Dalam kehidupan ini yang terkungkung akan ruang dan waktu, maka semuanya 
terpengaruh olehnya.
Kalau digambarkan waktu itu seperti spiral, jadi dia bergerak berputar pada 
loop yang berbeda walaupun pada posisi yang se lajur. Waktu itu tidak 
pernah sama, detik sekarang dengan detik nanti tidak akan sama  posisi 
noktahnya. Dus, nilaipun menjadi tidak seragam lagi.

Ruang juga punya pengaruh, dalam hal ini diciptakan oleh manusia yang 
menempatinya, mereka menyebutnya budaya (hasil budi daya manusia).

Seiring dengan berjalannya waktu, manusia merubah nilai-nilai yang 
dianutnya untuk sesuatu yang mudah, praktis dan tidak berbelit, serta nyaman.

Oleh karenanya akan terjadi aliran-aliran perubahan di dalamnya, aliran ini 
sama dengan situasi dan kondisi yang meliputi kehidupan manusia sendiri, 
sebagai acuan manusia untuk terlepas dari kesulitan.

Di jaman modern, yang semuanya terkungkung pada materialistik, budayapun 
menjadi produk yang bisa diperdagangkan.

Lalu bagaimana menyikapinya? Pahami dulu apakah budaya itu akan 
mempengaruhi 'aturan baku kitab suci' atau justru sebaliknya 'kitab suci 
dipengaruhi budaya'?

Sementinya kita juga introspeksi memahami makna yang dikandung kitab suci 
dengan kritis, mempertanyakan bagaiamana sekiranya Rosul lahir pada abad 
ini, atau baru meninggal kemarin? Tentu penyelesaiannya akan berbeda.

Apabila kita memahami sesuatu seperti jaman dulu, maka kita akan dikatakan 
'kolot'. Biarkan ayat yang diatur agama tetap, tetapi tafsirnya yang mengalir.

Itu barangkali yang bisa aku sarankan, sekedar untuk membantu memcahkan 
atau membantu bikin kusut?

Salam Selalu,
Http://ferrydjajaprana.multiply.com



At 04:57 AM 1/10/07 +0000, you wrote:
>saya ingin sedikit mengkritisi
>perubahan sosial
>
>Saat ini seks tidak lagi identik
>dengan pernikahan mengapa??
>seks bebas mengapa hal itu terjadi??
>
>Apakah di negeri indonesia ini memang dari dulu
>sudah bebas dalam hal hubungan seks tanpa
>terikat perkawinan???
>atau baru-baru saja hal ini masuk dalam budaya kita??
>dan dari waktu-kewaktu masyarkat semakin permisif??
>
>jika budaya itu dari media massa kenapa
>tidak ada tindakan dari yang memiliki otoritas???
>seolah merupakan sesuatu yang harus diterima???
>
>Mengapa kaum wanita saat ini semakin
>terbuka pakaiannya dan tidak menutup aurot???
>semakin telajang mereka dihadapan umum justru
>semakin bangga dan merasa berharga???
>
>Mengapa terjadi pergeseran nilai-nilai dimasyarakat??
>Apakah pergeseran nilai-nilai ini datang
>dari kesadaran diri masyarakat itu sendiri yang
>ingin mengubah arah nilainya???
>atau semacam perubahan nilai yang dipaksakan???
>
>Apakah ini adalah proses yang acak dan tercipta
>secara alami (random dan chaos) ??
>
>atau semacam kerja teroganisir yang berbentuk
>jaringan struktural dan menciptkan perubahan
>nilai dimasyakarat...???
>
>
>ada yang bisa membantu menjawab???
>
>
>
>
>
>******************************************************
>Milis Filsafat
>Posting     : [email protected]
>Arsip milis : http://groups.yahoo.com/group/filsafat/
>Website     : http://filsafatkita.f2g.net/
>Berhenti    : [EMAIL PROTECTED]
>******************************************************
>
>Yahoo! Groups Links
>
>
>



******************************************************
Milis Filsafat
Posting     : [email protected]
Arsip milis : http://groups.yahoo.com/group/filsafat/
Website     : http://filsafatkita.f2g.net/
Berhenti    : [EMAIL PROTECTED]
******************************************************
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/filsafat/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/filsafat/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[EMAIL PROTECTED] 
    mailto:[EMAIL PROTECTED]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 

Kirim email ke