Mau baca dengan fotonya sekaligus? Mampir aja ke 
http://www.thaniago.blogspot.com


Bercermin Dari Kebisuan
Oleh: Roy Thaniago
 
Ia berdiri, bersikeras menyampaikan sesuatu lewat
gerak dan mimiknya. Kalau ia tidak bersuara, bukan berarti ia seorang bisu.
 
WAJAHNYA nyaris ditutup putih kalau bibirnya tidak
diwarnai merah. Posturnya tinggi dengan rambut ombak beruban yang tampaknya
tidak pernah disisir. Ia, lelaki itu, bicara banyak hal mengenai kehidupan.
Tapi bukan Bizot namanya kalau ia menggunakan suara untuk bercerita. Cukup
gerak dan mimik. Itu saja.
 
Bizot
adalah seorang pemain pantomim dari Prancis. Sabtu, 7 Juni 2008 lalu, ia
tunjukkan seni berkomunikasinya itu pada khalayak ramai di Taman Menteng,
Jakarta Pusat. Dengan setelan kemeja putih yang jauh dari kesan rapih, serta
dipadu celana panjang hitam, ia berhasil bercerita tanpa suara sedikit pun.
Tapi sungguh, bohong bila ada yang bilang tidak mengerti. Karena Bizot mengolah
tubuhnya sedemikian detil untuk berpantomim.
 
Sehari
sebelumnya, 6 Juni, Bizot sudah pentas di Gedung Kesenian Jakarta. Tapi, 
seniman yang sudah bergelut 30
tahun lebih ini merasa perlu untuk membagi pengalaman kultural ini kepada
publik yang lebih luas dan beragam. Itulah sebabnya, acara yang diselenggarakan
CCF dalam rangka Festival Seni Budaya Prancis 2008 ini, dirayakan dengan lebih
merakyat di Taman Menteng.
 
Di
salah satu sudut lapang yang pelit penerangan, dan ditingkahi berpuluh anak
muda yang bermain skate board di
sudut lainnya, di situlah Bizot menyapa khalayak dengan amat personal, intim.
Sejak lakon pertama digulir ia sudah menjadi daya tarik. Karena itu, puluhan
orang mengerubunginya, persis seperti semut yang mengerubungi gula. Toh, seni
pantomim yang ditampilkan Bizot memang manis. Bahkan mungkin menjadi salah satu
pengalaman termanis sebagian orang yang jarang disapa dengan intimitas
kesenian.
 
Pantomim
adalah sebuah seni gerak yang sebenarnya sudah ada sejak zaman Mesir Kuno dan 
India,
menurut Aristoteles. Aristoteles menguatkan pendapatnya ini dengan
memperlihatkan bahwa banyak sekali diketemukan relief-relief pada candi dan
piramida yang menggambarkan laki-laki dan perempuan yang sedang melakukan
gerakan, tapi bukan tarian.
 
Secara
estimologis, pantomim berasal dari bahasa Yunani yang berarti serba isyarat.
Jadi, pantomim memang tidak membutuhkan bahasa verbal untuk menyampaikan
pesannya. Maka itu sering disebut seni bisu. Tapi justru dalam keheningannya
itu, pantomim mengajak manusia untuk mempertanyakan, menertawakan, menelanjangi
diri sendiri.
 
Setidaknya
hal itu yang kita bisa lihat dari pertunjukkan Bizot. Ada beberapa lakon 
seperti Pantai, yang mempertontonkan kedunguan
manusia. Atau lakon dadakan, Menjadi
Perampok (diminta penonton), yang menelanjangi sifat naluri manusia yang
tamak, juga gagal – lakon diakhiri dengan kisah sang pencuri yang ketika
berhasil membuka kode brankas, setelah dibuka ternyata ada polisi di balik
pintu.
 
Bizot
sangat sederhana dalam mengolah gerak, ia tak memakai metafora yang berlebihan,
atau konsep semiotika yang rumit, tapi bukan berarti membuatnya menjadi sangat
sepele. Gerakannya memang tanpa basa-basi, tapi tetap membutuhkan proses 
berpikir
untuk penonton mencernanya. Gerakannya yang sederhana tentunya bukan berarti
sesederhana itu proses menekuni pantomim. Pada babak di mana para penonton
diberi kesempatan untuk mengajukan tema lakon, Bizot tanpa pikir panjang mampu
mempertontonkan tubuhnya dengan amat menarik dan imajinatif. Pasti banyak
bacaan, diskusi budaya, dan melakukan perjalanan ke berbagai tempat, yang
memperkaya eksplorasi pantomim Bizot.
 
Lewat
kesederhanaan dan intimitas gerak dan mimiknya, Bizot mengajarkan pada penonton
untuk memaknai hidup lewat gerakan. Kecintaannya pada pantomim, membingkai
lakonnya menjadi sebuah cermin refleksi bagi kita semua. Ada yang sadar?
 
Roy Thaniago
Penggiat
Agenda 18,
Blogger
(thaniago.blogspot.com)


      ________________________________________________________ 
Bergabunglah dengan orang-orang yang berwawasan, di di bidang Anda! Kunjungi 
Yahoo! Answers saat ini juga di http://id.answers.yahoo.com/

Kirim email ke