sorry mas agus, anda cerita kalo orang kaya menceritakan kemiskinan masa lalunya dengan bahagia, sedang orang miskin menceritakan kekayaan masa lalunya dengan sedih. kalo oleh nggak setuju, saya ikut yg nggak setuju mas.. saya lebih setuju kalo 22nya bahagia... karena sudah menjalani semua kondisi.. menurut saya yg sedih itu orang yg miskin terus dan orag yg kayaaaa terus gitu mass karena 22ya miskin rasa mas
----- Original Message ---- From: agussyafii <[EMAIL PROTECTED]> To: [email protected] Sent: Tuesday, June 17, 2008 2:56:02 PM Subject: [filsafat] Tawanya Juga Tawaku Tawanya Juga Tawaku sumber, http://agussyafii. blogspot. com Setiap kali melihat istri saya tertawa, semua rasa capek, letih lelah menjadi hilang. Itulah sebabnya obat untuk menghilangkan rasa capek dan lelah saya, cukup sms, "ketawamu mana?" trus dibalas dengan sms juga "hahahahahhaha" Tawanya juga tawaku, kebahagiaannya juga kebahagiaanku. mengharapkan kebahagiaan abadi dalam rumah tangga semata-mata mengandalkan kesejahteraan materi adalah keliru. Kebahagiaan materi akan menjadi spiritual jika orang terlibat kerja keras dan halal ketika memperolehnya. Bekas orang miskin yang kemudian sukses menjadi orang kaya raya secara halal, ia akan menceriterakan kemiskinan masa lalunya dengan senyuman indah. Sebaliknya orang miskin yang dulunya adalah pewaris kekayaan besar tetapi kemudian bangkrut karena tidak memiliki etos kerja yang benar, maka ia dengan sedih dan pilu menceriterakan kejayaan masa lalunya. Keindahan rumah tangga adalah jika dari awal, pasangan suami isteri itu berkesempatan melewati tahap-tahap perjuangan hidup hingga sukses bersama. Selanjutnya adalah kebahagiaan orang tua, jika sukses mewariskan etos kerja keras dan halal kepada anak-anaknya, bukan sekedar mewariskan hartanya yang banyak. bagaimana menurut anda? sumber, http://agussyafii. blogspot. com salam Cinta, agussyafii ======= Tulisan ini dibuat dalam rangka kampanye "Keluargaku, Surgaku" silahkan kirimkan dukungan dan komentar anda di http://agussyafii. blogspot. com atau sms 0888 176 48 72
