ada sambungannya.... Apakah rasa kesesakan yg diderita tubuh ini bisa hilang hanya melalui indra pendengaran atau penglihatan ? Setelah saya membaca kemudian berpikir oh iya ya smile n the world will smile, lalu darimanakah datangnya smile itu..? Bukankah dari apa yg dirasakan tubuh..? Bagaimanakah saya bisa mewujudkan smile jika pd kenyataannya tubuh merasakan sad..? Apakah kesesakan ini hanya masalah pilihan? Yg pasti smile bisa terjadi dari perubahan konkrit order naik 10 kali, gaji naik 10 kali, tapi order tidak pernah jatuh dari Langit, meskipun Langit menciptakan raga ini pasti ada maknanya .
--- In [email protected], j70an <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > nanya donk bu...:) > > Tapi bu kenyataanya kan ga begitu..[:(], sepertinya itu sama saja > menutupi kenyataan yg buruk dg kata2 yg manis ? > > dalam kenyataannya si buruh harus kerja 8 jam sehari, mengerjakan yg > itu2 saja, diruangan yg sama (misalnya nyetrika celana melulu), > atau si pengusaha yg pusing 7 keliling pontang-panting nyari order > > > Hidup terlalu berharga untuk disia2kan, > > membiarkan waktu berlalu begitu saja > > Menghabiskan waktu di tempat kerja yang 'menyesakkan' adalah > kenyataannaya..? > > apakah ada alternatif lain selain sikap nrimo gitu mba..? > misalnya gimana ya kalau kita berpikir..ya udah-lah toh hidup cuma > sekali , nanti juga lewat begitu aja.? apakah ini termasuk berkreasi > juga ? > > thanks > > > > --- In [email protected], "non_sisca" <non_sisca@> wrote: > > > > > > > > > > Meskipun kita tidak bisa memilih pekerjaan > > (barangkali mengingat tanggung jawab dan faktor2 lain) > > namun akan selalu ada pilihan, > > bagaimana cara kita mengerjakan pekerjaan itu > > > > Kita bisa memilih sikap yang akan kita bawa dalam pekerjaan kita > > > > Hidup terlalu berharga untuk disia2kan, > > membiarkan waktu berlalu begitu saja > > Menghabiskan waktu di tempat kerja yang 'menyesakkan' > > > > Mengapa tidak membuat tempat kerja yang lebih baik ? > > Tinggal memilih, > > membawa sikap marah2 dan merasa tertekan sepanjang hari, > > atau membawa sikap gembira, jenaka, ramah tamah, dan menjalani hari > yang > > menyenangkan > > > > > > Menjalani hari yang 'biasa saja' > > atau menjalani hari yang luar biasa > > > > Hidup terlalu berharga untuk dihamburkan dengan menjalani hidup yang > > tertekan > > Kenyataan terkadang adalah resiko yang timbul bila tidak berbuat > apa2 > > > > Memilih lah untuk berkreasi setiap hari > > Menghidupkan pekerjaan dan tempat kerja sehingga 'menarik' > > Dimulai dengan memilih sikap, memilih respon > > > > Meskipun kita tidak bisa memilih pekerjaan > > namun akan selalu ada pilihan, > > bagaimana cara kita mengerjakan pekerjaan itu > > > > > > Pilihlah sikap mu, [:)] atau [:(] > > > ****************************************************** Milis Filsafat Posting : [email protected] Arsip milis : http://groups.yahoo.com/group/filsafat/ Website : http://filsafatkita.f2g.net/ Berhenti : [EMAIL PROTECTED] ****************************************************** Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/filsafat/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/filsafat/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: mailto:[EMAIL PROTECTED] mailto:[EMAIL PROTECTED] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
