Di saat bersedih, di saat kehidupan tidak berlangsung seperti yang kita harapkan, di saat keberuntungan sama sekali tak berpijak pada diri kita, apakah kita menyerah begitu saja?
Apakah kita meragukan keberadaan Tuhan?
Pernahkah kita mempertanyakan arti hidup ini?
Simak pergulatan batin seorang Najwa—yang pernah kehilangan keluarga, kesucian, dan keyakinan—dalam mencari Tuhan, cinta, dan kebenaran sejati, lalu temukan oase di dalam perjalanannya…dalam novel terbaru Hikmah….
 
MINARET
Panggilan dari Menara
Oleh: Leila Aboulela
 
Leila Aboulela dibesarkan di Khartoum, Sudan, tinggal di antara Dubai dan Aberdeen. Pada pertengahan usia dua puluhan, dia pindah ke Inggris. Leila Aboulela adalah pemenang pertama penghargaan Caine Prize untuk African Writing. Novel MINARET sendiri pernah dinominasikan untuk Orange Prize for Fiction tahun 2006. MINARET diselesaikannya selama tinggal di Indonesia, mengikuti suaminya bertugas selama empat tahun.


MINARET berkisah tentang Najwa, seorang mahasiswi muda di Universitas Khartoum, Sudan, yang datang dari keluarga pejabat. Cantik, kebarat-baratan, kaya, punya segalanya, bermasa depan cerah.
Tak dinyana, tragedi kudeta militer di Sudan memorak-porandakan segala impiannya. Ayahnya ditangkap dan dihukum mati, sementara Najwa beserta ibu dan saudara kembarnya, Omar, akhirnya mengungsi ke luar negeri.
Sebagai pelarian politik di London, hidup Najwa terus menukik ke dalam jurang kehancuran. Keluarganya perlahan mulai terserak berantakan. Dirinya sendiri pun tak terelakkan lagi, semakin terjerumus ke dalam belitan masalah. Omar yang dipenjara, ibunya yang sakit keras, uang yang semakin menipis sehingga dia harus bekerja sebagai pembantu, kekasih yang komunis dan tak kunjung menikahinya....
Jiwanya yang terimpit memberontak, mencari jalan keluar, berusaha bangkit dari keterpurukan, mencari pegangan. Najwa pun mendapatkan hidayah. Dia memutuskan untuk kembali ke jalan-Nya, berjuang untuk membersihkan dan menyucikan diri.
 
 “Ini adalah suara perempuan modern…muda, segar, berbeda, menantang, liar….”
Rachel Cusk, penulis novel Saving Agnes, pemenang Whitbread Prize 1993
 
Info distribusi: 021 7661724
 
atau datang langsung ke MP Book Point
Jl Puri Mutiara no. 72
Cipete, Jakarta Selatan
 
hanya 5 menit dari Citoz
 
Where Books are Your Good Friends

Send instant messages to your online friends http://uk.messenger.yahoo.com __._,_.___

******************************************************
Milis Filsafat
Posting     : [email protected]
Arsip milis : http://groups.yahoo.com/group/filsafat/
Website     : http://filsafatkita.f2g.net/
Berhenti    : [EMAIL PROTECTED]
******************************************************





YAHOO! GROUPS LINKS




__,_._,___

Kirim email ke