Seperti sifat Jamal dan Jalal- nya Allah. Yang Maha Mencipta dan 
juga Maha Menghancurkan.

Kita sering tidak menyadari bahwa do'a kita terkabul bahkan ketika 
kita belum sempat mengucapkannya. Bahkan ketika belum sempat 
menginginkannya.

Nafas salah satu buktinya.

--- In [email protected], Mamat Peci Peci 
<[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> energi dan doa .......
> 
> bagaikan lingkaran 
> YIN danYANG
> 
> ia energi
> ia pula kuasa mistik dari simbol kepercayaan
> 
> 
> 
> ----- Pesan Asli ----
> Dari: verri DJ <[EMAIL PROTECTED]>
> Kepada: [EMAIL PROTECTED]
> Terkirim: Kamis, 20 September, 2007 7:12:52
> Topik: [filsafat] Energi dan Doa
> 
> Energi Dan Doa
> 
> Ada satu pertanyaan dalam diri tentang kegagalan yang menimpa 
diriku “Aku sudah berusaha membanting tulang, dan berdoa siang dan 
malam tapi kenapa Tuhan belum berkenan mengabulkan doaku, kenapa ini 
bisa terjadi?”, pertanyaan ini kerap muncul dalam benakku.
> 
> Ada satu pendapat baru yang ditulis dalam buku bahwa kesuksesan 
itu tergantung energi, doa adalah energi demikian kesimpulannya.
> 
> Menurut Jim Loehr & Tony Schawrz dalam buku "The Power of Full 
Engagement “Energilah faktor utama tingginya kinerja, bukan 
waktu". Sementara itu Dr. Robert Anthony dalam bukunya    “Law Of 
Attraction (LOA) dan Quantum Physics” berpendapat bahwa doa adalah 
merupakan energi, dijelaskan oleh rekan  Adhi Susilo sbb:
> 
> Pengertian LOA: ” You attract to your life whatever you give 
your attention, focus and energy to, whatever wanted or unwanted”. 
Kapan LOA berlaku? Jawab: Setiap SAAT. Semua hal adalah berupa 
“kuanta”/energi dg frekwensi tertentu. Kwanta/energi ini dapat 
saling mempengaruhi, Thought is motion energy (yang kita bayangkan, 
katakan, persepsikan, emosikan, adalah ENERGI yang bergerak, 
terkirimkan ke ”alam semesta”).
> 
> Dari sini, saya berpendapat, doa-pun juga energi dan sebenarnya 
setiap saat kita berdoa (tanpa kita sadari), walaupun  secara 
informal. 
> 
>                   -o0o-
> 
> Dari dua pandangan diatas (sejujurnya saya belum baca bukunya, ini 
hanya opini saya saja yang kebetulan ter-trigger) , saya 
berkesimpulan bahwa ada dua energi, yaitu energi positip dan energi 
negatip yang ada di dunia ini.
> 
> Yang termasuk energi negatif adalah sifat destruktif, dan 
sebaliknya yang termasuk energi positif adalah sifat-sifat positip, 
doa termasuk di dalamnya. Kehidupan kita dipengaruhi dengan energi 
ini.
> 
> Ringkasnya :
> Kehidupan kita - > pengaruh mentalitas sikap (Character/sifat)  - 
> Positip  - > Sukses Secara Positip
> 
> Sebaliknya :
> Kehidupan kita - > Pengaruh mentalitas sikap (Character/Sifat) -> 
Negatip-> Tidak sukses
> 
> Sayang sekali biasanya kita sering terjebak menilai sukses adalah 
dipandang dari sudut materi, karena urusan materi yang terjebak 
dalam ruang dan waktu, memungkinkan dibahas dengan logika, sementara 
hakikat “kesuksesan” bisa juga dibahas dalam ruang spiritual. 
Malah dianjurkan untuk menilai sesuatu dari dua kutub baik material 
maupun spiritual. Karena terkadang ada hikmah yang tersembunyi di 
dalamnya.
> 
> Lalu bagaimana dengan doa yang tak terkabulkan?
> 
> Andaikan uraian diatas saya kategorikan dengan bahasan psychology, 
maka untuk membahas masalah doa yang tak terkabul, cukuplah disebut 
“gagal” dan tamat, efek dari kegagalan ini apabila kita tidak 
rela menerimanya kita  menjadi meradang dan kecewa. 
> 
