Bersyukurlah! 

By: M. Agus Syafii

Pernah ada ibu yang memprotes saya begini, 'Mas Agus, apa yang harus saya 
syukuri melihat suami selingkuh?' Saya kemudian menjelaskan kepada beliau 
kenapa harus bersyukur kepada Allah disetiap kondisi apapun hidup ini adalah 
wujud kasih sayang Allah kepada kita. Kemudian beliau bertutur, 'Benar Mas 
Agus, sepatutnya saya juga bermuhasabah (instropeksi diri), selama ini saya 
kurang melayani suami dengan baik. Saya tenggelam dalam pekerjaan, larut 
mengejar karier. Mungkin saja suami saya tidak sepenuhnya bersalah, ada peran 
saya yang membuat suami seperti itu.'

Kesadaran ibu tersebut untuk bersyukur dibalik perselingkuhan suaminya ada 
hikmah yang bisa petiknya. Kesibukan mengejar karier, tenggelam dalam dunianya 
sendiri menyebabkan lupa terhadap Sang Khaliq dan amanah yang dititipkan yaitu 
suami serta anak-anaknya. Sedikit demi sedikit belajar untuk mengevaluasi diri 
dan belajar untuk menjadi pasangan hidup yang lebih baik, melayani suami dengan 
tulus, mengokohkan rumah tangga dengan ketaqwaan kepada Allah membuat rumah 
tangganya menjadi indah.

Tidaklah mudah untuk bersyukur ketika ujian dan cobaan itu hadir. Apalagi 
menyambut dengan riang gembira dengan mengucapkan, 'Terima kasih Ya Allah, 
Engkau telah memberikan kami cobaan dalam hidup ini.' Yang ada, ketika cobaan 
itu datang yang ada kita marah, kesal dan mencari siapa yang patut kita 
salahkan. 'Ini kan gara-gara kamu, penyebab penderitaan hidupku!' 'Kenapa 
engkau lakukan itu kepadaku, orang yang mencintaimu.' 'Mengapa malang betul 
nasibku ini?' Saya yakin tidak mudah menyikapi setiap ujian dan cobaan hadir di 
dalam hidup kita. Pahit dan perih yang kita rasakan bagai hati yang teriris. 

Teman, Izinkan saya mengajak anda, seburuk dan semenderita apapun dalam hidup 
kita, yakinlah semua itu adalah wujud kasih sayang Allah kepada kita. 
Perceraian, perselingkuhan, kehilangan orang yang dicintai, pernghianatan, 
perhinaan dan semua yang membuat perih hati kita, bila kita hanya mengandalkan 
kekuatan diri sendiri akan membuat anda roboh, melemah dan jatuh sakit. Namun 
bila setiap ujian dan cobaan kita bersandar kepada Allah Subhanahu Wa Ta'ala 
akan membuat anda kokoh, kuat dan hidup lebih sehat. Bersandar kepada Allah 
berarti bersyukur atas setiap peristiwa apapun yang terjadi pada diri kita.

Dan sungguh akan Kami berikan cobaan kepadamu dengan sedikit ketakutan, 
kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan. Dan berikanlah berita 
gembira kepada mereka orang2 yang sabar, yaitu orang2 yang apabila tertimpa 
musibah mereka mengucapkan 'Innaa lillaahi wa innaa ilaihi raajiuun' 
(Sesungguhnya kami adalah milik Allah dan kepadaNya kami kembali). Mereka 
itulah orang2 yang mendapatkan petunjuk (QS. al-Baqarah : 155 -157).

Wassalam,
M. Agus Syafii
--
Yuk, hadir di kegiatan 'Amalia Tersenyum' Ahad, 26 Desember 2010, di Rumah 
Amalia. Bila  berkenan mewaqafkan buku2, Majalah, Komik, Novel, Cerpen,Kaset 
VCD, CD, DVD ( ISLAMI ),IPTEK, buku Pelajaran, peralatan sekolah, baju layak 
pakai. silahkan kirimkan ke Rumah Amalia,Jl. Subagyo Blok ii 1, no.24 Komplek 
Peruri, Ciledug. Tangerang 15151 untuk program kegiatan 'Amalia Tersenyum' 
.Dukungan & partisipasi anda sangat berarti bagi kami. Info selanjutnya 
[email protected] atau SMS 087 8777 12 431,http://agussyafii.blogspot.com/











      

Kirim email ke