kalo bicara ekonomi, tentu saja harus ingat,
manusia pertama adalah Adam, ...dan ekonom pertama ya Adam Smith
dengan Wealth of Nations nya
dan jangan buru2 mengklasifikasikan seorang Adam Smith itu di luar
filsafat, coz dia adalah seorang professor filsafat moral, weeeee...
Adam Smith, dalam teorinya adalah seorang liberal moralis, coz dalam
kebebasan berekonomi yang dianggap sebagai hak asasi manusia untuk
memperoleh penghidupan yang layak bagi diri nya, dia juga menekankan
situasi kondisi moral yang seharusnya mendukung.
dan lebih jauh lagi, si Smith ini juga menekankan bahwa seseorang
dalam mengejar kepentingan nya sendiri, dia sering kali juga
mempromosikan kepentingan masyarakat (tanpa disadarinya), yaitu
misalnya suatu reputasi bisnis. jadi kebebasan melakukan tindak
ekonomi itu yang dilakukan dengan benar dapat memacu perkembangan
moral (yang baik).
bahkan seorang Smith juga kurang menyetujui sistem standar upah
minimum, coz menurut dia itu malahan akan membatasi kenaikan upah
secara alamiah, sehingga sama sekali malahan menahan pertumbuhan
ekonomi yang sehat, dan notabene menghambat kesejahteraan itu sendiri.
smith juga menentang 'kesenangan kotor' dan 'semangat monopoli yang
jahat' karena biasa menciptakan masyarakat politik, yang penuh
tingkah laku menjilat, memperbudak, dan menipu.
dan paling asyik adalah, Adam yang ini mendukung prinsip kemakmuran
bagi seluruh dunia. coba bayangkan bila pekerja2 boleh bekerja lintas
negara tanpa embel2 pungli dan aturan yang berlebihan, ekspor impor
bisa bebas berseliweran gak mesti mengikuti aturan kepabeanan yang
kadang 'ridiculous', sehingga setiap orang dan wilayah dapat
mengembangkan potensi semaksimal masing2, potensi yang gak mubazir
karena disetir aturan.
namun sekali lagi, kebebasan seperti ini harus bertanggung jawab,
didukung sikap moral yang tinggi dari para pelaku, baik produsen,
konsumen, maupun pemerintah. misalnya jangan udah jadi imigran
pekerja di satu negara, eh, malahan mendatangkan ketidakamanan dan
keributan di negara itu, karena issue inilah yang suka diangkat oleh
negara2 yang kemudian membatasi kedatangan pendatang, karena
pendatang itu seringkali dianggap sebagai sumber pencetus
ketidakseimbangan dalam struktur sosial masyarakat yang sudah mapan.
mampu atau tidak, itu masih merupakan tanda tanya besar (???),
bagaimana mewujudkan kesejahteraan bersama, dunia.
yang gak kalah asyiknya, kabarnya Adam Smith juga seorang professor
linglung, beliau pernah berjalan keluar sambil melamun dengan memakai
pakaian tidur dan baru berhenti setelah berjalan sepanjang beberapa
mil ke luar kota. apa itu termasuk pelanggaran moral nya sendiri,
yeah...mana saya tau, barangkali dia lagi memikirkan carut marut
percaturan ekonomi dunia. itu kan persoalan yang berat, jadi gak
heran jadi linglung.
--- In [email protected], abusurd mufakhir <[EMAIL PROTECTED]>
wrote:
>
>
>
> Manusia harus bekerja, tulis Hesiodus,
>
> "lantaran dewa2 membuat makanan tetap tersembunyi; karena jika
tidak,
> dengan mudah kamu akan memperolehnya dalam sehari apa yang kamu
butuhkan dalam
> setahun"
>
>
>
> Istilah ekonomi pertama kali diperkenalkan oleh filsuf yunani kuno
bernama
> Xenophon (430-354 SM), dalam karyanya yang berjudul oikonomikos.
