Guncangan

By: M. Agus Syafii

Setiap orang tidak akan menyukai mendapat guncangan yang berupa musibah, ujian 
dan cobaan. Padahal guncangan itu adalah jalan menuju surga apabila kita 
menerima dengan sabar dan ikhlas. Surga tidak akan diperoleh melainkan dengan 
bersusah payah dan melewati terjal berliku, penuh tetesan air mata serta luka 
dihati. Sebagaimana Firman Allah.

'Apakah kamu mengira bahwa kamu akan masuk surga, padahal belum datang kepadamu 
cobaan seperti halnya yang menimpa orang-orang terdahulu sebelum kamu? Mereka 
ditimpa malapetaka dan kesengsaraan serta guncangan (dengan berbagai cobaan) 
sehingga berkata Rasul dan orang-orang yang beriman bersamanya, 'kapankah 
datangnya pertolongan Allah?' Ingatlah, pertolongan Allah itu sangat dekat' 
(QS. al-Baqarah : 214). 

Firman Allah, 'Apakah kamu mengira bahwa kamu akan masuk surga, sebelum kamu 
diuji, diberikan cobaan, bencana sebelum umat sebelum kamu? Selanjutnya, 
'Padahal belum datang kepadamu cobaan seperti halnya yang menimpa orang-orang 
yang terdahulu sebelum kamu, mereka tertimpa malapetaka dan kesengsaraan dengan 
berbagai penyakit, penderitaan, kepedihan, musibah dan berbagai  macam 
kesengsaraan lainnya, serta diguncang dengan guncangan hebat, guncangan dengan 
berbagai cobaan. Oleh karena itu Rasulullah bersabda.

'Surga itu dikelilingi hal-hal yang tidak disukai, sedang neraka itu 
dikelilingi hal-hal yang menyenangkan.' (HR. Bukhari & Muslim).

Tentunya memerlukan perjuangan yang tidak mudah untuk melawan hawa nafsu dalam 
melakukan ketaatan, menghindar dari berbagai kemaksiatan dan kemungkaran, 
bersabar terhadap berbagai musibah, ujian, cobaan dan berserah diri kepada 
Allah. Oleh karena itu datangnya janji Allah bagi orang yang kehilangan 
penglihatannya sebagaimana dinyataka dalam hadist riwayat Anas.

'Apabila Aku memberi cobaan hambaKu dengan Aku butakan kedua matanya, lalu dia 
bersabar maka Aku menggantikannya dengan surga' (HR. Bukhari).

Demikian juga untuk orang yang diberikan cobaan dengan meninggal dunianya 
seseorang yang dicintainya seperti teman hidup, anak, saudara, orang tua. Dalam 
hadist qudsi Allah berfirman. ' Tidak ada balasan di sisiKu bagi hambaKu yang 
beriman, apabila Aku cabut nyawa orang yang dicintainya dari penduduk dunia, 
kemudian dia bersabar dan berharap pahala atasnya kecuali surga.' (HR. Bukhari).

Mari kita bersabar ketika mendapatkan guncangan dengan berbagai ujian, cobaan 
dan musibah karena mengantarkan kita menuju surga yang Allah janjikan. 
Sekaligus kita hindarkan berkeluh kesah atas musibah yang terjadi, sebab 
berkeluh kesah membuat hidup terasa lebih berat daripada musibah itu sendiri. 

Wassalam,
M. Agus Syafii
---
Teman. Yuk, hadir pada kegiatan 'Amalia Berqurban' (AMAR) di Rumah Amalia, Jl. 
Subagyo IV Blok ii, No. 23 Komplek Peruri, Ciledug. pada hari Rabu, tanggal 17 
November 2010. Jam 9 s.d 11 Pagi. Kirimkan dukungan dan partisipasi anda 
dihttp://agussyafii.blogspot.com/,http://www.twitter.com/agussyafii atau di 087 
8777 12 431


      

Kirim email ke