Benarkah Sosialisme Jawabannya?!!! Hidup memberikan petunjuk kepada seluruh umat manusia bahwa kerja adalah bentuk bangunan relasi sosial antarmanusia dalam memenuhi kebutuhan hidupnya, sekaligus bentuk ideal dari pengabdian diri pada kehidupan itu sendiri. Dalam hal ini, Kebutuhan hidup telah menentukan bagi setiap manusia, tanpa kecuali, pekerjaan yang dapat ia kerjakan, sekaligus memberikan tanggung jawab bagi setiap orang untuk memelihara pekerjaan yang benar, sesuai dengan prinsip2 moralitasnya. Secara teoretis, buruh merupakan faktor produksi yang diakui setiap sistem ekonomi. Buruh bukan hanya suatu jumlah usaha atau jasa abstrak yang bisa diperlakukan sesuka majikan, atau pula bisa berbuat seenaknya tanpa mematuhi aturan majikan. Karena itu, secara prinsipil saya berpandngan bahwa wajib memberikan hak yang sama antara majikan dan buruh, baik untuk mem-PHK maupun mogok. Dalam hal ini, Saya sangat menekankan kearifan kita semua dalam melihat persoalan-persoalan yang menyebabkan ketegangan antara majikan dan buruh. Sebab seluruh masalah itu sangat bergantung pada sejumlah variabel seperti tingkat pemusatan tenaga industri yang ada, tingkat dan tahap perkembangan gerakan buruh, tingkat kesenjangan dan pendapatan masyarakat, tingkat kesadaran terhadap etika kerja, dan lain-lain. Bagaimanapun, kita tidak menginginkan praktik eksploitasi buruh oleh majikan. Tapi saya berpendapat, bahwa kita juga tidak bisa terus mendesakkan penghapusan masyarakat borjuis dan menciptakan masyarakat tanpa kelas. Karena saya sangat mengakui adanya perbedaan kemampuan dan bakat tiap-tiap orang yang mengakibatkan perbedaan pendapatan dan imbalan material. Tentu saja selama kompetisi dijalankan dengan fair, dan melalui mekanisme yang universal akses!!! Terimaksih
__________________________________________________ Do You Yahoo!? Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around http://mail.yahoo.com
