Mas Verri, saya minta ijin forward tulisan Anda ini, ke beberapa milis lokal ... Dalam tulisan lalu, nampaknya ada beberapa sohib yg kebingungan pada tulisan saya sebelumnya, -diantaranya- ada kalimat:
½... Mengahapkan bahwa stagnasi itu diisi oleh move spiritualisme di Indonesia? Spiritualisme yang bagaimana?... Organized-institutionalized spiritualism (religion)? Atau yang bagaimana?...½ Kayaknya memang barangkali masih banyak yang korslet pemahamannya antara religion dan spiritualism. Dan tulisan Anda ini saya anggap bisa menjelaskan lebih rinci. Thanks sebelumnya. Be Fun Tuhantu http://hole-spirit.blogspot.com <http://hole-spirit.blogspot.com> --- In [email protected], verri DJ <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > Antara Agama dan Spiritual > > Agama > > Kata agama aslinya berasal dari bahasa Sansekerta, artinya sektarian. > Sedangkan ajarannya (scripture) di sebut Agama Shaivite. Di Indonesia yang > disebut agama sama dengan religion (Bhs. Inggris) atau din (Bhs Arab). > > Membahas masalah term agama ini dari berbagai bahasa akan membuat beda > pengertiannya, walaupun hakikatnya bisa jadi sama. Religion (English) > berasal dari kata Religio (latin) yang artinya mengikat dengan kencang, > aartinya yang lain adalah membaca kembali atau membaca berulang-ulang. > Agama adalah seperangkat aturan dan kepercayaan yang dibebankan secara > eksternal pada pengikutnya dan pengikutnya wajib melaksanakan aturan tersebut. > > Membaca term seperti ini mau tidak mau harus lintas agama dan lintas > bahasa karena Bahasa Indonesia itu banyak sekali yang berasal dari serapan > bahasa-bahasa asing lainnya. Makanya untuk memahami makna leksikal > jangan selalu memandang dari satu kacamata agama yang diyakininya saja, > karena hasilnya menjadi berbeda. > > Agama Islam, berasal dari Jazirah Arab, makanya terpengaruh dengan Bahasa > Arab yang paling dominan. Agama dalam Bahasa Arab disebut "Din". Artinya > ketaatan dan balasan. Definisi secara teknis adalah iman kepada Pencipta > manusia dan alam semesta serta kepada hukum-hukum praktis yang sesuai > dengan keimanan tersebut. > > Spiritual > > Spiritual berasal dari Bahasa Inggris Spiritualis, yang mengadopsi dari > Bahasa Latin Spiritualis, asal kata : Spiritus artinya roh. Jadi secara > leksikal spiritual adalah rohani. > > Dipandang dari sudut agama spiritualisme itu mengacu kepada penjelmaan roh. > Spiritualisme adalah suatu pandangan bahwa realitas puncak yang mendasari > semua realitas adalah Ruh/Roh. > > > Beda Agama dan Spiritualitas > > Dari definisi-definisi diatas masih belum terlihat perbedaan antara agama > dan spiritualitas, perlu perhatian yang mendalam untuk beberapa aspek. > Kesulitan membedakan biasanya terjadi apabila kita tidak bisa memilah mana > yang bersifat 'aspek bumi' dan mana yang bersifat 'langit' aspek > spiritualitas pada agamanya. Kerancuan antara agama dengan spiritualitas > adalah kesamaan hal yang dibahas seperti Tuhan, Jiwa, surga, neraka, tetapi > tidak melihat sisi birokrasi dan ada sistem keorganisasian dalam beragama. > Biasanya orang yang beranggapan bahwa agama adalah spiritualitas mengacu > pada sisi tolerannya agama. Kenyataanya di dalam agama, selain memiliki > sisi toleran ada juga sisi ekstrim, yang tidak mau tahu terhadap sistem > keorganisasian dalam beragama. > > Contohnya sisi ekstrim saja di dalam Islam adalah Jihad Islam, di dalam > agama Kristen juga ada, contoh yang bersifat spiritual, di dalam agama > Hindu yang memiliki banyak kitab suci, Kitab Wedha adalah kitab yang > memfokuskan pada spritualitas. Boleh jadi pada Agama Islam contoh nya > adalah ajaran Tasawuf. > > Lalu, apa yang membedakan antara agama dengan spritualitas? Ada beberapa > aspek yang berbeda di dalamnya, pada agama (A) bersifat Institusional, pada > spiritualitas (S) bersifat universal, (A) mengacu pada eksternal > (eksoteris) sebaliknya (S) Internal (essoteris), pada agama (A) > memfokuskan ke ritual, sebaliknya spirtual (S) spontanitas, (A)untuk > kalangan umum sebaliknya (S) khusus atau privat, (A) fokus pada > tabiat/kelakuan sebaliknya (S) fokus pada cinta kasih, terakhir pada Agama > (A) pengetahuan doktrin unik, sebaliknya spiritual (S) bisa bercampur. > > Jadi sekarang pilihan ditangan anda, mau pilih agama adalah sama dengan > spiritual (a=s), atau spiritual berbeda dengan agama (a><s) ataupun (s<a) , > silakan-silakan saja, karena artinya anda hanya mencomot salah satu irisan > dari kesamaan, kalau diibaratkan dalam diagram ven ada irisan a (agama) > irisan s (spiritual), dan irisan c (campuran). > > Salam, > Http://ferrydjajaprana/multiply.com >
