Kematian mungkin yang menjadi suatu objek kajian filsafat yang 
penting agar manusia sadar akan makna hidupnya yang singkat. dimana 
Tiada yang dapat mengelak darinya namun manusia cenderung 
melupakannya.

        Wahai Saudaraku kita hidup dalam rangkaian waktu yang amat 
sempit, dimana waktu dari  zaman ke zaman semakin sempit seperti 
dalam sebuah hadist Rasululah Bersabda :

Tidak akan datang kiamat sehingga waktu semakin berdekatan (semakin 
singkat), setahun seperti sebulan, sebulan seperti sejum'at, sejum'at 
seperti sehari, sehari seperti sejam, dan sejam terasa hanya sekejap".
 (Musnad Ahmad 2 : 537-538 )

Usia kita semakin pendek, usia kita bagaikan lilin yang terbakar oleh 
api sang waktu. Sementara kita masih saja hidup begelimang 
kemaksiatan, kekufuran dan kesia-siaan. Dan sang Ajal terus 
membayangi diri kita dan bergerak semakin mendekat, sementara diri 
kita belum memiliki persiapan apapun dalam menghadapi kesendirian dan 
kegelapan alam kubur, dahyatnya Hari pembalasan, dan beratnya hisab 
dihadapan Alloh SWT.

Sungguh kematian adalah haq, pasti terjadi, tidak dapat disangkal 
lagi Alloh berfirman 

dan datanglah sakaratul maut dengan sebenar-benarnya. Itulah yang 
kamu selalu lari  (Qs. Qaff:19) daripadanya.

        Adakah manusia yang mendebat kematian dan sakaratul maut? Adakah 
manusia yang mendebat Kubur dan Azabnya ? Adakah manusia yang mampu 
menunda kematiannya dari waktu yang telah ditentukan? Mengapa manusia 
takabur dan sombong diri padahal kelak akan dimakan ulat? Mengapa 
manusia melampaui batas padahal didalam ditanah kelak akan terbujur 
dan membusuk??. Mengapa berandai-andai panjang angan-angan, padahal 
tahu bahwa kematian akan datang secara tiba-tiba???

Al-Hasan Al-Bashri berkata      
        Sesungguhnya kematian ini telah merusak kenikmatan yang 
dirasakan oleh penikmatnya. Oleh karena itu, carilah kehidupan  yang 
tidak ada kematian didalamnya 

        Sungguh kematian tidak mengenal usia tertentu ia bisa datang 
pada orang tua maupun muda, kematian tidak mengenal penyakit tertentu 
dan tempat tertentu. Setiap orang dapat saja di jemput oleh kematian 
dala keadaan yang tidak pernah disangka-sangka sebelumya. Dimana maut 
selalu mengintai seseorang dan tidak pernah melepaskan diri darinya, 
hingga suatu saat maut menarik dengan tiba-tiba roh dan nafas 
kehidupannya. 

Dan sungguh detik-detik menuju kematian Yakni Sakaratul Maut amat 
menyakitkan.  
        Seseorang yang dikubur akan diantar oleh harta, keluarga dan 
amalnya…Harta dan keluarganya akan pulang setelah simayit dikubur 
sementara hanya ia dalam amalnya yang tertinggal dalam gelapnya alam 
kubur. 
        
        
Wahai kiranya kematian itulah yang menyelesaikan segala sesuatu (Al


Ingat saudaraku tidak ada yang mengetahui kapan waktu dari ajal 
menjemput diri kita.. bersiap-siaplah Nabi Saw bersabda :
        Salah seorang dari kaum Anshor berdiri seraya berkata " Wahai 
Nabi Alloh, siapakah manusia yang paling cerdik dan paling tegas?" 
Beliau menjawab "mereka yang paling banyak mengingat kematian dan 
paling siap menghadapinya. Mereka itulah manusia-manusia cerdas, 
mereka pergi dengan harga diri dunia dan kemuliaan akhirat." (HR. Ath-
Thabarani)

Kematian merupakan musibah paling besar, karena itu Alloh SWT 
menamakannya dengan musibah maut (al-maidah:106). 
Yazid Ar-Raqqasin berkata
        Celakalah manusia, siapa yang akan menggantikan sholatmu setelah 
mati, siapa yang akan berpuasa untukmu setelah mati? Siapa yang akan 
memohon ridha kepada Alloh untukmu setelah mati? Wahai manusia 
tidaklah engkau menangis dan meratapi dirimu sendiri dalam sisa hidup 
kamu? Siapa yang dicari maut kuburan jadi rumahnya, Tanah jadi 
kasurnya dan ulat menjadi teman dekatnyya, dan setelah itu ia akan 
menunggu hari kecemasan yang paling besar. 
        
KEUTAMAAN MENGINGAT MATI
        Siapakah yang banyak mengingat kematian, maka ia akan dimuliakan 
dengan tiga hal: segera bertaubat; mendapatkan kepuasan hati; dan 
bersemangat dalam beribadah. Dan siapa yang lupa akan kematian, maka 
ia akan disiksa dengan tiga hal, menunda untuk bertaubat; tidak 
merasa cukup dengan yang ada dan malas dalam beribadah.

        Ingatlah akan penghancur kenikmatan, dan segeralah untuk 
memperbanyak amal ibadah di bulan romadhon. MARI KITA Jalankan ibadah 
dengan SUNNAH dan Jauhi segala bentuk Bi'dah yang tidak memiliki 
dasar atau dalil dalam agama…JAUHI Syirik dan segala bentuk 
Kemaksiatan. Karena Kematian tidak memiliki usia tertentu, masa 
tertentu dan penyakit tertentu. Kita harus senantiasa waspada dan 
bersiap-siap menghadapinya. 
        





******************************************************
Milis Filsafat
Posting     : [email protected]
Arsip milis : http://groups.yahoo.com/group/filsafat/
Website     : http://filsafatkita.f2g.net/
Berhenti    : [EMAIL PROTECTED]
******************************************************
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/filsafat/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/filsafat/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[EMAIL PROTECTED] 
    mailto:[EMAIL PROTECTED]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 

Kirim email ke