Hikmah Dibalik Musibah

By: M. Agus Syafii

Jika kita sebagai hamba Allah tidak pernah ditimpa kesulitan sedikitpun di 
dalam hidup ini tentu saja kita terkadang lupa diri & takabur. Allah sengaja 
memberikan musibah kepada kita sebagai bentuk anugerah yang luar biasa 
bermanfaatnya untuk kita, yaitu sebagai obat agar kita tidak terjerumus dalam 
kehancuran yang jauh lebih dahsyat di dunia dan di akhirat.  Itulah sebabnya 
banyak manusia lupa diri, seolah-olah dirinya tampil hebat karena kemampuannya 
menghebatkan dirinya dan melupakan bahwa sesungguhnya kehebatan yang 
diperolehnya hanyalah sementara. Dia merasa hebat karena banyak yang memuji, 
terkenal, sehat, pasangan hidup yang mencintai dirinya, kekayaan. Seolah apapun 
bisa dilakukannya.

Bila kita dalam puncak kejayaan seperti itu, kita bisa lupa diri & lupa akan 
yang Maha Hebat yang telah menghebatkan dirinya, yaitu Allah Subhanahu Wa 
Ta'ala. 'Dan janganlah kamu memalingkan mukamu dari manusia (karena 
kesombongan) dan janganlah kamu berjalan di muka bumi dengan angkuh. 
Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang sombong lagi membanggakan 
diri.' (QS. Luqman : 18).

Allah kemudian memutar roda kehidupan, orang yang diatas diputarnya sampai di 
bawah titik nadir. Demikian juga yang dibawah tiba waktunya diangkat oleh Allah 
diletakkan diatas. Semua naik & turunnya kehidupan kita agar kita senantiasa 
diingatkan bahwa didunia ini hanyalah sementara dan kita disadarkan tidak ada 
apapun yang bisa kita klaim apapun itu adalah milik kita karena semua yang 
dimuka ini adalah milik Allah. Inilah bukti bahwa Allah sangat menyayangi kita 
sebagai hambaNya, dengan diberikan musibah sebenarnya Allah ingin kita agar 
datang kepada Allah.

Mari kita buang jauh-jauh sifat yang bisa mengotori hati kita, membuat hati 
menjadi mengeras, hitam legam, hidup ini menjadi terasa berat, tidak disukai 
Allah dan dijauhi oleh manusia. Namun bila kita melembutkan hati dengan penuh 
kasih sayang, rendah hati dan bersabar, sungguh mulia dimata Allah & juga mulia 
dimata manusia. 'Dan sesungguhnya akan Kami berikan cobaan kepadamu dengan 
sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan. Dan 
berikanlah berikanlah berita gembira kepada orang-orang yang sabar, yaitu 
orang-orang yang apabila ditimpa musibah mereka mengucapkan 'inna lillaahi wa 
inna ilaihi roojiuun' (Sesungguhnya kami adalah milik Allah dan kepadaNya kami 
kembali). Mereka itulah yang mendapat keberkahan yang sempurna & rahmat dari 
Tuhan mereka, dan mereka itulah orang-orang yang mendapatkan petunjuk.' (QS. 
al-Baqarah : 155-157).

Wassalam,
M. Agus Syafii
-
Yuk, ikutan menjadi Sahabat Amalia dengan berbagi kebahagiaan, silahkan hadir 
di kegiatan 'Sahabat Amalia' Ahad, 23 Januari 2011, di Rumah Amalia. Jl. 
Subagyo IV Blok ii, no.24 Komplek Peruri, Ciledug. Tangerang. Dukungan & 
partisipasi anda sangat berarti bagi kami.  [email protected] atau SMS 087 
8777 12 431,http://www.twitter.com/agussyafii, http://agussyafii.blogspot.com/




      

Kirim email ke