RMC <[EMAIL PROTECTED]> wrote: Oleh karena itu, untuk mengeremnya,
baik jika nasehat Wittgenstein saya dengarkan "Untuk sesuatu yang kita tidak
tahu, hendaknya kita diam!"
Pras:
Mas, konon itu ucapan Wittgenstein I yah? (siapa lagi yg milah2 I dan II
ya?). Tapi agaknya itu ketika Wittgenstein kental di aliran positivisme logis
dalam tradisi analitik. Ketika di II ia mengatakan mengenai language games, dan
makna dapat ditemukan tergantung pada lingkupnya. Dalam taraf metafisis meski
tak berarti kita "memeluk" seluruh kebenaran dan kesempurnaan pengetahuan, toh
kesadaran itu intensionalitas, termasuk pd yg transenden? Saya ingat Thomas
Aquinas yg mengatakan "Ada menyentuh budi", saya benar2 tersentuh
lho....filsafat realis skolastik dlm banyak hal menurut saya masih relevan.
Wah,kok jadi kemana-mana, hehe....
Tapi yang jelas semua uraian saya ini selain terbuka, jg sangat boleh
di"jika" kan lho,, hehe..
salam
Send instant messages to your online friends http://uk.messenger.yahoo.com