Makna Berlindung Dari Syaitan 

Pada kolom Tanya Pak Ustad, Ibu Sahlan Wardoyo (dari Merak Banten) 
bertanya tentang makna ta`awudz, yakni berlindung kepada Allah dari 
godaan syaitan. Per­tanyaan itu timbul karena ibu tersebut merasa 
kurang mampu melihat ciri-ciri godaan syaitan, karena dari orang 
yang dihor­matipun muncul perbuatan yang dianggapnya kurang difahami, 
yakni seorang "guru" yang mestinya menjadi contoh kok juga seperti 
orang "kesetanan". Berikut ini tulisan tentang syaitan.

Syaitan, status, tugas dan aktifitasnya
Dalam al Qur'an sudah ditegas­kan bahwa syaitan itu adalah makhluk 
terkutuk (ar rajim), musuh utama manusia (`aduwwun mubin) dan teman 
yang buruk (sa'a qarina). (Q/3:36, Q/4:38 dan Q/12: 5) Ia sudah 
diberi konsesi oleh Tuhan dengan berumur panjang, dan diberi pe­luang 
untuk menyesatkan manusia. Hanya saja kekuatan syaitan tidak akan 
mempan kepada orang yang beriman secara benar (ikhlas) ke­pada Allah 
(Q/15: 39-40).

Dalam al Qur'an disebutkan berbagai aktifitas syaitan dalam 
menjerumuskan manusia, seperti: [a] menggelincirkan (Q/2:36), [b] 
menakut-nakuti dengan kemiskinan dan menyuruh kejahatan (Q/2:268), 
[c] menakut-nakuti dengan ke­kuatan group syaitan (Q/3:175), [d] 
menyesatkan (Q/4:60), [e] memberi­kan janji-janji kosong (Q/4:120), 
[f] mem­bangkitkan permusuhan (Q/5:91), [g] merubah persepsi/menipu 
(Q/6:43), [h] membuat lalai (Q/6:68), [i] memberikan bisikan halus 
beracun/waswas (Q:7:20), [j] menggoda (Q/7:200), [k] melempar fitnah 
(Q/22:53), [l] mengajak ke jalan yang men­celakakan (Q/31:21), [m] 
menjerumus­kan (Q/47:25), [n] menyusahkan (Q/58:10), [o] mengil­hami 
(Q/6: 121).

Dalam al Qur'an juga disebut­kan bahwa kemubaziran, minuman keras dan 
keras hati merupakan media yang sangat efektif bagi syaitan dalam 
menjerat manusia.(Q/17:27, 5:90, dan 6:43)

Pintu-Pintu Masuk syaitan ke dalam hati manusia
Menurut Imam Gazali dalam Ihya `Ulumuddin, hati manusia di­lengkapi 
dengan dua satgas, yaitu: satuan yang dapat dilihat dengan mata, dan 
(2) satuan yang kasat mata. Yang pertama terdiri dari fisik dengan 
semua organ fisik dan psikologis, dengan ujung tombak syahwat dan 
marah (ghodlob), dan ini menjadi kendaraan bagi syaitan, sedang yang 
kedua berupa ilmu, hikmah dan tafakkur, dan ini me­rupakan satgas 
yang mempunyai link dengan hidayah Allah.
Menurut Al Gazali, sekurang-kurangnya ada sembilan pintu yang dapat 
dilewati syaitan untuk mem­pengaruhi hati manusia, yaitu:
1. Marah dan syahwat.
2. Kemewahan
3. Tamak dan dengki (al hirsh dan al hasad).
4. Perut kekenyangan, meski dengan makanan halal.
5. Sifat terburu-buru dan ketidak­tabahan dalam urusan.
6. Uang/harta
7. Sifat kikir dan takut miskin.
8. Fanatisme buta, terhadap golongan atau pendapat, serta kebencian 
kepada musuh.
9. Buruk sangka.

Menurut sebuah hadis, syaitan itu merasuk ke dalam diri manusia 
bersama dengan aliran darah manusia. Oleh karena itu pola konsumsi 
manusia sangat erat hubungannya dengan intensitas kehadiran syaitan 
pada orang itu.Dalam hadis yang diriwayatkan oleh Abu Umamah, Nabi 
juga men­ceriterakan konsensi yang diberikan Tuhan kepada syaitan sbb.

