Waah berguna sekali dan aplikatif pak feri. Kalau ada cara mengatasi 
penyakit-penyakit itu, boleh juga bagi-bagi ilmunya.

--- In [email protected], HERIAWAN LAWADIHARDJA 
<[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> 12 Penyakit Mental Manusia
> 
> 1. MENYALAHKAN ORANG LAIN
> Itu penyakit P dan K, yaitu Primitif dan Kekanak-kanakan. 
Menyalahkan orang lain adalah pola pikir orang primitif. Di 
pedalaman Afrika,kalau ada orang yang sakit, yang dipikirkan 
adalah : Siapa nih yang nyantet? Selalu "siapa" bukan "apa" 
penyebabnya. Bidang kedokteran modern selalu mencari tahu "apa" 
sebabnya, bukan "siapa". Jadi kalau kita berpikir menyalahkan orang 
lain, itu sama dengan sikap primitif. Pakai koteka aja deh, nggak 
usah pakai dasi dan jas.
> 
> Kekanak-kanakan. Kenapa? Anak-anak selalu nggak pernah mau 
disalahkan.Kalau ada piring yang jatuh," Adik tuh yang salah", 
atau " mbak tuh yang salah". Anda pakai celana monyet aja kalau 
bersikap begitu. Kalau kita manusia yang berakal dan dewasa selalu 
akan mencari sebab terjadinya sesuatu.
> 
> 2. MENYALAHKAN DIRI SENDIRI
> Menyalahkan diri sendiri bahwa dirinya merasa tidak mampu. Ini 
berbeda dengan MENGAKUI KESALAHAN. Anda pernah mengalaminya ? Kalau 
anda bilang tidak pernah, berarti anda bohong. "Ah, dia sih bisa, 
dia ahli,dia punya jabatan, dia berbakat dsb, lha saya ini apa ?, 
wah saya nggak bisa deh. Dia S3, lha saya SMP, wah nggak bisa deh. 
Dia punya waktu banyak, saya sibuk, pasti nggak bisa deh". Penyakit 
ini seperti kanker, tambah besar, besar di dalam mental diri 
sehingga bisa mencapai "improper guilty feeling".
> 
> Jadi walau yang salah partner, anak buah, atau bahkan atasan, 
berani bilang "Saya kok yang memang salah, tidak mampu dsb". 
Penyakit ini pelan-pelan bisa membunuh kita. Merasa inferior, kita 
tidak punya kemampuan. Kita sering membandingkan keberhasilan orang 
lain dengan kekurangan kita, sehingga keberhasilan orang lain 
dianggap Wajar karena mereka punya sesuatu lebih yang kita tidak 
punya.
> 
> 3. TIDAK PUNYA GOAL / CITA-CITA
> Kita sering terpaku dengan kesibukan kerja, tetapi arahnya tidak 
jelas. Sebaiknya kita selalu mempunyai target kerja dengan 
milestone. Buat target jangka panjang dan jangka pendek secara 
tertulis. Ilustrasinya kayak gini: Ada anjing jago lari yang 
sombong. Apa sih yang nggak bisa saya kejar, kuda aja kalah sama 
saya. Kemudian ada kelinci lompat-lompat, kiclik, kiclik, kiclik. 
Temannya bilang: "Nah tuh ada kelinci, kejar aja". Dia kejar itu 
kelinci, wesss...., kelinci
> lari lebih kencang, anjingnya ngotot ngejar dan kelinci lari sipat-
kuping (sampai nggak dengar / peduli apa-apa), dan akhirnya nggak 
terkejar, kelinci masuk pagar. Anjing kembali lagi ke temannya dan 
diketawain.
> 
> "Ah lu, katanya jago lari, sama kelinci aja nggak bisa kejar. 
Katanya lu paling kencang". "Lha dia goalnya untuk tetap hidup sih, 
survive, lha gua goalnya untuk fun aja sih". Kalau "GOAL" kita hanya 
untuk "FUN", isi waktu aja, ya hasilnya cuma terengah-engah saja.
