Waah Pak Very, saya tidak berani menyalahkan seorang yang merindukan Tuhan. maafkan saya bertanya karena memahami kebodohan saya...
Dan betapa saya tak bisa mengetahui dengan pasti apa yang saya rasakan Rindu...ataukah lancang ? --- In [email protected], verri DJ <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > Hehehe... aku hanya mengapresiasi puisi tersebut.. yang menembus ke Lauh Al > Mahfudz. Seneng membaca puisi kawan-kawan yang lagi terlepas nalarnya, > mabuk dalam puisi mistis! > > Pada saat aku mengucapkan tidak dalam keadaan mabuk (sukr) tetapi masih > diambang "rasa" saja. > > Al Hallaj di Baghdad ataupun Syech Siti Jenar di bumi Jawa, sama saja > mereka mengucapkan kata-kata 'Anna Al Haqq' - "Aku adalah Kebenaran" dalam > keadaan isq dan dzauq yang sulit dilepas dari belenggunya. Apabila kita > bertemu Sang Wujud maka tiada lagi yang menarik selain-Nya. > > Isyq adalah cinta yang bergelora kepada Allah. Isyq merupakan tahap > tertinggi dari para salik (penempuh jalan menuju Allah) sebelum terserap > dalam Allah. Di analogikan seperti belerang merah yang membakar segala > sesuatu yang ada pada diri sang salik (Asyiq) dan mengubahnya menjadi > kekasih pada saat fana di dalam Allah (Fana Fi Allah) dan tercerap dalam Allah. > > Dzauq adalah cita rasa bathiniah atau pengalaman spiritual langsung. Dzauq > merupakan tahap awal dalam perjalanan pengungkapan diri Allah (Tajalli). > Pengalaman ini diikuti 'syurb' (minum) sampai akhirnya mabuk (sukr). > > Menurutku, Al Hallaj pada posisi ini beliau mengucapkan "Anna Al Haq". > > Memahami ucapan Anna Al Haq sangat sulit dimengerti oleh kalangan awam. > Memahami Tuhan itu ada dua cara yaitu tasybih (immanence) dan tanzikh > (transendens). Immanence atau sesuatu yang diserupakan. Pada dasarnya akal > memahami ketakterjangkauan Allah. Tanzih diturunkan dari kata Nazacha > artinya menjaga sesuatu agar tidak tercampur, jadi , tanzikh disini > maknanya bahwa Allah itu tak terbandingkan, tak terjangkau dan transendent. > > Jadi apabila mau memahami makna ucapan Al Hallaj 'Anna Al Haq', seperti apa > yang diungkapkan oleh Mas temon, pahami dulu makna, sikon, dan dalam > kondisi bagaimana, sehingga tidak mudah menyalahkan. Alih-alih menyalahkan, > justru itu adalah tahapan tertinggi dari keimanan seseorang. > > Salam, > Http://ferrydjajaprana.multiply.com > > > At 05:29 AM 5/10/07 +0000, you wrote: > >Pak Verry. Ketika Al-Hallaj menerima hukuman mati karena mengatakan > >kalimat tersebut, beliau mengatakannya dengan isyq dan zauq yang tak > >tertahankan. > >Seperti apa perasaan pak Verry ketika mencantumkan kalimat itu ? > > > >t e e n g g e l a m k a h ? ? ? ? > > > >--- In [email protected], verri DJ <verri_dj@> wrote: > > > > > > Anna Al Haqq! > > > > > > At 08:43 AM 3/10/07 +0000, you wrote: > > > > > > > > > > > > > > >Tuhan, Engkau menyelami dan mengenal saya, > > > >Engkau tahu, bila saya duduk atau berdiri; > > > >dari jauh Engkau mengerti pikiran saya. > > > > > > > > > > > > >****************************************************** > >Milis Filsafat > >Posting : [email protected] > >Arsip milis : http://groups.yahoo.com/group/filsafat/ > >Website : http://filsafatkita.f2g.net/ > >Berhenti : [EMAIL PROTECTED] > >****************************************************** > > > >Yahoo! Groups Links > > > > > > > ****************************************************** Milis Filsafat Posting : [email protected] Arsip milis : http://groups.yahoo.com/group/filsafat/ Website : http://filsafatkita.f2g.net/ Berhenti : [EMAIL PROTECTED] ****************************************************** Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/filsafat/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/filsafat/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: mailto:[EMAIL PROTECTED] mailto:[EMAIL PROTECTED] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
