DOSTOIEVSKY DAN TRIPARTITE MANUSIA DALAM THE BROTHER KARAMAZOV
   

      Tripartite Manusia mengacu pada “Troika” karya Gogol, The Death Soul. 
Troika adalah gerobak yang dihela oleh tiga ekor kuda berlari cepat seperti 
angin melintasi Rusia ke suatu tujuan yang tidak pernah diketahui secara pasti. 
Troika dielaborasikan oleh Dostoiesvsky ke dalam pengertian daging, pikiran dan 
roh. Tripartite manusia juga terkait dengan pemikiran paganisme dan nilai- 
nilai mitik dan arkaik dengan dimensi kosmologi, serta religiusitas bangsa 
Rusia, dengan kehidupan batin. 
   
  Feodor Karamzov ayah ketiga bersaudara digambarkan sebagai seorang bertabiat 
buruk penuh dengan sifat kehidupan serangga. Sifat-sifat serangga tersebut 
tertanam dalam diri ketiga anaknya. Putra sulung,  Dimitri merupakan manusia 
sensualis, Ia dikuasai oleh nafsu birahi dan memuja hal-hal yang bersifat 
duniawi. Putra kedua Ivan merupakan manusia iblis, Ia seorang skeptik dan 
dikuasai oleh rasionalitas. Putri bungsu Alyosha merupakan manusia malaikat, 
dalam dirinya sarat dengan kehidupan religius. (Snow:133). Antara mereka 
terdapat perbedaan yang tidak terdamaikan namun dalam perbedaan ini pula mereka 
tersatukan dalam unitas kolosal. Ketiganya saling mengisi, semuanya 
terintegrasikan dalam satu sinergi dan bergerak secara dinamis menuju tujuan 
bersama, yaitu hidup.
   
  Dalam diri Dimitri berkuasa kekuatan sensualitas yaitu suatu dinamika dan 
eros. Dimitri mewakili gambaran manusia sensualitas.(Mokhulski: 610). Walaupun 
seorang sensualis, ia adalah seorang yang jujur. Sifat-sifat ayahnya paling 
kentara mengalir dalam dirinya. sarat dengan kekuasaan mitis, tanah dalam ibu 
pertiwi, ‘Matushka Rus’ sebagai sumber kehidupan, kebahagiaan dan keadilan. 
Dalam diri Dimitri juga berkuasa satu kekuatan dahsyat dan menakutkan serta 
tidak terkendalikan. Kekuatan itu adalah keindahan, Dimitri mengetahui kekuatan 
itu bersarang dalam dirinya namun ia tak kuasa untuk melepaskan diri dari 
kekuatan tersebut. Kekuatan dahsyat, menakutkan dan asing  dan tak dikenal itu 
adalah suatu kekuatan yang tidak terkontrol, suatu angin badai, api suci yang 
agung. Keindahan sangat menakutkan karena keindahan tidak terbatas. Kekuatan 
dahsyat  yang diusungnya tersublimasikan dalam keindahan (krasata). Keindahan 
dilingkupi oleh suatu infinitas diri yang tidak terjangkau
 oleh manusia, ruang dan gerak serta dinamikanya tidak terdeteksi. Keindahan 
adalah teka-teki, di dalamnya batas-batas bertemu.[Dostoyosky (BK) :111]. 
Keindahan adalah misteri agung serta tidak terpecahkan. Dimitri mengatakan 
bahwa hal yang paling menakutkan adalah manusia dengan ideal Sodom, dalam 
jiwanya tidak membuang ideal Madona, dan hatinya terbakar oleh ideal tersebut. 
Keindahan juga terdapat dalam ideal Sodom, dalam ideal Sodom itu pulalah 
terletak rahasia kehidupan. Manusia adalah ajang pertempuran antara kebaikan 
dan kejahatan. Tuhan dan Setan bertempur, medan pertempuran tidak lain 
berlangsung dalam hati manusia. Pertempuran yang tidak kunjung terdamaikan, 
terus berlangsung dalam diri manusia. Dimitri mengatakan, keindahan berasal 
dari Tuhan, akan tetapi demikian sampai di bumi, keindahan tercemari dan 
berubah menjadi sesuatu yang dahsyat dan menakutkan. Keindahan berasal dari 
Tuhan, keindahan adalah perluasan Rohul Kudus akan tetapi  dalam dunia yang 
penuh dosa,
 keindahan secara tak terelakkan terdistorsi, keindahan tidak lagi 
menyelamatkan akan tetapi sebaliknya merupakan atraksi demonis. [Dostoievsky 
(BK:111]
   
  Untuk halaman selanjutnya klik www.meontology.blogdrive.com 



       
---------------------------------
Never miss a thing.   Make Yahoo your homepage.

Kirim email ke