kita sudah kelimpungan begini, pegimané mau mencari kebenaran yang katanya `kesesuaian antara realitas dan makna'. ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> See what's inside the new Yahoo! Groups email. http://us.click.yahoo.com/2pRQfA/bOaOAA/yQLSAA/pyIolB/TM --------------------------------------------------------------------~-> ****************************************************** Milis Filsafat Posting : [email protected] Arsip milis : http://groups.yahoo.com/group/filsafat/ Website : http://filsafatkita.f2g.net/ Berhenti : [EMAIL PROTECTED] ****************************************************** Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/filsafat/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