> 
> 4. MEMPUNYAI "GOAL", TAPI NGAWUR MENCAPAINYA
> Biasanya dialami oleh orang yang tidak "teachable". Goalnya 
salah,focus kita juga salah, jalannya juga salah, arahnya juga 
salah.Ilustrasinya kayak gini: ada pemuda yang terobsesi dengan 
emas, karena pengaruh tradisi yang mendewakan emas. Pemuda ini pergi 
ke pertokoan dan mengisi karungnya dengan emas dan seenaknya 
ngeloyor pergi. Tentu saja ditangkap polisi dan ditanya. Jawabnya: 
Pokoknya saya mau emas, saya nggak mau lihat kiri-kanan.
> 
> 5. MEMILIKI "GOAL", TAPI MERUPAKAN KHAYALAN
> Orang ini biasanya suka berkhayal akan kesuksesan semu. Jika orang 
ini diberi satu telur ayam, maka ia langsung akan berkhayal, telur 
ayam ini akan menetas jadi anak ayam. Anak ayam tentunya akan besar 
dan bisa bertelur, satu hari akan bertelur satu, satu bulan tentunya 
ada 30 telur. Telur dari telur ini tentu akan menetas dan kembali 
bisa bertelur. Jadi satu telur ini akan berkembang mengikuti deret 
ukur. Hasilnya tentu saja akan sangat luar biasa. Dari satu telur 
tentu bisa membeli tv, motor, mobil, rumah, pabrik dll. Realitas 
yang terjadi biasanya tentu saja bertolak belakang dengan khayalan.
> 
> Orang semacam ini biasanya sangat mudah ditipu untuk mengikuti 
permainan uang yang sering disamarkan dalam bentuk multi level 
marketing. Dengan investasi satu juta maka anda akan meraih 1 
milyar. Apa semboyan ini bisa dipercaya? Tapi jangan heran, orang 
sakit, goblok dan serakah yang kaya gini banyak kok di dunia ini, 
itulah sebabnya walaupun media sudah berkali-kali menyiarkan 
penipuan semacam ini, selalu saja ada korban baru lagi. 
> 
> 6. MENGAMBIL JALAN PINTAS, SHORT CUT
> Keberhasilan tidak pernah dilalui dengan jalan pintas. Jalan 
pintas tidak membawa orang ke kesuksesan yang sebenarnya, real 
success, karena tidak mengikuti proses. Kalau kita menghindari 
proses, ya nggak matang, kalaupun matang ya dikarbit. Jadi, tidak 
ada tuh jalan pintas. Pemain bulutangkis Indonesia bangun jam 5 
pagi, lari keliling Senayan, melakukan smesh 1000 kali. Itu bukan 
jalan pintas. Nggak ada orang yang leha-leha tiap hari pakai sarung, 
terus tiba- tiba jadi juara bulu tangkis. Nggak ada! Kalau anda 
disuruh taruh uang 1 juta, dalam 3 minggu jadi 3 juta, masuk akal 
nggak tuh? Nggak mungkin! Karena hal itu melawan kodrat.
> 
> 7. MENGAMBIL JALAN TERLALU PANJANG, TERLALU SANTAI
> Analoginya begini: Pesawat terbang untuk bisa take-off, harus 
mempunyai kecepatan minimum. Pesawat Boeing 737, untuk dapat take-
off, memerlukan kecepatan minimum 300 km/jam. Kalau kecepatan dia 
Cuma 50 km/jam, ya Cuma ngabis-ngabisin avtur aja, muter-muter aja. 
Lha kalau jalannya, runwaynya lurus anda cuma pakai kecepatan 50 
km/jam,
> ya nggak bisa take-off, malah nyungsep iya. Iya kan ?
> 
> 8. MENGABAIKAN HAL-HAL YANG KECIL
> Dia maunya yang besar-besar, yang heboh, tapi yang kecil-kecil 
nggakm dikerjain. Dia lupa bahwa struktur bangunan yang besar, pasti 
adakomponen yang kecilnya. Maunya yang hebat aja. Mengabaikan hal 
kecil aja nggak boleh, apalagi mengabaikan orang kecil.
> 
> 9. TERLALU CEPAT MENYERAH
> Jangan berhenti kerja pada masa percobaan 3 bulan. Bukan mengawali 
dengan yang salah yang bikin orang gagal, tetapi berhenti pada 
tempat yang salah. Mengawali dengan salah bisa diperbaiki, tetapi 
berhenti di tempat yang salah repot sekali.