Istilah
> oikonomikos awalnya hanya berarti urusan tata kelola rumah tangga.
waktu itu,
> walaupun kegiatan komersial terus berkembang, perdagangan dalam
sistem ekonomi
> pasar belumlah lazim. Dan salah satu yang paling dianggap penting
dalam
> oikonomikos, adalah soal efisiensi, dan unsur terpenting dalam
efisiensi
> menurut Xenophon adalah pembagian kerja (divison of labour) dan
spesialisasi.
> dan inilah yang kemudian mendapat perhatian khusus dalam ekonomi
modern.
>
> Plato walaupun tidak banyak, pernah membahas tema yang berkaitan
dengan
> kegiatan ekonomi, yang terkait kondisi ideal sebuah negara dalam
menghadapi
> kemelut politik, ketika menyusun blueprint untuk Athena dan negara2
kota Yunani lainnya.
>
>
> Aristoteles dalam karyanya ethica
> nicomachea, melihat keadilan dalam pihak2 yang bersengketa menjadi
prasyarat
> kehidupan yang baik dalam sebuah negara. dan terkait itu ia
membedakan tiga
> jenis keadilan, komutatif, distributif dan pemulihan. Prinsip2
dalam keadilan
> komutatif inilah yang kemudian mengatur urusan transaksi pihak2
yang terlibat
> pertukaran.
>
> Dan Aristoteles memandang riba sebagai "jenis tindakan paling
tercela,...
> mengambil keuntungan dari uang itu sedniri dan bukan dari
pertukaran alami
> barang" dan pandangan ini ingin menjelaskan bahwa nilai ekonomi
suatu
> barang tidak terletak pada nilai tukar (exchange value) tapi pada
nilai guna
> (use
>
> value). Ini sangat terkait dengan prinsip2 teologis dari
Aristoteles itu
> sendiri. Karena para filusf waktu itu banyak memandang persoalan
ekonomi dari
> sudut pandang prinsip teologis, maka ilmu ekonomi dianggap berasal
dari
> filsafat moral dan teologi skolastik. Salah satu contohnya adalah,
sebuah karya
> dari Thomas Chobham, Summa Confessorum, yang mengkaji mengenai
resiko2 moral
> dari profesi seorang pedagang, lengkap dengan daftar dosa berat
yang menjadi
> resikonya, seperti riba dan keserakahan.
>
> Dari salah satu pemikir besar Islam yang berbicara soal ekonomi
adalah Ibnu
> Khaldun (1332-1406), pada zamannya ia sudah menunjukkan banyak
persoalan2 ekonomi, seperti,
> dampak pembagian kerja pada produktivitas, pengaruh selera pada
permintaan,
> dilema antara konsumsi dan akumulasi modal, serta dampak keuntungan
pada
> produksi; yang akan mengisi kehidupan manusia kemudian hari.
>
>
>
>
>
> Gagasan2 para filsuf pada masanya mengenai
> ekonomi, bukanlah cara berpikir ekonomi akan tetapi cara berpikir
filsafat
> moral. Dalam upaya manusia dalam memenuhi kebutuhan hidupnya
ditengah2 kondisi
> kelangkaan sumberdaya. Nah, menurut teman2 apa yang terjadi
sekarang dengan
> cara berpikir kita dalam memenuhi kebutuhan hidup kita pribadi
(bagi yang belum
> punya tanggungan) dan siapapun tanggungan kita?
>
>
>
>
>
> Semoga bisa menjadi diskusi yang menarik.
>
>
> NB: Tulisan diatas diambil dari beberapa
> sumber.
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
______________________________________________________________________
______________
> Moody friends. Drama queens. Your life? Nope! - their life, your
story. Play Sims Stories at Yahoo! Games.
> http://sims.yahoo.com/
>
******************************************************
Milis Filsafat
Posting : [email protected]
Arsip milis : http://groups.yahoo.com/group/filsafat/
Website : http://filsafatkita.f2g.net/
Berhenti : [EMAIL PROTECTED]
******************************************************
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/filsafat/
<*> Your email settings:
Individual Email | Traditional
<*> To change settings online go to:
http://groups.yahoo.com/group/filsafat/join
(Yahoo! ID required)
<*> To change settings via email:
mailto:[EMAIL PROTECTED]
mailto:[EMAIL PROTECTED]
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/