Salam
Bagi anda yang berminat silakan hadir.
Terima kasih

-Guntur-


http://www.utankayu.org/in/index.cfm?action=detail&cat=event&id=118
       Selasa, 30 Oktober 2007, 19:00 WIB
       Diskusi EMPAT BUKU PUISI TERKINI
       (Karya Iyut Fitra, Mardi Luhung, Mashuri, Zen Hae) Pembicara: Arif Bagus 
Prasetyo & Kris Budiman Moderator: Akmal Nasery Basral.



Puisi Indonesia dewasa ini terus bergerak di antara kutub-kutub yang seakan tak 
berubah: antara kerumitan dan kesederhanaan ungkapan, antara kepekatan dan 
kejernihan imaji, antara karnaval dan kesunyian. Tentu saja para penyair tak 
serta-merta hanya bergerak ke salah satu kutub itu. Bahkan sejumlah penyair 
tampaknya menemukan semacam ramuan pribadi yang mencoba mempertemukan (atau 
menabrakkan) ekstrem-ekstrem yang berlawanan itu, atau mengolah berbagai anasir 
dari sumber-sumber yang kian beragam: dari tradisi kampung halaman hingga 
hiperrealitas dunia media, dari yang esoterik hingga yang pop, dari humor 
hingga horor. Bagaimanakah hasilnya? Tawaran estetik dan tematik apa saja yang 
telah diajukan oleh para penyair terkini? Akan melaju ke manakah kerja 
penciptaan puisi yang berlangsung dalam bahasa Indonesia hari ini? 
Pertanyaan-pertanyaan ini penting dan menarik, tapi tentu memerlukan 
penyelidikan yang memadai untuk mendapatkan jawabnya. Setidaknya dengan 
mendiskusikan
 sejumlah buku puisi yang terbit belakangan ini, kita bisa beroleh sedikit 
gambaran tentang keadaan perpuisian Indonesia kini. Untuk itulah kami 
mengundang dua pembicara, Kris Budiman (peneliti dan kritikus sastra dari UGM) 
dan Arif Bagus Prasetyo (penyair dan esais), untuk membicarakan empat kumpulan 
puisi yang terbit belum lama ini. Kris Budiman akan membahas Musim Retak (Iyut 
Fitra) dan Ngaceng (Mashuri), sedangkan Arif Bagus Praseyo akan mengulas Ciuman 
Bibirku yang Kelabu (Mardi Luhung) dan Paus Merah Jambu (Zen Hae). Moderator 
diskusi ini Akmal Nasery Basral. 
 ARIF BAGUS PRASETYO lahir pada 30 September 1971. Aktif sebagai penulis dan 
kurator. Telah menghasilkan, antara lain, buku puisi Mahasukka, buku kritik 
sastra Epifenomenon dan buku kritik seni rupa Melampaui Rupa. Tinggal di 
Denpasar, Bali.
 
Kris Budiman adalah penulis yang sudah bahagia dengan novel tipisnya, Lumbini 
(Yogyakarta: Jalasutra, 2006); mengajar antropologi dan semiotika di beberapa 
perguruan tinggi di Yogyakarta.
  

 __________________________________________________
Do You Yahoo!?
Tired of spam?  Yahoo! Mail has the best spam protection around 
http://mail.yahoo.com 

Kirim email ke