Jumat, 01 Oktober 2010, 16:00 WIB
Sukarno dan Islam
karya Muhammad Ridwan Lubis
Pembicara: Luthfi Assyaukanie & Giat Wahyudi
Moderator: Uswatul Chabibah

Sejak remaja, Sukarno diperkenalkan kepada Islam oleh Tjokroaminoto di 
Surabaya. Sukarno memang ingin mengkaji Islam dari sudut pandang akal bebas. 
Menurutnya, kerasionalan berpikir tidak selalu menuju pada peniadaan Tuhan, 
tetapi justru untuk merealisasikan sumber-sumber agama. Sukarno selalu kritis 
terhadap sumber-sumber Islam, terutama pada hadis. Sikap kritisnya ini juga 
berkembang pada pemahamannya terhadap Al-Qur’an. Bagi Sukarno, ajaran Islam 
merupakan ajaran yang rasional dan sederhana dan tidak ada ajaran yang lebih 
rasional dibanding Islam. Pengetahuan Islam secara paripurna, haruslah 
merupakan gabungan dari tiga unsur, yaitu Al-Qur’an, hadis dan ilmu pengetahuan.

Sukarno dan Islam berasal dari disertasi Muhammad Ridwan Lubis dan diterbitkan 
oleh Komunitas Bambu.

http://salihara.org/community/2010/09/15/musyawarah-buku


Kirim email ke