Undangan Orasi Budaya II
Max Lane:
    
Salam Budaya
     
Pada orasi budaya pertama M Dawam Rahardjo menyampaikan pemikirannya dalam 
pembentukan Indonesia yang lebih baik dengan judul “Strategi Budaya Di Era 
Globalisasi”.
     
Di november ini untuk Orasi Budaya II oleh Galeri Publik yang akan menyampaikan 
adalah Max Lane seorang Indonesianis. Ia akan menyampaikan pikiran-wacananya 
(dalam aspek budaya) tentang arus mobilisasi politik di tahun tahun awal 
reformasi ’98 ke mobilisasi budaya serta kaitannya dengan serangan globalisasi 
yang terjadi sekarang.
     
Untuk itu kami mengundang rekan rekan agar bisa hadir di acara Orasi Budaya II 
oleh Galeri Publik pada
               
Hari Tanggal    : Selasa, 13 November 2007
Waktu              : Pukul 13.00 – 16.00 WIB
Tema               : Dari Mobilisasi Politik Meluas Menjadi Mobilisasi Budaya
                          Dalam Menghadapi Serangan Globalisasi
Tempat            : Galeri Publik Jln Diponegoro No. 9 Menteng Jakarta Pusat.
Kegiatan           : 
    1.      Performance Art

2.      Orasi Budaya
  3.      Makan siang & ramah ramah
     
Demikian undangan ini. Kami tunggu kehadiran rekan rekan dan trimakasih untuk 
perhatiannya.
           
Revitriyoso Husodo
Koordinator
GALERI PUBLIK
INSTITUTE FOR GLOBAL JUSTICE
 Jl. Diponegoro No. 9 Menteng, Jakarta Pusat 10340. 
 Telp : 62-21 3193 1153, Fax : 62-21 391 39 56
 Email : [EMAIL PROTECTED]/www.galeripublik.multiply.com
       
Informasi:
Tejo : 0817 687 95 98

---------------------------------------
Lampiran 

Mobilisasi politik, mobilisi budaya: 
melawan arus "globalisasi" semu


Selama tahun 1990an muncul sebuah gerakan perlawanan kediktatoran
yang bersandar aktif pada metode perjuangan aksi massa. Mahasiswa
bersama petani, dan juga mahasiswa bersama kaum pekerja mobilisasi
di desa maupun di pabrik dan kantor menuntut haknya. Gerakan ini
kemudian berkembang dan bersatu dengan keresahan masyarakat umum
tentang kediktatoran, pelanggaran HAM, KKN dan jurang kaya-miskin.


Pada Mei 1997 pada waktu mobilisasi massif Mega-Bintang-Rakyat dan 
kemudian lagi bulan-bulan awal 1998 aksi massa betul-betul menjadi 
massif. Elit politik dan elit KKN terpaksa gerak cepat untuk menghindar
gerakan ini mempertanyakan seluruh sistem: mereka membuang pimpinan
selama ini dengan harapan gerakan akan puas. Sesudah Presiden Suharto 
terpaksa mundur, memang gerakan juga menciut.


Selama 10 tahun aksi massa spontan terus terjadi, tetapi tidak bisa 
berkembang menjadi lebih daripada spontan, fragmentatif dan sangat 
terbatas dalam dampak politiknya.


Salah satu persoalan ialah selama tahun 1990an dan selama 10 tahun 
terakhir ini pergerakan aksi massa masih belum ketemu "budaya"nya, 
atau ideologinya. Aksi massa adalah lebih daripada sekedar salah satu 
metode perjuangan. Gerakan aksi massa merupakan basis dari kebudayaan 
pembebasan itu sendiri. Tetapi sebuah budaya pembebasan membutuh lebih 
daripada cara bergerak tertentu (aksi massa), dia juga butuh cara berpikir, 
cara melihat dunia secara menyeluruh; dia butuh suara dan mekanisme bersuara.


Sekarang Indonesia menhadapi gelombang sebuah 'globalisasi' semu dan 
gadungan yang justeru memusatkan kekayaan dunia di satu atau dua atau 
tiga titik saja dan tidak menyebarluaskannya secara global. Adalah gerakan 
aksi massa yang bisa menjadi alat perlawanan, dan juga nanti alat memerintah
dan sebagai alat membangun ekonomi.


Tetapi untuk aksi massa bisa mencapai semua ini metode aksi massa ini 
harus menyatu dengan sebuah revolusi kebudayaan dengan visinya, cara 
berpikirnya dan suaranya dengan senjata-senjata kebudayaannya  yang jitu: 
sejarah, sastera dan koran.


-- 

Translator - Writer
Consultant - Social and Governance Issues


Blog: http://blogs.usyd.edu.au/maxlaneintlasia/

Jakarta 0813 875 60776
Singapore 98987278
    

  

JAKER(Jaringan Kerja Kebudayaan Rakyat) 
Jl.Tebet Dalam 2G No.1 Jakarta Selatan 12810 INDONESIA  
Phone/Fax  :+62-21-8354513 
Hp     :+8176879598(Tedjo Priyono) 
Email  :[EMAIL PROTECTED]  / [EMAIL PROTECTED]
Web    :http://www.jakker.blogspot.com/
       
---------------------------------
Bergabunglah dengan orang-orang yang berwawasan, di bidang Anda di Yahoo! 
Answers

Kirim email ke