Ketika Iblis diusir dari sorga, syaitan meminta konsensi-konsensi 
kepada Tuhan, dengan berkata : Ya Tuhan, Engkau telah membuang kami 
ke bumi dengan status ter­kutuk, maka kami mohon agar engkau 
memberikan fasilitas untuk kami. Dalam hadis itu disebutkan bahwa 
Tuhan memberikan hal-hal sebagai berikut:
1. Kamar mandi/tempat mandi sebagai rumah tinggal syaitan.
2. Pasar dan persimpangan jalan sebagai majlis (tempat duduk-duduk) 
nya.
3. Semua makanan manusia yang tidak dibacakan basmalah sebagai 
makanannya,
4. Semua minuman keras sebagai minumannya,
5. Musik hedonis sebagai terom­petnya
6. Puisi sebagai qur'annya,
7. Tatto sebagai tulisannya,
8. Dusta sebagai hadisnya, dan
9. Perempuan gelisah sebagai kailnya.

Sangat menarik untuk dire­nungkan tentang pasar dan per­simpangan 
jalan sebagai majlisnya syaitan. Pasar artinya tempat transaksi. 
Syaitan sangat aktif mengakses hati manusia, menghem­buskan cara 
berfikir agar dalam transaksi memperoleh keuntungan sebanyak-
banyaknya, meski harus berbuat curang. Di semua sektor transaksi 
ekonomi, mikro dan makro, cara berfikir syaitan itu sangat menggoda. 
Sedangkan per­simpangan jalan, bisa difahami sebagai persimpangan 
jalan lalu lintas, bisa juga persimpangan jalan suksesi 
kepemimpinan. Di setiapkali terjadi pergantian kepemimpinan politik, 
lokal, nasional maupun international, cara berfikir syaitan selalu 
menggoda, yakni konspirasi jahat, sabotase dan manuver-manuver lain 
yang negatif. Dalam persimpangan zaman dari zaman orde baru ke zaman 
reformasi, syaitan betah sekali duduk-duduk di Senayan

Hadis lain menyebutkan bahwa manusia dapat dibagi menjadi tiga 
golongan kualitas;
[1] Manusia Binatang, yakni mereka yang berhati tetapi hatinya tak 
berfungsi sebagai alat memahami, punya telinga, tetapi tak berfungsi 
untuk membedakan mana nasehat dan mana larangan, punya mata, tetapi 
tak berfungsi untuk membedakan mana yang halal dan mana yang haram. 
Mereka tak ubahnya binatang ternak, bahkan lebih rendah lagi.

[2] Manusia syaitan; yaitu mereka fisiknya manusia tetapi hatinya 
iblis. Mereka tidak berperi­kemanusiaan dan tidak pula 
berperikebinatangan. Mereka merupakan perpaduan antara kecerdikan 
manusia dan ke­buasan binatang.

[3] Manusia pilihan; yang selalu dalam naungan rahmat Tuhan.
Hadis lain menceriterakan bahwa suatu hari syaitan menda­tangi Nabi 
Isa, menggodanya. Nabi Isa bertanya, wahai Iblis, apakah engkau 
tidak mengenalku sehingga engkau menggodaku? Iblis men­jawab: 
Sesungguhnya aku tahu bahwa engkau seorang Rasul yang ma`sum, yang 
tak mempan godaan syaitan, tapi yah…. siapa tahu? namanya juga 
usaha! Nabi Isa kemudian bertanya. Wahai Iblis, di matamu, manusia 
itu apa? Iblis menjawab. Bagi saya, manusia itu ada tiga kelas; 
Pertama, orang yang selalu bikin susah, karena setiap kali di goda, 
sudah hampir berhasil, tiba-tiba ingat kepada Allah, jadi buyar­lah 
usaha saya. Kedua, orang yang bagi saya seperti bola di tangan anak-
anak, mudah diper­mainkan. Ketiga; orang ma`sum seperti anda.
Wallohu a1lamu bissawab.

Wassalam,
agussyafii
http://mubarok-institute.blogspot.com






******************************************************
Milis Filsafat
Posting     : [email protected]
Arsip milis : http://groups.yahoo.com/group/filsafat/
Website     : http://filsafatkita.f2g.net/
Berhenti    : [EMAIL PROTECTED]
******************************************************
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/filsafat/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke