Jadilah Kayu 
Jati<http://erwin-arianto.blogspot.com/2008/06/jadilah-kayu-jati.html>

Pernah merasa sedih dan menitikan air mata tanpa kita ketahui
penyebabnya..., ketika kita sudah berbuat untuk bertujuan baik serta benar.
tetapi kita terima adalah kritikan yang pedas. ketika kita salah mengambil
keputusan, waktu sebelumnya keputusan itu telah kita pertimbangkan dengan
baik...

Apa yang harus kita lakukan saat seperti itu..?, jangan lah kita berputus
asa!! bangkit.. Terus berjuang..

Kita adalah matahari yang ditakdirkan sebagai khalifah di bumi, kita tidak
akan menjadi matahari jika kita tidak memancarkan cahaya, sekalipun mendung
dan awan kelabu menutupi pandangan orang untuk melihat diri kita...

Kita coba instropeksi diri, kita sering marah ketika melihat orang lain
sukses, coba deh renungkan sejenak... kenapa mereka berhasil... kerena
mereka memang sudah bekerja keras dan membuka jalan untuk meraih
kesuksesan....

Apa yang harus kita lakukan saat ini... mari kita berjuang untuk lebih
sukses dari orang itu, mari kita buat jalan kita.. mari kita kejar
kesuksesan.. apakah kita bisa sukses jika kita tak pernah mengejar
sukses...?, jangan hanya marah dan iri atas kesuksesan orang lain...

Jadilah seperti air..Selalu mengalir...melewati semua benda, menembus semua
sisi dan tanpa batas.

sahabat...jangan mau dikalahkan oleh keadaan,,tetapi kalahkan keadaaan !!

Sahabat ,,,jangan sakit hati ketika kau ditegur, padahal kau merasa sudah
mengerjakan yang terbaik. Sakit hati itu hanya akan membuat tidurmu tidak
nyenyak dan perasaanmu tidak nyaman. Buanglah itu dari hatimu dan pikiranmu
!

Kuasailah dirimu sedemikian rupa hingga kamu bisa mengatasi perasaan
diperlakukan tidak adil,

dilecehkan, diremehkan ataupun dikhianati oleh sesamamu.

Bukankah untuk itu kau hidup? untuk melihat kenyataan bahwa di dunia ini
yang paling mengerti

perasaanmu dan menerima dirimu apa adanya hanya Diri kita sendiri...? dan
dengan bantuan diri kita sendiri.. kita harus berjuang untuk maju.. tidak
ada yang dapat menolong kita menuju kesuksesan selain diri kita sendiri dan
Tuhan Yang Maha Kuasa...

Jauhilah segala bentuk kemarahan, tetapi jangan jauhi dirimu dan Tuhan...
kini saatnya berjuang.. setelah tetesan air mata kesedihan jatuh.. maka
instropeksi diri dan berjuanglah.. untuk keberhasilan kita.. jangan jadi
orang yang lemah seperti ranting kering... yang rapuh.. jadilah kayu jati
yang kokoh dan bernilai tinggi.. Asah dan bentuklah diri kita suatu ukuran
yang bernilai tinggi... bukan hanya serpihan gergaji yang di buang orang...
Depok, 15 Juni 2008
Erwin Arianto
http://erwin-arianto.blogspot.com/2008/06/jadilah-kayu-jati.html
-- 
Best Regard
Erwin Arianto,SE
エルイン アリアント (内部監査事務局)
-------------------------------------
SINCERITY, SPEED,  INOVATION & INDEPENDENCY

Kirim email ke