> 
> 
>   10. BAYANG BAYANG MASA LALU
> Wah puitis sekali, saya suka sekali dengan yang ini. Karena apa ? 
Kita selalu penuh memori kan? Apa yang kita lakukan, masuk memori 
kita, minimal sebagai pertimbangan kita untuk langkah kita 
berikutnya. Apalagi kalau kita pernah gagal, nggak berani untuk 
mencoba lagi. Ini
> bisa balik lagi ke penyakit nomer-3. Kegagalan sebagai akibat 
bayang-bayang masa lalu yang tidak terselesaikan dengan semestinya. 
Itu bayang-bayang negatif. Memori kita kadang- kadang sangat 
membatasi kita untuk maju ke depan. Kita kadang-kadang lupa bahwa 
hidup itu maju terus. "Waktu" itu maju kan? Ada nggak yang punya jam 
yang jalannya terbalik ?? Nggak ada kan?
> 
> Semuanya maju, hidup itu maju. Lari aja ke depan, kalaupun harus 
jatuh, pasti ke depan kok. Orang yang berhasil, pasti pernah gagal. 
Itu memori negatif yang menghalangi kesuksesan.
> 
> 11. MENGHIPNOTIS DIRI DENGAN KESUKSESAN SEMU
> Biasa disebut Pseudo Success Syndrome. Kita dihipnotis dengan itu. 
Kita kalau pernah berhasil dengan sukses kecil, terus berhenti, 
nggak kemana-mana lagi.Sudah puas dengan sukses kecil tersebut. 
Napoleon pernah menyatakan: "Saat yang paling berbahaya datang 
bersama dengan kemenangan yang besar". Itu saat yang paling 
berbahaya, karena orang
> lengah, mabuk kemenangan. Jangan terjebak dengan goal-goal hasil 
yang kecil, karena kita akan menembak sasaran yang besar, goal yang 
jauh. Jangan berpuas diri, ntar jadi sombong, terus takabur. Sudah 
saatnya kita memperbaiki kehidupan kita. Kesempatan terbuka lebar 
untuk siapa saja yang ingin maju.
> 
> Action may not always bring success, but there is no success 
without action. "Usaha dan tindakan tidak selalu menghasilkan 
keberhasilan/ sukses, tetapi... Tidak ada keberhasilan dan sukses 
TANPA usaha dan tindakan." (Greg Phillips- Benjamin Disraeli)
> 
> 12. MENGANGGAP DIRI SANGAT PINTAR
> Manusia ini merasa dirinya sangat pintar sehingga selalu merasa 
bisa mencapai apa yang sudah dicapai orang lain. Kalau ia melihat 
kesuksesan orang lain, yang tentu saja menurutnya lebih tolol, maka 
orang ini merasa ia harus bisa lebih sukses lagi. Kalau orang tolol 
saja bisa memiliki mobil dan rumah mewah maka orang ini harus bisa 
memiliki mobil, rumah mewah dan pesawat terbang (lebihnya). Kalau 
orang ini tidak bisa memiliki lebih atau sama dari orang lain maka 
ia akan mengutuk Tuhan. Tuhan itu tidak adil, kok orang yang lebih 
bodoh dari saya bisa lebih kaya dari saya. Orang ini biasanya sulit 
untuk sukses, bekerja serba tanggung, kalau bekerja maunya sekaligus 
berbarengan, yang ada di otaknya hanya rasa iri akan kesuksesan 
orang lain.
> 
> Sumber : Anonymous
>   heri
>   www.lifefeature.com
>   www.fengshui-indonesia.com
> 
>        
> ---------------------------------
> Be a better Heartthrob. Get better relationship answers from 
someone who knows.
> Yahoo! Answers - Check it out.
>




******************************************************
Milis Filsafat
Posting     : [email protected]
Arsip milis : http://groups.yahoo.com/group/filsafat/
Website     : http://filsafatkita.f2g.net/
Berhenti    : [EMAIL PROTECTED]
******************************************************
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/filsafat/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/filsafat/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[EMAIL PROTECTED] 
    mailto:[EMAIL PROTECTED]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 

Kirim email ke