Ini salah satu cuplikan dari suluk madekur? Asalnya dari mana? Salam, Dj
At 05:27 AM 30/11/07 +0000, you wrote: >Bismilahirrahmanirrahim, > >Iblis.... > >Serupa mahluk, seperti apakah dia? > >Mungkin ia buruk rupa, atau bengis tak kenal ampun, tapi kalau aku >boleh jujur terhadapnya, aku akan katakan bahwa aku sangat kasihan >padanya. > >Bagaimana tidak ? Tiada mahluk semalang Iblis. Ia lahir dengan cinta >dan menyembah atas dasar cinta. Baginya Tuhan adalah satu dan hanya >padanya ia menundukan kepalanya. Iblis mencitai Tuhan....Cintanya >luar biasa sekali. > >Gegabahkah aku dengan berkesimpulan seperti itu? > >Mungkin memang gegabah, tapi aku mengatakannya dengan alasanku >sendiri. Seseorang yang tak peduli tak akan menghabiskan hidupnya >hanya untuk satu tujuan, sementara Iblis hanya punya satu >tujuan ...menyesatkan manusia. Memang betul dalam hal ini, dia >adalah musuh mausia, tapi dalam hal kecintaan pada Allah, yang ia >coba jauhkan dari manusia, Maka tak ada manusia yang bisa >menandinginya. > >Hanya Iblis yang menolak tunduk pada selain Allah disaat semua >malaikat tunduk pada adam. Memang betul itu bukti kesombongan, tapi >tak dapat disangkal bahwa itupun bukti kecintaan dan loyalitas >seorang hamba pada Tuannya. Hanya saja, betapa bodohnya Ia yang tak >menyadari cerminan Tuhan dalam wujud mahluknya, Iblis, termasuk yang >terjebak dalam kebodohan itu. > >Betapa akan lebih mudah bagi Iblis untuk menyetujui saja keputusan >Allah ketika berkata "pergilah kau ke neraka...sesungguhnya kau >telah dikutuk", tapi ia malah meminta tangguh hanya untuk mengajak >manusia besertanya. Kebencian Iblis begitu mendarahdaging pada >manusia, sehingga ia rela tersiksa seumur dunia hanya untuk melihat >manusia, mahluk yang telah merebut hati kekasihnya, tersiksa bersama >dirinya di neraka. > >Dalam hal kebencian sangat pantas bila Iblis menjadi musuh manusia, >tapi dalam hal kecintaan sungguh manusia tiada apa-apanya. Manusia >mencintai dan mengabdi karena iming-iming surga sementara Iblis >tetap pada kecintaannya walau neraka dihadapkan padanya. Cinta mana >yang sanggup melakukan hal seperti itu ? > >Pada detik-detik kematiannya Al-Hallaj sempat mengatakan bahwa cinta >itu membakar atau dibakar. Orang yang sanggup memaparkan cinta >sebetulnya belum sampai pada Cinta. Cinta adalah api yang melumatkan >serangga yang mendekatinya. Serangga itu bukan tidak menyadari >panasnya api , tapi terangnya begitu memabukkan. > >Orang yang tiba di gelombang Cinta > >Gagap hendak menjelaskannya > >Kalau merasa sebagai hamba > >Wujud menjadi dua > >Kalau merasa sebagai Tuhan > >Ia tersekutukan > >(Suluk Syeh madekur 27) > > > > > > > >****************************************************** >Milis Filsafat >Posting : [email protected] >Arsip milis : http://groups.yahoo.com/group/filsafat/ >Website : http://filsafatkita.f2g.net/ >Berhenti : [EMAIL PROTECTED] >****************************************************** > >Yahoo! Groups Links > > > ****************************************************** Milis Filsafat Posting : [email protected] Arsip milis : http://groups.yahoo.com/group/filsafat/ Website : http://filsafatkita.f2g.net/ Berhenti : [EMAIL PROTECTED] ****************************************************** Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/filsafat/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/filsafat/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: mailto:[EMAIL PROTECTED] mailto:[EMAIL PROTECTED] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