> Sekarang saya mencoba membuka dari tatanan keagamaan, karena hanya 
dengan sarana itu kita bisa membuka rahasia dibalik peristiwa. Di 
dalam agama Islam khususnya, keberhasilan manusia tidak diukur dari 
kwantitas harta , tetapi dari keimanan.
> 
> Bagaimana proses dikabulkannya doa  menurut agama Islam? Doa akan 
dikabulkan oleh Allah apabila kita mohon dengan sepenuh hati 
(khusyu), ikhlas dan rendah hati (tawadlu), dan ada perasaan yakin 
akan dikabulkan oleh-Nya.
> 
> Ketika doa tidak dikabulkan, orang-orang tidak menyadari tentang 
rahasia ini, mereka mengira bahwa Allah tidak mendengar doa mereka. 
Sesungguhnya hal ini merupakan keyakinan orang-orang yang sesat, 
karena "Allah itu lebih dekat kepada manusia daripada urat lehernya 
sendiri." (Q.s. Qaf: 16). Dia Maha Mengetahui perkataan apa saja 
yang diucapkan, apa saja yang dipikirkan, dan peristiwa apa saja 
yang dialami seseorang. Allah adalah Yang menciptakan segala 
sesuatu. Oleh karena itu, kapan saja seseorang berdoa kepada Allah, 
ia harus menyadari bahwa Allah akan menerima doanya pada saat yang 
paling tepat dan akan memberikan apa yang terbaik baginya. Hanya 
saja apa-apa yang terbaik bagi Allah, belum tentu nampak terbaik 
bagi kita. Maka jangalah  mengatakan: “Allah tidak mengabulkan doa 
kami.” 
>  
> Konsep doa yang dikabulkan harus difahami sebagai janji-Nya yang 
pasti akan dipenuhi sesuai dengan kehendak-Nya. Pengabulan itu ada 
kalanya di dalam dunia dan ada pula di akhirat. Jika yang dipinta 
sesuai dengan kehendak-Nya, maka akan diberikannya segera, tetapi 
bila permohonannya tidak seiring dengan kehendak-Nya maka sebagai 
gantinya, Ia akan memberikan sesuai dengan kehedak-Nya sebagai 
alternatif yang tepat untuk dirimu dari-Nya. Hal ini-pun, jika Ia  
berkenan atas pintamu. Yang jelas Ia tidak pernah menyalahi janji-
janji- Nya.
>  
> Gelora jiwa yang terasa pada diri kita adalah rahmat-Nya. 
Terkadang kita benci terhadap sesuatu yang tak seirama dengan nafsu 
kita, padahal sebenarnya itu baik buat kita. Begitu pula sebaliknya, 
apa yang kita cintai belum tentu baik untuk kita, bahkan  merusak 
lahir dan batin kita. Sebagaimana firman-Nya yang menyatakan :  
“Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, 
dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk 
bagimu; Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui”. (QS. Al-
Baqarah Ayat 216).
> 
> Jadi, yang paling klop, bekerjalah dan jangan lupa berdoa kepada 
Allah Yang Memberi Kehidupan. Kemudian tentang hasilnya serahkan 
saja  kepada Nya, kita tinggal tunggu... dan ridho atas apapun 
hasilnya. 
> 
> Salam,
> 
>  
> Http://ferrydjajapr ana.multiply. com
> 
> 
> 
> 
>       ________________________________________________________ 
> Bergabunglah dengan orang-orang yang berwawasan, di di bidang 
Anda! Kunjungi Yahoo! Answers saat ini juga di 
http://id.answers.yahoo.com/
>




******************************************************
Milis Filsafat
Posting     : [email protected]
Arsip milis : http://groups.yahoo.com/group/filsafat/
Website     : http://filsafatkita.f2g.net/
Berhenti    : [EMAIL PROTECTED]
******************************************************
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/filsafat/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/filsafat/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[EMAIL PROTECTED] 
    mailto:[EMAIL PROTECTED]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 

Kirim email ke