Cinta Dalam Semangkok “Gecok”

Berlebaran di kampung sungguh suatu yang menyenangkan, seperti pelancong domestik rasanya. Tiap tahun kami sekeluarga mudik ke kampung halaman yang pernah kutinggali saat aku duduk di  bangku sekolah dasar. Syahdan, dulu di kampung ku ini  tidak ada sekolah lanjutan sehingga bagi anak-anak yang mau melanjutkan ke jenjang sekolah lanjutan harus rela meninggalkan kampungnya ke kota. Akhirnya, sampai sekarang aku menjadi seorang perantauan, mengais rizki di kota orang, dan bila lebaran datang baru kembali mudik ke kampung halaman.

Ada satu cerita menarik perilaku anak muda di kampungku, yakni bila saat lebaran tiba, anak-anak muda di kampungku memiliki kebiasaan memasak “gecok”, makanan ini khas kampungku saja, biasanya dimasak pada saat pertemuan sesama kawan atau saudara, jenis makanan gecok ini tidaklah popular bila disebutkan pada orang warga  desa lain. Gecok adalah ayam bumbu rujak, cara membuatnya ayam dibakar, bumbu-bumbunya : Jahe, bawang merah, dan cabe semuanya dibakar, lalu ditambahkan santan hasil dari belahan kelapa yang dibakar juga. Setelah bumbu di haluskan di masukkan ke panci yang sudah ada airnya, kemudian di campurkan santan dan ayam bakar.

Penyajian makanan gecok ini dengan ketupat dan kerupuk. Seringnya makanan ini disandingkan dengan ketupat. Bila digambarkan rasanya? “ … Duh luar biasa nikmat” demikian seperti kata pemandu wisata kuliner salah satu stasiun televisi.

-o0o-

Memasak gecok kelihatannya sepele, tapi memiliki kemaslahatan bersama yang sangat baik, karena biasanya dimasak secara gotong royong, ada yang bertugas memotong ayam, ada yang menyiangi bulu ayam, ada yang membakar  ayam dan meraciki bumbunya, rasa enak ini saling tumpang tindih dan semakin lezat  rasanya apa bila dalam memasaknya  dibarengi dengan rasa cinta. Maksud rasa cinta disini adalah rasa untuk berbagi sesama saudara ataupun sesama kawan.

Hakikinya, apapun, dalam segala hal memerlukan rasa cinta, kita tidak mungkin menjadi juru masak yang baik, menjadi seniman atau menjadi professional yang baik bila tanpa didasari rasa cinta. Menjadi master perlu memiliki rasa cinta didalamnya.

Cinta adalah suatu jalur menuju Tuhan. Melalui cinta sesama, dunia ini berkembang, melalui cinta sesama dunia ini menjadi damai, melalui cinta juga dunia ini menjadi indah. Semakin rasa cinta ini berurat dalam nadi, semakin membuat kita cinta terhadap Tuhan, belajar mencintai Tuhan adalah membuat kita memahami Tuhan.

Sebagian orang diantara kita takut jatuh cinta, bisa jadi mereka mengikuti nasehat nenek “Jangan main api cucuku, ... itu berbahaya”, tapi faktanya tanpa bermain api, gecok tidak tersaji di atas meja. Terkadang malah kita takut untuk jatuh cinta, seperti “Ayam yang sudah dibakar, kemudian dimasukkan kuah sop bersantan”, belum lagi hilang rasa sakit yang dulu, kok malah harus mendapatkan rasa sakit lagi pada masa yang akan datang, kita mesti belajar mencinta lagi.

Kita takut jatuh cinta menimpa diri kita. Apabila demikian, untuk pecinta yang sejati memerlukan pemahaman perubahan dari peleburan rasa ego, sehingga rasa cinta, pecinta itu sendiri dengan yang dicintai melebur menjadi satu. Ego kita kadang-kadang takut menjadi pecundang, sehingga selalu menghindar, dan terus menghindari rasa cinta yang membakar diri.

Bakarlah diri anda dengan rasa cinta terhadapNya, sehingga  membuat anda dicintaiNya, melalui cinta di hati ini membuat anda mengangkasa, untuk meraih hidayahNya. Amin.

Gecok yang tersaji dengan ketupat dan lepet di meja makan sudah mengundang seleraku untuk menyantapnya, kata kakek ketupat itu pelambang “ketepatan” yang berarti kebenaran, dan lepet itu asal kata “lepat” artinya salah. Mungkin maksudnya jangan pilih yang salah, tapi pilih yang benar, tapi aku mengartikannya begini, makan gecok itu nikmatnya sama ketupat dan lepet itu setelahnya. Nah.. yang ini baru pas.

Ada lepet dan ketupat di hari raya Idul Fitri mari kita santap bersama, ada kesalahan dalam diri tak lupa kami mohon maaf lahir dan bathin dan jangan lupa kita bersama-sama lagi, seusai lebaran.

Salam,
http://ferrydjajaprana.multiply.com


__._,_.___

******************************************************
Milis Filsafat
Posting     : [email protected]
Arsip milis : http://groups.yahoo.com/group/filsafat/
Website     : http://filsafatkita.f2g.net/
Berhenti    : [EMAIL PROTECTED]
******************************************************





SPONSORED LINKS
Philosophy Philosophy of Philosophy book
Citizens of humanity Citizens of humanity jeans

Your email settings: Individual Email|Traditional
Change settings via the Web (Yahoo! ID required)
Change settings via email: Switch delivery to Daily Digest | Switch to Fully Featured
Visit Your Group | Yahoo! Groups Terms of Use | Unsubscribe

__,_._,___

Kirim email ke